Gempa Aceh,India Keluarkan Peringatan Tsunami

VIVAnews – Gempa besar berkekuatan 8,5 skala Richter tidak hanya terasa di Aceh, Medan, Padang, dan Bengkulu. Gempa ini juga terasa di sejumlah negara di sekitar Indonesia.

Kantor berita Reuters, Rabu 11 April 2012, melaporkan gempa juga terasa di Singapura, Thailand, dan selatan India. Bahkan India pun langsung mengeluarkan peringatan tsunami.

Seperti diketahui, gempa terjadi pada pukul 15.38 dan berpusat di 2,31 Lintang Utara dan 92,67 Bujur Timur. Gempa berada di kedalaman 10 kilometer. BMKG melaporkan gempa berpotensi tsunami.

Pada 2004, gempa besar juga pernah terjadi di kawasan Aceh. 170 ribu orang meninggal dunia dan hilang. Gempa ini juga menewaskan sekitar 230 ribu orang yang berada di sekitar Samudera Hindia.

Gempa di Aceh 8,5 SR Berpotensi Tsunami

gempa-aceh

gempa-aceh

JAKARTA, KOMPAS.com – Gempa yang mengguncang Aceh, Rabu (11/4/2012) berkekuatan 8,5 Skala Richter (SR) dan berpotensi tsunami. Demikian dilaporkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Data BMKG, gempa mengguncang pukul 15.38 WIB. Pusat gempa di perairan sebelah barat Aceh.

Sebelumnya BMKG mencatat gempa 8,9 SR kemudian merevisi menjadi 8,5 SR. Sementara Unitd States Geological Survey (USGS) mencatat gempa tersebut dengan magnitud 8,7.

Hujan dan Angin Kencang Melanda Palembang

banjir-palembang

banjir-palembangPalembang, detiknews.com – Hujan deras yang disertai petir dan angin melanda Palembang, sejak siang hingga sore. Akibatnya sejumlah wilayah pemukiman terendam air. Hujan ini cukup mengejutkan warga Palembang. Sebab dari pagi hingga pukul 13.00, cuaca cukup panas.

Tetapi, sekitar pukul 14.00 WIB, tiba-tiba awan hitam menutupi Palembang. Tak lama kemudian petir berlintasan disusul angin kencang dan hujan deras. Bahkan hujan selama tiga jam itu, membuat genangan mencapai setengah meter.

Continue reading

Gempa Tiga Hari Beruntun, Situbondo Dikirimi Seismograf

sismograph

sismographSITUBONDO, KOMPAS.com — Tingginya intensitas gempa tektonik dalam tiga hari terakhir di wilayah Situbondo, Jawa Timur, mendapat perhatian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jawa Timur. Stasiun Geofisika Kelas II Tretes telah mengirim seismograf single station tipe TDS-III ke Situbondo untuk mendeteksi episentrum gempa. 

Alat untuk mendeteksi gempa tersebut dipasang di belakang kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Situbondo. “Gempa di Situbondo ini tergolong agak unik karena disertai dengan suara dentuman dan gerakan kecil,” ujar Benni Sipollo, Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Tretes, Senin (9/4/2012).

Continue reading

Banjir Surut, Sumur Warga Tercemar

SAMPANG, KOMPAS.com – Genangan air selama tiga hari akibat banjir bandang di tiga desa di Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, masih menjadi mimpi buruk bagi warga. Setelah perginya banjir, rumah-rumah mereka masih dipenuhi dengan lumpur dan sampah kiriman dari daerah utara Kabupaten Sampang. Kini, warga diresahkan dengan sulitnya mendapatkan air bersih. Pasalnya sumur mereka sudah tercemari air banjir berwarna kuning kecoklatan.

Bagi warga yang tidak memiliki alternatif air bersih lagi, terpaksa menggunakan sumur yang sudah tercemari itu. Seperti dialami warga di Desa Pasean. Homsatun (45) mengaku, untuk mandi dan mencuci tetap menggunakan air berwarna kecoklatan di sumurnya. “Saya tidak punya uang untuk membeli air bersih untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Sebab suami saya hanya tukang becak,” ungkapnya, Senin (9/4/2012).

Continue reading

Kuningan Banjir, 1 Korban Tewas

VIVAnews.com, Kuningan – Sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dilanda banjir akibat luapan air sungai. Kejadian ini menyebabkan satu orang warga meninggal dunia.

Seperti disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, kejadian banjir melanda Desa Awaringan dan Widuhaji.

“Korban jiwa atas nama Cucu, berusia 45 tahun,” kata Sutopo, Minggu 8 April 2012. Akibat kejadian ini, sedikitknya 16 rumah milik warga mengalami rusak berat, 112 rusak ringan, dan satu unit jembatan rusak. Ini disebab curah hujan yang sangat tinggi dan aliran sungai meluap.

Saat ini, BPBD sudah berkordinasi dan bekerja sama dengan masyarakat, bina marga, TNI, Polri, Instansi terkait, untuk melakukan pendataan dan evakuasi terhadap korban.

Continue reading

Banjir Rob Terjang Jimbrana, 47 KK Mengungsi

okezone.com, JEMBRANA – Sebanyak 47 KK terpaksa mengungsi setelah  rumah mereka diterjang  banjir rob yang melanda Desa Candikusuma, Kabupaten Jembrana, Bali.

Banjir yang merendam puluhan rumah di wilayah Candikusuma sejak dua hari terakhir terjadi akibat gelombang pasang air laut.

“Beberapa rumah warga rusak parah, ada 47 kepala keluarga yang mengungsi ke tempat aman,” kata Kepala UPTD Pusdalops Bandan Penanggulangan Provinsi Bali I Gde Jaya Serataberana dalam keterangan resminya, Minggu (8/4/2012) malam.

Rinciannya, di Dusun Pengambengan terdapat 24 KK terkena dampak banjir tetapi  yang mengungsi hanya 7 KK. Sedangkan di Dusun Cupel terdapat  24 KK terkena dampak banjir dan semua sudah diungsikan.

Continue reading

Banjir Merendam Sampang

Liputan6.com, Sampang: Hujan yang kembali turun di wilayah seperti Ketapang, Omben, dan Karangpenang, mengakibatkan banjir yang menggenangi Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, semakin tinggi. Air hujan dari wilayah tersebut masuk Sungai Kemuning dan meluap ke Kota Sampang yang berada di dataran rendah.

Hingga Ahad (8/4) siang, ketinggian air yang mencapai satu meter terlihat di Jalan Syuhada, Pasean, dan Desa Panggung. Warga yang terbiasa menghadapi banjir kiriman kini justru bermain air. Sementara warga yang rumahnya kemasukan air banjir hanya bisa pasrah menunggu banjir surut.

Banjir membuat banjir akses ke Omben dan Karangpenang lumpuh karena ketinggian air di beberapa titik hampir mencapai satu meter. Kendaraan roda empat sudah tidak bisa melewati jalan. Diperkirakan air akan semakin tinggi karena banjir terjadi bersamaan dengan air pasang saat bulan purnama

Pinrang Banjir, Kerugian Rp 4,5 M

Makasar- Kabupaten Pinrang dilanda banjir hebat kemarin akibat tanggul Sungai Saddang di Dusun Bakkoko, Desa Sikkuale, Kecamatan Cempa, jebol. Tanggul itu tak mampu menampung air yang merupakan “kiriman” dari sejumlah daerah di sekitarnya. 

Banjir ini menerjang dan merendam ratusan hektar persawahan dan kebun milik warga. Ratusan rumah warga di lima desa juga terendam, yaitu Desa Tadangpalie, Sikkuale, Salipolo, Mangki, Mattunru Tunrue, Kecamatan Cempa. Sejauh ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 4,5 miliar. 

Akibat banjir ini, sekitar 90 warga di Dusun Bakkoko terisolir. Ketinggian air di wilayah perkampungan tersebut mencapai sekitar satu meter lebih. Sekolah SD yang muridnya sementara ujian di hari yang ketiga, harus dipindahkan ke rumah orang tua siswa sekitar ratusan meter dari lokasi sekolah. Selain SD 43 Bakkoko yang terendam juga tempat ibadah (masjid). 

Continue reading

Waspada Penyakit Akibat Banjir

penyakit-saat banjir

penyakit-saat banjirjpnn, jakarta – Diare, demam berdarah, leptospirosis, infeksi pernafasan akut, penyakit kulit dan saluran cerna.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperingatkan warga akan kemungkinan munculnya berbagai penyakit infeksi seiring dengan meningkatnya ancaman banjir di sekitar Jakarta.?

“Penyakit yang biasanya timbul saat banjir adalah diare, demam berdarah, lepstospirosis, Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), penyakit kulit, dan penyakit saluran cerna,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Tjandra Yoga Aditama, di Jakarta, Rabu (4/4).??

Tjandra mengatakan bahwa risiko tertular penyakit-penyakit infeksi di saat banjir meningkat, karena umumnya sumber air bersih menjadi tercemar. 

Continue reading