Gunung Semeru alami gempa embusan 95 kali

Lumajang (ANTARA News) – Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang-Malang, Jawa Timur, mengalami gempa embusan sebanyak 95 kali.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Hariyanto, Senin, mengatakan aktivitas Gunung Semeru hari ini tercatat mengalami 95 kali gempa embusan, 27 kali gempa tremor, dua kali gempa tektonik jauh, dan satu kali gempa tektonik dangkal.

“Kondisi visual di puncak Semeru terlihat cuaca terang, angin tenang, tidak ada hujan, dan suhu udara 23 derajat celcius,” tuturnya.

BPBD Lumajang setiap hari mendapatkan laporan aktivitas Gunung Semeru dari petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

“Aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih didominasi gempa embusan dan tremor yang masih fluktuatif dengan status masih Siaga (Level III),” paparnya.

Continue reading

Awas, Banjir Mulai Kepung Jakarta!

banjir-jakarta-2012

banjir-jakarta-2012JAKARTA, KOMPAS.com — Awal April ini beberapa wilayah di Jakarta terendam banjir. Padahal berdasarkan ramalan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan di Jakarta diperkirakan intensitasnya rendah.

“Ini sebenarnya sudah fase aman. Tapi perubahan iklim saat ini yang tidak jelas. Curah hujannya memang tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 100 milimeter per detik tapi kirimannya yang besar,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Arfan Arkili, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Continue reading

Daftar Nama Dosen

Berikut ini daftar Dosen yang memiliki kompetensi dalam bidang Manajemen bencana yang kami harapkan bisa menjadi Narasumber dalam Studi ataupun Penelitian yang akan dilakukan.

No

Nama Dosen

Topik Penelitian

1.

Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD

  • Peranan Dinas Kesehatan dalam Penanggulangan Bencana
  • Kebijakan dan Manajemen daerah dalam kegiatan kebencanaan
  • Ekonomi Kesehatan

2

Prof. dr. Hari Kusnanto, DrPH

  • Pendekatan Public Health dan Surveilans dalam manajemen bencana

3

dr. Yodi Mahendradhata, MSc, PhD

  • Tropical Medicine

4

Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si, PhD

  • Promosi Kesehatan dalam situasi Bencana

5

dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes, PhD

  • Sistem Informasi dan Telekomatika dalam kegiatan Penanggulangan Bencana.

6.

Rahmat Hidayat S.Psi, M.Sc, Ph.D

  • Economic Psychology, Public Mental Health, Disaster and risk tolerance

7.

Drs. M.A. Subandi, M.A., PhD

  • Budaya dan gangguan Jiwa, Terapi lintas budaya, Spiritualitas dan kesehatan, dan Perkembangan Pasca Trauma (Post Trauma Growth) dalam bencana

No

Nama Dosen

Topik  Mengenai Kebencanaan

1.

dr. Hendro Wartatmo, Sp.B.KBD

  • Kerangka Konsep dalam Bencana dan Manajemen Bencana
  • Respon Medis dalam Manajemen Bencana
  • Hospital Disaster Plan

2

dr. Sulanto Saleh Danu, SpFK

  • Manajemen Logistik pada saat bencana

3

dr. Andreasta Meliala, Dipl.PH., M.Kes, MAS

  • Leadership dalam Bencana

4

dr. Bella Donna, M.Kes

  • Perencanaan dalam Program Penanggulangan Bencana
  • Koordinasi Pelayanan Kesehatan pada masa bencana
  • Hospital Disaster Plan

5

Dr. Adib Yahya, MARS

  • Pengorganisasian dan Sistem Komando dalam bencana

6

dr.Christrijogo Sumartono,SpAN KAR

  • Sistem Informasi dan Komunikasi

7

dr. Tri Wahyu Murni, Sp. BTKV

  • Analisis Risiko Bagi Rumah Sakit pada Kejadian Bencana.

Untuk menghubungi yang Dosen yang bersangkutan, bisa lewat email ke: [email protected]m, nanti kita akan lanjutkan ke Dosen yang dimaksud


Round Table Rumah Sakit Tanggap Bencana

Dr. Ir. Dina RuslanjariTelah dilaksanakan kegiatan “Round Table” yang diselenggarakan pada tanggal 30 Maret 2012 bertempat di Ruang Sidang A Lantai 5 di Program Magister Manajemen Bencana (MMB) UGM. Kegiatan ini merupakan forum diskusi bagi pemerhati bencana dalam bentuk kegiatan mempresentasikan hasil penelitian, sharing pengalaman yang berhubungan dengan kebencanaan dan diselenggarakan bergiliran dari Pusat Studi Bencana Alam (PSBA), Prodi Geoinformasi dan juga DERU. Pada kegiatan yang dilaksanakan kali ini dalam bentuk seminar tunggal dengan di moderatori oleh Dr. Ir. Dina Ruslanjari, M.Sc. topic yang diambil dalam kegiatan ini adalah “Rumah Sakit Tanggap Bencana (Dalam Perubahan Iklim)” yang disampaikan oleh dr. Hendro Wartatmo, SpB.KBD, beliau menjelaskan bahwa awalnya climate change bukanlah suatu masalah yang besar, namun akhir-akhir ini menjadi masalah yang cukup menjadi perhatian. Dari aspek kesehatan, perubahan iklim itu bisa kita jabarkan dalam kerangka pikir bahwa iklim itu merupakan hazard, sedangkan perubahan iklim adalah eventnya, sedangkan untuk bencana yang terjadi misalnya saja banjir adalah secondary event dan penyakit yang timbul akibat itu adalah damage. Reaksi yang ditimbulkan adalah respon sedangkan tindakan pencegahannya adalah preparedness.

Mengenai fase akut dalam respon medis, dalam bencana ada kebutuhan yang melampaui kebutuhan yang ada dan terjadi kerusakan, kalau rumah sakit tidak siap-siap maka akan terjadi kekacauan, sedangkan kalau rumah sakit mempunyai persiapan yang baik maka kekacauan yang terjadi akan lebih pendek. Sehingga kalau rumah sakit mempunyai good preparedness akan berdampak pada respon yang lebih baik. Dalam hal ini, kalau rumah sakit sudah bisa menerapkannya makan rumah sakit tersebut bisa dikatakan sebagai safe hospital. Kalau manajemen rumah sakit dalam keadaan bencana dikelola seperti keadaan normal maka akan kacau. Oleh karena itu, diperlukan adanya suatu perencanaan rumah sakit dalam menghadapi bencana (Hospital Disaster Plan/HDP), dalam HDP itu sebdiri terdapat All Hazard preparedness, emergency operation plan dan spesifik operation plan.

Scientific Meeting of Indonesian Advanced Trauma Life Support

“Telah dilaksanakan 2nd Scientific Meeting of Indonesian Advanced Trauma Life Support (ATLS) Community: Update in Trauma, Disaster Management and ATLS Refresher Course, pada tanggal 22-24 Maret 2012 di Borobudur Hotel, Jakarta-Indonesia. Kegiatan ini di selenggarakan oleh Komisi Trauma Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI). Pada kegiatan ini, dr. Hendro Wartatmo, SpB.KBD dengan Prof. Laksono Trisnantoro, M.Sc, PhD menyampaikan materi mengenai “Disaster Taskforce’s Management Support at Emergency Response phase in the Merapi Eruption in November 2011.” 

Dowload Resume ATLS

BNPB Sebut Tren Bencana di Dunia Meningkat 350 %

JAKARTA– Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan dalam beberapa dasawarsa terakhir tren bencana dunia mulai dari bencana geologi, hidrometeorologi, biologi maupun akibat ulah manusia terus meningkat. Selama tiga dasawarsa terakhir bencana di dunia mengalami peningkatan sekitar 350%.

“Kejadian bencana-bencana tersebut berpengaruh terhadap ekonomi dan kehidupan global. Gempa bumi di Haiti tahun 2010, banjir di Pakistan tahun 2010, dan banjir di Thailand tahun 2011 makin memerosotkan perekonomian negara-negara miskin dan sedang berkembang,” ucap Humas BNPB, Sutopo.

Continue reading

DPRD NTT Minta Pemprov Segera Turunkan Bantuan

BORONG, KOMPAS.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Timur meminta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur segera menurunkan bantuan kepada korban bencana alam di Kabupaten Manggarai Timur, demikian dinyatakan anggota Komisi D DPRD NTT, Emil Charles Lalung kepada Kompas.com di Borong, Kamis (29/3/2012).

Lalung meminta Pemerintah Pusat dan Pemprov NTT segera merespons akibat bencana yang baru melanda Manggarai Timur. Bencana angin kencang dan puting beliung yang terjadi beberapa pekan lalu telah merusak 80 gedung sekolah rusak berat dan menghancurkan lahan pertanian warga.

Lalung mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan DPRD NTT, tidak ada kegiatan belajar mengajar yang normal di 80 sekolah yang rusak itu. “Itu artinya kegiatan belajar mengajar di Manggarai Timur lumpuh,” tegas Lalung.

Continue reading

Pemkab Gowa Takut Beri Bantuan

SUNGGUMINASA, FAJAR — Pemerintah Kabupaten Gowa sangat berhati-hati dalam memberi bantuan sosial kepada korban bencana alam. Pasalnya, aturan pemberian bantuan sosial sangat ketat jika merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Bansos dan Hibah.

Dalam peraturan itu, penerima bantuan sosial harus membuat proposal permintaan bantuan setahun sebelumnya. Sebagai contoh, para penerima bantuan sosial pada 2012 ini sudah terdaftar memasukkan proposal permintaan bantuannya pada 2011 lalu.

Dengan kata lain, korban bencana alam tahun ini baru bisa mendapatkan bantuan pada tahun 2013. Itu pun kalau mereka memasukkan proposal.

Continue reading

Puluhan Hektar Sawah di Banjar Terendam Banjir

BANJAR, (PRLM).– Puluhan hektar areal persawahan di Desa Siluman, Bebedahan dan sekitarnya di Kecamatran Purwaharja, Kota Banjar terendam banjir. Banjir yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Citapen serta naiknya permukaan air Rawa Onom, menyebabkan areal persawahan siap panen terancam puso.

Mengantisipasi kerugian lebih besar, petani terpaksa menanen areal persawahan yang terendam banjir, meskipun belum cukup umur. Untuk menanen tanaman padi yang terendam banijr, beberapa petani terpaksa naik perahu agar sampai di lokasi sawahnya. Sedangkan petani lainnya mengikat tanaman padi yang baru disabit, kemudian menariknya ke tempat yang aman.

Continue reading

Cileuncang Sergap Bandung

STASIUN BARAT (GM)– Sejumlah ruas jalan di Kota Bandung kembali disergap banjir cileuncang dengan ketinggian beragam, Rabu (28/3). Akibat banjir tersebut, arus lalu lintas pun menjadi terhambat, terutama pada sore hari bertepatan dengan jam pulang kantor.

Banjir cileuncang yang terjadi memiliki ketinggian yang sangat beragam, mulai dari 5-30 cm. Kondisi yang terjadi dikeluhkan masyarakat, terutama pengguna jalan yang merasa terganggu dengan adanya genangan air.

Dari pantauan serta informasi yang diperoleh “GM”, banjir cileuncang terjadi hampir di seluruh ruas jalan di Kota Bandung ketika hujan mengguyur. Namun genangan air tidak berlangsung lama, paling lama setengah jam. Tingginya debit air dan berkurangnya dimensi saluran air, diduga menjadi penyebab meluapnya air sehingga menggenangi jalan.

Continue reading