Puting Beliung Terjang Ratusan Rumah

Jakarta – Angin puting beliung menerjang Desa Semampir, Pati, Jawa Tengah,  Minggu  siang kemaren. Data yang dhimpun Badan Nasional Penanggulanganan Bencana (BNPB) menyebutkan enam rumah roboh, dua warung roboh dan 134 rumah rusak berat mengalami rusak berat.

“Enam rumah roboh, dua warung roboh, dan 134 rumah rusak berat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho  dalam rilisnya, Senin (6/2).

Continue reading

Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia

Jakarta, Selama dalam kurun waktu satu bulan awal tahun 2012 ini, bencana alam yang terjadi di Indonesia mencapai lebih 50 kejadian bencana. Bencana yang terjadi adalah tanah longsor, banjir, banjir bandang, kebakaran, gempa bumi, kecelakaan transportasi, gelombang pasang dan puting beliung.

“Rekapitulasi data kejadian bencana di BNPB menyebutkan lebih dari 50 kejadian bencana melanda Indonesia,” ujar Humas Badan Nasional Penanggulanganan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya yang diterima, Selasa (7/2).

Continue reading

Banjir Rendam 500 Ha Tanaman Padi di Tuban

TUBAN–MICOM: Sedikitnya 500 hektare (ha) tanaman padi di delapan desa di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jatim, terendam banjir akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam tiga terakhir. Banjir ini dipicu dengan tersumbatnya saluran pembuangan dampak adanya proyek pengerukan irigasi.

Kondisi tersebut membuat ribuan petani resah. Sebab mereka khawatir padinya mengalami gagal panen. Apalagi, pada awal Desember lalu banjir juga telah mengakibatkan sekitar 150 ha tanaman padi mengalami gagal panen.

Delapan desa yang padinya terendam banjir setinggi satu meter itu diantaranya Desa Cangkring, Plumpang, Bandungrejo, Plandirejo, Magersari, dan Penidon.

Askuri, petani Desa Bandungrejo mengeluhkan tanaman padinya yang berumur 65 hari setelah tanam (HST) dalam tiga hari terakhir terendam banjir dengan ketinggian hingga satu meter.

“Terus terang kami resah. Karena, tanaman memasuki masa berbuah dan rawan gagal panen,” ungkapnya, Senin (6/2).

Banjir, kata dia, diperparah dengan tersumbatnya saluran pembuangan akibat proyek pengerukan saluran irigasi di sekitar kawasan Kecamatan Widang. Menurut dia jika dalam sepekan terakhir banjir tidak segera surut dipastikan tanamannya mengalami gagal panen. (YK/OL-04)

Korban Gempa Filipina Bertambah Jadi 52 Orang Tewas

TRIBUNNEWS.COM MANILA, – Pejabat Filipina Selasa (7/02/2012) mengatakan Jumlah korban tewas dari gempa 6. 7 SR yang mengguncang provinsi Filipina tengah, Negros Oriental, meningkat menjadi 52 korban tewas

Menurut Walikota Ernesto Reyes Setidaknya 29 orang tewas dalam tanah longsor akibat gempa di desa Planas di Guihulngan.

Reyes mengatakan 10 lainnya meninggal akibat tanah longsor di jalan nasional Guihulngan.

Sementara itu Gubernur Negros Oriental Roel Degamo, mengatakan gempa setidaknya telah merusak delapan jembatan, tiga di antaranya tidak lagi bisa dilewati.

Degamo mengatakan tentara dan polisi sekarang melakukan penyelamatan dan operasi bantuan. Gubernur juga menghentikan semua kelas dan bekerja di kantor-kantor pemerintah selama sisa hari.

Selasa pagi, penduduk di provinsi Negros Oriental telah i diizinkan untuk kembali ke rumah mereka. Degamo memerintahkan organ penyelamatan lokal untuk mempersiapkan barang bantuan bagi penduduk lokal.

Filipina terletak di Pacific Ring disebut Api dengan gempa bumi sering dan kegiatan vulkanik.

Gempa bumi paling mematikan di negara itu terjadi pada 16 Agustus 1976 ketika sebuah tsunami berikutnya menewaskan antara 5.000 dan 8.000 orang di Teluk Moro di selatan Phillipina.

ASEAN Siap Bantu Korban Gempa Filipina

TRIBUNNEWS.COM , JAKARTA – Association of South East Asia Nations (ASEAN), menyatakan siap memberikan bantuan kepada Filipina, yang kemarin dihantam gempa besar sebesar 6,8 skala ritcher, dan menewaskan sedikitnya 43 orang, dan merusak sejumlah bangunan, dan infrastruktur.

Pernyataan ASEAN itu, disampaikan oleh Sekretariat Jendral ASEAN, Surin Pitsuwan, dalam siaran persnya, yang dilansir dalam situs, resmi ASEAN, www.aseansec.org, Selasa (7/2/2012).

Menurutnya, Sekretariat ASEAN, dan Badan Bantuan Kemanusiaan ASEAN (AHA), yang baru saja didirikan siap memberikan bantuan, dan memantau perkembangan pasca gempa di Filipina.

“ASEAN siap untuk bergegas memberikan bantuan ke Filipina. Kami memonitor situasi, dan saya yakin semua sesama negara anggota ASEAN, serta mitra Dialog kami, siap membantu jika diperlukan,” kata Surin, yang juga Koordinator AHA.

Seperti diketahui, gempa kuat sebesar 6,8 skala Richter terjadi di lepas pantai Filipina tengah, dan mengakibatkan tewasnya 43 orang dan menghancurkan bangunan.

Gempa kuat melanda di selat sempit antara provinsi pulau padat penduduk dari Negros dan Cebu, menyebabkan bangunan runtuh, keretakan jalan dan jembatan, dan mematikan aliran listrik.

Berdasarkan Badan Survey Geologi AS (USGS), gempa teridentifikasi terjadi di kedalaman sekitar 10 km (6,2 mil), berjarak 5 km di lepas pantai Tayasan, Negros Oriental, dan dirasakan hingga Kota Dumaguete, dengan intensitas 7 dan di Kota Bacolod, dengna intensitas 6.

Gempa tersebut diikuti oleh dua gempa susulan, sebesar 4,8 dan 5,6 skala ritcher, 30 menit dari gempa pertama.

Bojonegoro Siaga I Banjir Bengawan Solo

Bojonegoro (ANTARA News) – Jajaran Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jatim, memberlakukan siaga I, dalam menghadapi banjir Bengawan Solo dengan ketinggian air di Bojonegoro, mencapai 13,57 meter pukul 07.00 WIB.

“Naiknya air Bengawan Solo di Bojonegoro ini, akibat konstribusi hujan lokal, tapi air sudah mulai menurun, dibandingkan sebelumnya, ” kata Kasi Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro, Sutardjo, Senin.

Sebelum itu, ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro, Senin pukul 03.00 WIB, sempat mencapai 12,72 meter, sebelum akhirnya berangsur-angsur surut. Menurut dia, ketinggian air di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer, juga menunjukkan kecenderungan menurun.

Continue reading

Selain Diare, Waspadai Tifus dan DBD di Musim Hujan!

Selain diare, penyakit tifus juga perlu diwaspadai selama musim penghujan ini, sebab lingkungan yang kotor rentan menyebabkan makanan dan minuman tercemar bakteri yang bisa menyebabkan penyakit tifus.

“Potensi terkena diare dan tifus sebenarnya sama jika mengonsumsi jajanan secara sembarangan. Karena itu, hati-hati dalam mengonsumsi makanan dan minuman. Yang jelas, jangan membeli jajanan sembarangan,” ujar Manager Pelayanan Medis RS Roemani Semarang dr Dian Aviyanti.

Continue reading

Banjir Bandang Terjang Rumah Warga

TRIBUNNEWS.COM,KUPANG – Sebanyak 20 rumah di Jalan  Daun Lontar, RT 8, RW 2, Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, NTT, disapu banjir ‘bandang’ yang meluap dari Jalan Perintis Kemerdekaan serta Jalan Piet Manehat, daerah Verbum (Belakang Stikom Uyelindo), Kamis (2/2/2012) petang.

Rumah warga di RT ini disapu banjir akibat hujan lebat mengguyur Kota Kupang selama 6 jam sejak pagi hingga pukul 16.00 Wita. Dalam kejadian banjir  ini delapan rumah warga  terkategori paling parah.

Pantauan Pos Kupang,  Kamis pukul 14.00 Wita, pemilik rumah yang disapu banjir terus membersihkan air yang masuk menggenangi rumahnya. Sementara harta benda milik warga dipindahkan ke tempat lebih tinggi sehingga aman dari luapan air.

Continue reading

2 Jembatan Putus Diterjang Banjir

Metrotvnews.com, Tapanuli Utara: Dua jembatan di Desa Simanungkalit, Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Kamis (2/2), putus setelah dihantam banjir bandang. Akibatnya, akses menuju dua desa lumpuh total dan warga pun terisolasi.

Jembatan Aek Silalaen dan jembatan Aek Sirongit yang berada di atas dua sungai terbelah dua dan pondasinya bergeser hingga satu meter. Banjir bandang di wilayah ini terjadi akibat hujan deras selama dua hari berturut-turut.

Continue reading

Banjir Lumpuhkan Cirebon

jawapos, CIREBON – Hujan deras yang mengguyur Kota Cirebon beberapa jam membuat beberapa titik jalan di Kota Cirebon terendam air. Bahkan, banjir yang cukup tinggi melanda Jl Cipto Mangun Kusumo, Jl Pemuda, Perumnas dan Jalan Sudarsono.
Menurut pantauan Radar, lalu lintas kendaraan menjadi semakin tidak karuan karena penerangan jalan umum mati. Tidak hanya itu, lampu merah By Pass menuju Perumnas Kota Cirebon mati. Hal itu membuat kondisi lalu lintas semakin semrawut dan tidak terarah.

Continue reading