REPUBLIKA.CO.ID,PACITAN — Sedikitnya ada delapan kawasan “seismik gap” (celah seismik) di Indonesia yang saat ini berpotensi mengalami gempa besar dan berpotensi tsunami. “Delapan celah seismik yang berpotensi tsunami itu terbentang Pulau Sumatera, Jawa, hingga pulau-pulau di sekitar Nusa Tenggara Timur,” terang Direktur Pesisir dan Kelautan KKP Soebandono Diposaptono, Ahad (15/1)
Banjir Bandang Robohkan Rumah dan Pohon
BOJONEGORO, KOMPAS.com – Banjir dan angin puting beliung di Desa Mbobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (15/1/2012) sekitar pukul 17.00 WIB, mengakibatkan sejumlah rumah roboh dan lainnya rusak berat serta ringan.
“Penanganan korban banjir bandang di Desa Mbobol, Kecamatan Sekar, dilakukan secara gotong royong oleh aparat desa dan masyarakat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Kasiyanto, Senin (16/1/2012).
Bengawan Solo Meluap, Warga Evakuasi Harta Benda ke Tempat Aman
detik.com, Bojonegoro – Luapan Sungai Bengawan Solo mulai merambah kota Bojonegoro, Jawa Timur. Arus air yang deras menggenangi perkampungan Ledok Wetan, Senin (16/1/2012) malam. Pantauan detiksurabaya.com, Pukul 22.50 Wib, ketinggian air di papan ukur Bengawan Solo mencapai 14.32 peilschaal.
5 Kecamatan Masih Terendam Banjir Luapan Bengawan Jero
detik.com, Lamongan – Banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Jero di Lamongan hingga kini merendam 5 kecamatan di Lamongan. Lima kecamatan yang hingga kini masih terendam banjir adalah Kecamatan Turi, Glagah, Karang Binangun, Deket dan Kalitengah.
Data yang dihimpun detiksurabaya.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan menyebutkan dari ke 5 kecamatan, kurang lebih 710 rumah sudah terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 10 cm hingga 30 cm.
Banjir di Banten Merendam 5.146 Rumah
Metrotvnews.com, Lebak: Banjir yang melanda sejumlah tempat di Kabupaten Lebak, Banten, telah merendam sekitar 5.146 rumah dengan kedalaman antara 70 centimeter sampai 2,5 meter.
“Bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa, karena kami cepat bertindak melakukan evakuasi untuk menyelamatkan warga yang terjebak banjir,” kata Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Muklis, di Rangkasbitung, Senin (16/1).
Banjir Landa Tiga Kecamatan di Lebak
LEBAK–MICOM: Tiga kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, hingga Jumat (13/1) masih terendam banjir setelah diguyur hujan sejak dua hari terakhir yang mengakibatkan meluapnya Sungai Cimoyan, Cibinuangeun, dan Ciliman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak Muklis di Lebak mengatakan, tiga kecamatan yang dilanda bajir tersebut antara lain Kecamatan Banjarsari, Wanasalam dan Cijaku.
Mereka warga yang rumahnya terendam banjir diungsikan ke tempat yang lebih aman, karena hujan masih berlangsung. Hingga saat ini, kata dia, curah hujan cukup tinggi dan dipastikan banjir akan meluas ke desa-desa lain di wilayah itu.
Banjir setinggi tiga sampai empat meter tersebut hingga kini tidak menimbulkan korban jiwa. “Kami dan relawan sudah melakukan evakuasi untuk menyelamatkan warga yang terkena banjir,” katanya.
Ia mengatakan, jumlah rumah warga yang terendam banjir di tiga kecamatan tercatat 604 rumah, yakni Kecamatan Banjarsari sebanyak 540 kepala keluarga (KK), Cijaku 40 KK dan Wanasalam 24 KK.
Selama ini, kata dia, para korban banjir ditampung di rumah penduduk yang tidak terkena banjir maupun masjid. “Kami saat ini sudah mendirikan posko banjir, karena hujan masih terjadi dan dikhawatirkan banjir susulan,” katanya.
Camat Banjarsari Pardi mengatakan, di wilayahnya yang terendam banjir tersebar di tujuh desa antara lain adalah Desa Umbul Jaya, Cikeusik, Bojong Juruh, Tamansari, Laban Jaya, Kerta Jaya dan Ciruji.
Selain merendam ratusan rumah, luapan air juga menggenangi ratusan hektare sawah. Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan jumlah kerugian akibat banjir tersebut.
Namun, kata dia, dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa dalam bencana alam tersebut. “Selama ini mereka warga yang rumahnya terendam banjir sudah diberikan bantuan berupa sembako dan makanan,” katanya.
Sedangkan Asisten Daerah (Asda) IV Kabupaten Lebak Tajudin menyebutkan pemerintah daerah sudah menyalurkan beras sebanyak 1 ton dan sembilan bahan pokok. “Kami memerintahkan BPBD setempat segera mendirikan dapur umum untuk mengantisipasi terjadi kelaparan,” katanya. (Ant/OL-2)
.
Lagi – Lagi Gempa 5,4SR Menguncang Nangro Aceh Dasussalam Sabtu, 14 Januari 2012
Aceh Darussalam – Video Gempa Simeulue-Nagroe Aceh Darusalam, Gempa Berkekuatan 4,5 Skala Richter ini lagi-lagi menguncang daerah Simeulue-Nagroe Aceh Darusalam pada Sabtu (14/1) pukul 03.03 WIB. Setelah gempa yang berkekuatan 7,6 Skala Richter pada Rabu (11/1) ternyata terjadi gempa susulan.
Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada di lokasi 2.35 Lintang Utara-96.12 Bujur Timur pada kedalaman 11 kilometer. Dan terletak 28 kilometer Tenggara Kabupaten Simeulue-NAD.
BMKG memastikan gempa kali ini tidak berpotensi TSUNAMI.
Sebelumnya, gempa dengan kekuatan yang sama juga terjadi di Simeulue tepatnya 321 kilometer Barat Daya Simeulue pada Jumat (13/1) pukul 11.34 WIB.
Sampai saat ini belum di ketahui apakah ada korban jiwa dalam tragedi gempa tersebut.
Gempa 5,4 SR Guncang Simeulue
Gempa 5,4 SR Guncang Simeulue
JAKARTA, KOMPAS.com – Gempa berkekuatan 5,4 SR mengguncang Kabupaten Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam, Sabtu (14/1/2012) pukul 03.03 WIB.
Menurut BMKG, lokasi gempa di 2.35 LU-96 BT dengan kedalaman 11 kilometer atau 28 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Banjir Besar Kembali Ancam Jakarta
JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) mengeluarkan warning Jakarta akan dikepung banjir besar di penghujung Januari ini. Ancaman banjir besar yang akan terjadi ini, diprediksi bisa mengganggu kinerja pemerintah pusat. Gerakan Indonesia Bersih yang dicanangkan tahun lalu belum membuahkan hasil.
Angin Kencang Tumbangkan Pohon-pohon Besar di Bogor
Metrotvnews.com, Bogor: Angin kencang yang melanda Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/1) petang, mengakibatkan sejumlah pohon di Kebun Raya Bogor bertumbangan. Salah satunya adalah pohon tropis dari Afrika Ritchiea Fragrans yang ditanam pada tahun 1920 atau pada masa kolonial Belanda yang ikutan tumbang.