TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Potensi banjir lahar dingin Gunung Gamalama, di Ternate makin meningkat seiring bertambahnya curah hujan. Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Gunung Gamalama masih terjadi erupsi namun statusnya masih tetap siaga.
Banjir Bandang Pesisir Selatan Mengakibatkan Kerugian 88,37 Miliar
Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengklaim bahwa banjir bandang yang terjadi di kabupaten itu pada 3 November 2011 disebabkan perambahan hutan hingga gundul. “Ini buktinya, jika perambahan hutan masih saja terjadi, menyebabkan banjir bandang seperti 3 November 2011,” kata Nasrul Abit saat meninjau kayu hasil temuan Polisi Kehutanan di kompleks perkantoran dinas kehutanan dan ESDM kabupaten setempat, Kamis (15/12/2011).
Nasrul Abit mengatakan, hasil yang didapat oleh oknum masyarakat dari penebangan hutan yang dilakukannya tidak seberapa, bahkan hanya memperkaya cukong (bos) kayu ilegal itu sendiri. Sementara itu, yang merasakan dampak negatifnya adalah masyarakat luas dan daerah sekitar kawasan hutan yang telah gundul tersebut.
7 Rumah Rusak di Kuantan Diterjang Banjir
Riaupos.com, Empat rumah di Dusun Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kabupaten Kuantan Singingi, rubuh dihantam banjir. Sementara tiga rumah lainnya hanyut. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Banjir datang sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (14/12) dini hari. Sehingga sebagian warga yang berada di sekitar sungai merasa panik. Mengapa tidak, rumah yang tadinya terbuat dari papan hancur dan ada juga rumah warga posisinya bergeser atau hanyut, akibat meluapnya air dari Sungai Pauh.
Puluhan Rumah di Bojonegoro Terendam Banjir Akibat Drainase Tertutup
ANTARA News – Puluhan rumah di Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis, terendam banjir akibat mampetnya drainase yang diduga tersumbat bangunan baru dalam pembangunan rel kereta api (KA) ganda.
“Ada sekitar 50 rumah warga yang terendam banjir, sepanjang tidak ada penanganan genangan air masih terjadi, sebab air tidak bisa mengalir melalui dua drainase yang tertutup bangunan,” kata warga Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Hadi.
Warga di Sekitar Sungai di Yogyakarta Harus Waspada Banjir
ANTARA News – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Geofisika Yogyakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan daerah aliran sungai mewaspadai potensi banjir menjelang musim puncak hujan Januari 2012.
Staf Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Geofisika Yogyakarta (BMKG) Agus Triyanto di Yogyakarta, Kamis, mengatakan fenomena La Nina berpotensi terjadi pada puncak musim hujan, yang diprediksi pada Januari 2012.
Waspada Siklus Letusan Freatik Gunung Dempo
TRIBUNNEWS.COM — Saat ini pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pamantau Gunung Api Dempo (GAD) sedang mewaspadai terjadinya hembusan freatik yang merupakan siklus dua tahunan GAD. Karena jika berdasarkan siklus tersebut seharusnya pada Desember 2011 ini GAD akan melakukan aktivitas freatiknya.
Aktivitas freatik GAD pernah terjadi pada 2006 dan 2009 lalu. Hembusan freatik terjadi akibat kawah GAD membuka kuba lava yang biasa terjadi pada akhir atau awal tahun setiap dua tahun sekali. Namun pada 2009 lalu GAD melakukan aktivitas freatik sebanyak dua kali dalam setahun. Untuk itulah, petugas saat ini mengantisipasi akan terjadinya hembusan freatik tersebut. Karena, berdasarkan perhitungan, aktivitas tersebut bisa saja terjadi pada akhir tahun 2011 ini.
Warga Tidak Perlu Panik Atas Perkiraan Gempa 20 Desember 2011
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief, melaui Asistenya, Basroni, mengimbau masyarakat tidak perlu panik, dengan prediksi terjadinya gempa bumi hebat dan tsunami di beberapa wilayah Indonesia, pada 20 Desember 2011 mendatang yang dilakukan oleh Peneliti asal Australia, RJ Robert.
“Masyarakat dihimbau tidak perlu panik. Apa yang dirilis oleh DR RJ Robert Ph.D bukan hal baru, walaupun informasinya menjadi penting karena ada perkiraan waktu terjadinya,” ujar Basroni, dalam siaran persnya yang diterima oleh Tribunnews.com, Selasa (13/12/2011).
Kota Ternante Diterjang Banjir Lahar Dingin
Liputan6.com, Suasana panik terjadi di Kelurahan Tubo, Dufa-dufa dan Akehuda, Kota Ternate Utara, Maluku Utara, Rabu (14/12) malam. Ratusan warga, korban letusan Gunung Gamalama, berusaha menyelamatkan diri dari terjangan banjir lahar dingin.
Warga semakin ketakutan ketika mengetahui lahar dingin sudah meluap dan menutup badan jalan setinggi 50 sentimeter. Melihat luapan lahar dingin semakin deras, sejumlah aparat kepolisian dibantu warga setempat berusaha mengevakuasi warga menuju lokasi pengungsian.
Kota Kuala Lumpur Banjir 23 Anak Berhasil dievakuasi
Detiknews.com – Kota Kuala Lumpur, Malaysia direndam banjir. Hal ini berimbas pada kemacetan lalu lintas di sejumlah wilayah Kuala Lumpur. Ribuan pengendara sepeda motor yang hendak pulang kerja pun terjebak kemacetan.
Hujan deras yang terus mengguyur Kuala Lumpur sepanjang hari, membuat Sungai Bunus meluap. Imbasnya sepanjang Jalan Tun Razak di depan Perpustakaan Nasional pun dilanda banjir setinggi paha. Kemacetan parah pun terjadi di jalanan menuju wilayah perbelanjaan paling prestisius di Kuala Lumpur itu.
4 Jembatan dan Puluhan Rumah Rusak di hantam Lahar Dingin Gunung Gamalama
Okezone.com – TERNATE, Banjir lahar dingin yang menerjang Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (14/12/2011) malam mengakibatkan puluhan rumah dan empat buah jembatan mengalami kerusakan. Hal itu membuat ribuan warga dievakuasi ke daerah yang di anggap aman.
Banjir terjadi akibat hujan deras yang turun di Kota Ternate sejak Rabu sore. Lahar dingin yang mengalir berasal dari puncak Gunung Gamalama. Banjir ini juga telah merusak puluhan rumah warga.