Empat Daerah Rawan Banjir di Jawa

Seputarindonesia.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, ada empat daerah rawan banjir yang perlu mendapat prioritas tinggi. Empat daerah itu adalah kawasan lereng Merapi, DKI Jakarta, daerah aliran Sungai Bengawan Solo,dan Citarum.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, memasuki musim penghujan, banjir lahar dingin Merapi menjadi ancaman bagi warga sekitar lereng. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaannya. Khusus untuk daerah Magelang, statusnya bahikan sudah dinaikkan menjadi siaga satu. “Ancaman lahar dingin sisa erupsi Merapi pada 2010 siap mengancam masyarakat dan infrastruktur di sepanjang 15 sungai di sekitar Merapi,” ungkap Sutopo di Jakarta kemarin.

Continue reading

Pemkot Ternate Lamban dalam Menangani Erupsi dan Banjir Lahar Dingin Gunung Gamalama

tempo.com– Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, dianggap belum maksimal dalam penanganan para korban erupsi Gunung Gamalama. Tidak hanya penyediaan bahan makanan dan obat-obatan bagi pengungsi, kinerja buruk Pemkot juga terlihat dalam menanggulangi bencana susulan seperti banjir lahar dingin.

Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBA) Kota Ternate terlihat tidak bisa berbuat banyak di lapangan. Seperti terjadi di Kelurahan Tubo, Ternate Utara, warga dengan swadaya bergotong royong membersihkan lingkungan dari material lahar dingin. Mereka menyewa eskavator secara swadaya.

Continue reading

BNPB Gunakan Recovery Banjir Lahar Dingin Merapi dengan Foto Udara

detik.com – Bencana banjir lahar dingin Merapi yang terjadi dan masih mengancam mendapat perhatian khusus pemerintah. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), akan melakukan proses penanganan dini (recovery) dengan membuat foto udara (redar).

Pembuatan redar ini kemudian akan melalui kajian akademis dengan menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Badan Geologi.

Kajian ini menjadi pedoman dan basis utama proses langkah recovery untuk mengantisipasi ancaman bencana banjir lahar dingin selanjutnya yang terjadi di Jateng dan Yogyakarta. Pernyataan itu disampaikan oleh Deputi II Penanganan Darurat BNPB Doddy Ruswandi Rabu (7/12/2011) di sela-sela kunjunganya melakukan monitoring proses pembangunan Jembatan Kali Putih, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jateng.

Continue reading

14 Rumah Rusak Diterjang Lahar Dingin Gunung Gamalama

okezone.com- Terjangan lahar dingin kembali menghantam kelurahan Tubo, Ternate Utara. Sedikitnya 14 rumah rusak, sembilan di antaranya rusak parah.

Ke-14 rumah yang mengalami kerusakan itu berada pada RT 01 RW 01 kelurahan yang berada paling paling atas di kota Ternate Utara itu, Rabu (7/12/2011). “Karena dianggap rawan, 50 persen penduduk kelurahan Tubo terutama para wanita, anak-anak, dan lansia memilih mengungsi. Kini mereka tersebar di beberapa titik penampungan dalam Kota Ternate,” ujar Sudirman, salah satu warga, saat diwawancara Okezone.

Continue reading

Empat Desa di Tuban Diserang Banjir Bandang

Hujan deras disertai angin puting beliung, Rabu (7/12/2011) dini hari menyebabkan banjir bandang di wilayah empat desa di Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Akibatnya, puluhan rumah, tempat ibadah, pondok pesantren dan madrasah ibtidaiyah di desa setempat terendam.

Sedangkan desa yang diterjang banjir bandang di Kecamatan Merakurak diantaranya, Desa Mandirejo, Sambonggede, Bogorejo dan Desa Sumber. Selain itu Ponpes Nurul Jadid, di Desa Mandirejo sekaligus bangunan MI Salafiyah di kompleks pondok terendam. Para siswa MI terpaksa diliburkan karena ruang kelas tak bisa dipakai proses belajar mengajar.

Continue reading

Kapuas Hulu Dilanda Banjir Pemda Tetapkan Tanggap Darurat

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mengabil sikap mengeluarkan pernyataan tanggap darurat terkait banjir yang melanda sejumlah wilayah di daerah ini. Hal itu dibenarkan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana, SH, di temui di ruang kerjanya, Selasa (6/12) kemarin.“Baru saja saya melakukan pertemuan dengan para asisten dan dinas terkait. Dari pertemuan di simpulkan bahwa kita layak menyatakan tanggap darurat dari bencana banjir yang terjadi saat ini,” terang Agus.

Ditambahkan Agus, administasi tanggap darurat secepatnya di selesaikan. Setelah itu akan di kirim ke Gubernur Kalimantan Barat untuk di teruskan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB. Meski demikian, pihaknya terus melakukan koordinasi lintas instansi guna memonitor perkembangan lebih lanjut dari bencana banir yang terjadi. Melalui dinas social, pemerintah daerah menginstruksikan kecamatan untuk melaporkan perkembangan di daerahnya masing-masing.

Continue reading

Maluku Diguncang Gempa 5,7 SR

.

Maluku Diguncang Gempa 5,7 SR

Gempa tidak berpotensi tsunami

VIVAnews – Maluku diguncang gempa berkekuatan 5,7 Skala Richter (SR) sekitar pukul 20.38 WIB, Rabu malam ini, 7 Desember 2011. Pusat gempa berlokasi pada 1.38 Lintang Selatan – 126.52 Bujur Timur, 96 km Timur Laut Sanana-Maluku.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dengan kedalaman 93 Km itu tidak berpotensi tsunami.Belum diketahui apakah ada kerusakan akibat gempa ini.

Sebelumnya, gempa berkekuatan 5,2 SR sempat mengguncang Maluku Utara, kemarin malam, Selasa, 6 Desember 2011 sekitar pukul 22.04 WIB dengan kedalaman 105 Km dan tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan informasi dari BMKG, pusat gempa kemarin, terjadi pada 1.45 Lintang Utara-127.09 Bujur Timur, 80 kilometer Barat Laut Ternate- Maluku Utara, 211 km Timur Bitung-Sulut, atau 250 km Tenggara Manado-Sulawesi Utara.

Laporan: Roger Wenas | Sulawesi Utara
• VIVAnews

.