Kegempaan Anak Krakatau Meningkat

Cinangka (ANTARA News) – Meskipun kegempaan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, namun gunung tersebut tidak mengeluarkan asap, seperti hari sebelumnya yang mencapai 500 meter.

“Hari ini kami tidak melihat ada asap keluar dari perut GAK, seperti kemarin,” kata Kepala Pos GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Anton Tripambudi, Minggu.

Continue reading

Hari Ke-3 IDEC 2011

alt

IDEC2011: Hari Ke I || Hari Ke II || Hari Ke IV

Sabtu, 29 Oktober 2011

Seperti hari-hari sebelumnya, kegiatan IDEC 2011 dimulai pukul 09.00 dengan Expo pada tiap Stand yang ada. pada hari ketiga, Tim PMPK mengikuti kegiatan Workshop yang di adakan oleh Pusat Studi Tsunami dan Mitigasi Bencana (TDMRC-Tsunami and Disaster Mitigation Research Center) Universitas Syiah Kuala. TDMRC adalah lembaga riset yang didirikan pada 30 Oktober 2006. Keberadaan TDMRC bertujuan untuk meningkatkan sumber daya riset kebencanaan yang berkualitas, memberikan advokasi pada pemerintah dalam membuat kebijakan, mengumpulkan dan menyediakan data terbaik dengan mempercepat prosess pengumpulan data yang tepat berkaitan dengan dampak dari bencana. Disamping itu, TDMRC juga berkontribusi meningkatkan masyarakat yang tahan bencana, berkolaborasi dengan para peneliti dan lembaga riset lainnya dalam riset-riset kebencanaan. TDMRC sebagai salah satu ujung tombak dalam pelaksanaan dan pengembangan penelitian dibidang kebencanaan di Provinsi Aceh didisain untuk mampu menjadi lembaga riset yang handal dan tangguh, yang mampu merumuskan dan melaksanakan kebijakan riset dan pengembangan untuk memecahkan berbagai masalah kebencanaan, baik pada tingkat daerah, nasional dan internasional.

alt 

Topik dari Talkshow yang disampaikan oleh TDMRC-Unsyiah adalah mengenai Pembuatan Peta Risiko Bencana (Risk Map). Dalam penyampaian materi, Tim TDMRC menjelaskan tentang terminology-peristilahan gambaran umum proses pembuatan peta risiko bencana (Risk Map) serta Metodologi Penyusunan Peta Risiko Bencana Aceh. 

Talkshow lain yang berlangsung setelah talkshow yang diselenggarakan oleh TDMRC-Unsyiah adalah dari PT. Exsol Innovindo. Topic yang disampaikan adalah Deformation Monitoring System to Prevent Disaster. dalam kesempatan ini, pembahasan mengenai Deformasi Sistem Monitoring untuk Mencegah Bencana

{gallery}idec2011_3{/gallery}

Hari Ke-4 IDEC 2011

alt

IDEC2011: Hari Ke I || Hari Ke II || Hari Ke III

Minggu, 30 Oktober 2011

Hari Ke-empat merupakan Hari terakhir IDEC 2011. Pengunjung lebih banyak karena hari terakhir dan merupakan hari libur kerja serta libur sekolah, pengunjung kebanyakan orang tua berserta anaknya. Rangkaian kegiatan masih seperti biasa, pameran expo dari tiap stand tetap berjalan dengan baik, Kompas masih menayangkan pemutaran 2 film, yaitu 1) Indonesia Cincin Api dan Tambora mengguncang dunia; 2) Indonesia Cincin Api dan Toba Mengubah dunia, serta adanya Talkshow dari Redemption Drop mengenai Bencana.

alt 

Redemption merupakan suatu bentuk pengorbanan, kepedulian, solidaritas sosial dan kebersamaan terhadap suatu komitmen yang sampai sekarang masih menjadi “mimpi besar” terutama dalam hal kesehatan, yaitu MDGs 2015. Redemption Drop merupakan kegiatan kemanusiaan berskala global dengan mengajak masyarakat untuk mewujudkan mimpi tersebut melalui kajian ilmiah dan aksi nyata dengan turun (Drop) di dusun-dusun yang berbatasan dengan hutan di gunung-gunung Indonesia (yang kita percaya sebagai pertahanan terakhir manusia) dengan intervensi yang sesuai dengan “seharusnya”, melalui sebuah aksi “Expedition of Mountain in Indonesia Through MDGs 2015” selama lima tahun dengan target 10 gunung di Indonesia. Aksi ini awalnya merupakan niatan kawan-kawan petualang dan dokter muda yang gemar mendaki gunung untuk memberikan suatu aksi nyata “making the one drop” di dusun-dusun tersebut, sebagai suatu simbol ucapan terima kasih kita (Redemption) kepada masyarakat yang selalu menjaga alamnya untuk kepentingan global (hutan/paru-paru dunia, yang tanpanya paru-paru kita tidak dapat berfungsi). Berbagai aksi nyata untuk mewujudkan komitmen tersebut dengan mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama berdiri dan melangkah dalam mengurangi melalui kegiatan pertama “Rinjani Redemption Drop 2010” di Lombok, NTB (14-24 Juli 2010). Pada Talkshow ini dijelaskan mengenai bencana dan aksi yang pernah dilakukan pada saat bencana.

Talkshow lain juga disampaikan oleh PT. Secom Indopratama yang merupakan anak perusahaan dari SECOM.Co., Ltd di Jepang, salah satu perusahaan penyedia jasa dan produk pengamanan yang terkemuka di dunia, salah satu solusi pengamanan yang disediakan adalah Sistem Alarm Elektronik dengan Pengawasan & Aksi monitoring dan Emergency Response selama 24-jam. Dalam kegiatan IDEC 2011, PT. Secom Indopratama membahas mengenai Enhancing Security Inspection and Detection System to Reduce Disaster Possibility yaitu cara peningkatan keamanan dan inspeksi system deteksi untuk mengurangi kemungkinan bencana. 

Kegiatan lain yang berlangsung pada hari keempat adalah Simulasi mengenai Peralatan Komunikasi darurat yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan RI yang dilaksanakan pada open space halaman Hall A.

altaltalt

{gallery}idec2011_4{/gallery}

Hari Ke-2 IDEC 2011

alt

IDEC2011: Hari Ke I || Hari Ke III ||  Hari Ke IV

Jum’at, 28 Oktober 2011

Hari kedua kegiatan IDEC 2011 dimulai pukul 09.00 dengan Expo pada tiap Stand yang ada. Tiap Stand dari Institusi baik Pemerintah, maupun swasta memamerkan Produk unggulan serta hasil kegiatan yang telah mereka kerjakan, khususnya mengenai peran mereka terhadap Penanganan Bencana. Selain itu, tiap stand juga memberikan beberapa kekhasan dari tiap program yang mereka kerjakan. Salah satunya stand kementerian kesehatan, memamerkan beberapa contoh kegiatan yang telah dilakukan. Misalnya contoh ruang operasi pada rumah sakit lapangan, pemutaran film tentang bencana gempa dan merapi, serta pembagian buku panduan penanganan bencana, leaflet tentang promosi kesehatan pada saat bencana. Selain itu juga, memamerkan contoh kegiatan yang pernah dilakukan bekerja sama dengan Tim PMPK FK UGM yaitu mengenai Kegiatan Hospital Disaster Plan(HDP).

Dalam Kegiatan IDEC 2011, setiap hari dilakukan pemutaran dua film oleh Kompas melalui tim ekspedisi Cincin Api.

alt

Judul film yang diputar adalah 1) Indonesia Cincin Api dan Tambora mengguncang dunia; 2) Indonesia Cincin Api dan Toba Mengubah dunia. Dua film ini merupakan hasil Ekspedisi dari Tim Ekspedisi Cincin api yang mengeksplorasi gunung berapi dan lempeng benua di Indonesia, yang terjalin dalam lingkar Cincin Api Pasifik. Bertolak dari Tambora, mengarungi kaldera Toba, mendaki puncak-puncak berapi lainnya yaitu Sinabung dan Sibayak, Krakatau, Agung dan Rinjani, Semeru-Bromo, Merapi-Merbabu, Galunggung, Kerinci-Dempo, Egon-Lawu, hingga Sangihe-Ambon; kemudian menyusuri lempeng benua Sesar Darat Sumatera dan berakhir di Mentawai. Namun yang diluncurkan saat ini adalah dua film yang di putar pada kegiatan IDEC 2011.

Tim PMPK mengikuti pemutaran Film tersebut dihari kedua, yaitu pada pukul 11.00-12.00 dan 13.30 – 14.30.

11.00 – 12.00: Indonesia Cincin Api dan Tambora mengguncang dunia

alt

Film ini menceritakan tentang aktifitas dari Gunung Tambora, stratovolcano aktif yang berada di Nusa Tenggara Barat, terbentang 340 km di sebelah utara sistem palung Jawa. Aktivitas vulkanik gunung berapi ini mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815, meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Gelegar letusannya terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km).

Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku, menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 jiwa, bahkan letusan ini menyebabkan perubahan iklim dunia. Satu tahun berikutnya, 1816, menjadi Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa efek debu yang dihasilkan dari letusan Tambora. Gunung yang pernah memiliki letusan terbesar setelah letusan Danau Taupo tahun 181. Tambora hanyalah salah satu tiang langit dari sederet gunung berapi yang dimiliki Indonesia

 

13.30 – 14.30 : Indonesia Cincin Api dan Toba Mengubah dunia

Pemutaran film Indonesia Cincin Api dan Toba Mengubah dunia menceritakan tentang Toba pada awalnya sebenarnya adalah sebuah gunung yang muncul dari aktivitas tektonik yang membentuk dapur magma yang dalam ribuan tahun makin membesar. Pada salah satu sudut antar segmen di Sumatera bagian utara. Toba yang kita ketahui saat ini sebagai danau sebenarnya adalah kaldera atau semacam kubangan dalam istilah orang awam yang terbentuk sebagai dampak dari tiga kali letusan Gunung Toba. Letusan pertama, 840.000 tahun lalu, menghasilkan Kaldera Porsea. Letusan kedua, 501.000 tahun lalu menghasilkan Kaldera Haranggaol, dan Letusan ketiga, 74.000 tahun lalu menghasilkan Kaldera Sibadung dan menyatunya ketiga kaldera.

Menyatunya ketiga kaldera pada letusan terakhir 74.000 tahun yang lalu, itulah yang kita pahami saat ini sebagai Danau Toba. Dahsyat letusannya diperkirakan 300 kali dari letusan Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Tahun 1815 yang menenggelamkan tiga kerajaan lokal dibawahnya dan dikenang sebagai tahun tanpa musim panas. Hasil liputan Ekspedisi Cincin Api, saya pun akhirnya percaya jika dikatakan Gunung Toba mengubah Dunia. Kedahsyatan letusannya memuntahkan 2.800 km3 piroklastik silica yang tersebar seluas 4 juta km2hingga menutupi Asia Selatan, Arab, India, dan Laut Cina Selatan. Letusannya diyakini menutupi sebagian permukaan bumi selama enam tahun dan beberapa peradaban manusia tenggelam dalam perut bumi.

Dasar danau (Kaldera) Toba yang mengalami pengangkatan akibat kegiatan vulkanik dapur magma yang masih aktif, itulah yang kita kenal selama ini sebagai Pulau Samosir. Pada dua sisi Kaldera Toba, terdapat Gunung Pusuk Buhit dengan ketinggian 1.972 meter diatas permukaan laut (mdpl) dan Gunung Sipisopiso dengan ketinggian 1947 mdpl, dibawahnya keduanya terdapat dapur magma yang masih aktif hingga kini. Masih terdapatnya dapur magma aktif di sekitar Kaldera   Toba seakan mengingatkan kita betapa sebenarnya kita harus waspada hidup di negeri cincin api, walau kita begitu mengagumi dan mencintai Toba. Keindahan yang tak pernah bosan jika dipandang, keindahan yang sama ikut memesona dan memikat wisatawan domestik dan luar negeri

altaltalt

 {gallery}idec2011_2{/gallery}

Banjir Bangkok Diperkirakan Akan Surut Minggu Depan

Liputan6.com – Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, mengatakan banjir di ibu kota Bangkok diperkirakan akan mulai surut pekan depan. Harapan itu, menurutnya, karena air dari kawasan pinggiran sebelah utara Bangkok, mulai menurun akibat pembukaan pintu-pintu air untuk mengalirkan air ke laut.

Continue reading

Wilayah Taiwan Timur laut dilanda gempa 5,5 SR

okezone.com -Gempa mengguncang Taiwan hari ini. Menurut Biro Cuaca Taiwan, gempa tersebut melanda wilayah timur laut Taiwan dengan kekuatan mencapai 6,5 skala richter (SR).

Seperti dilansir Associated Press, Minggu (30/10/2011), meski kekuatan gempa cukup besar, belum ada laporan korban jiwa ataupun kerusakan yang diakibatkan oleh gempa.

Continue reading

Sigli Diguncang Gempa 5,0 SR

Banda Aceh (ANTARA News) – Gempa bumi berkekuatan 5,0 skala Richter (SR) mengguncang wilayah Sigli, Banda Aceh dan Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Minggu, pukul 09.02 WIB.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer dengan lokasi 4,74 Lintang Utara (LU) – 95.96 Bujut Timur.

“Gempa yang berkekuatan 5.0 SR itu berada di darat dan dirasakan sekitar III Modified Mercally Intensity (MMI) di Kota Banda Aceh” kata staf operasional BMKG Mata Ie, Rilza Akbar.

Pusat gempa berada pada 54 kilometer arah barat daya Kota Sigli, Kabupaten Pidie atau sekitar 150 dari ibu kota Provinsi Aceh.

Gempa darat itu juga dirasakan warga Banda Aceh, di antaranya Monika Layuk, warga Gampong Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, yang mengaku segera keluar rumah bersama anaknya yang berusia tiga tahun.(*)

Presiden Intruksikan Penanganan Banjir di Jakarta Timur

ANTARA News  – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Wakil Presiden Boediono dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk segera mengatasi banjir di kawasan Jakarta Selatan.

“Saya bicara dengan Wapres, saya dengar ada banjir di wilayah Jakarta Selatan, …saya minta Wapres untuk meminta Gubernur untuk atasi dengan baik,” kata Presiden kepada Wapres dan Gubernur DKI Jakarta di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, sebelum bertolak menuju Prancis.

Continue reading

Banjir Thailand Semakin Tinggi

antara.com: Kondisi ibukota Thailand, Bangkok, kini makin mengkhawatirkan setelah banjir dilaporkan kembali meninggi Ahad (30/10). Hal itu dikarenakan gelombang air pasang laut di sepanjang teluk yang memuncak pada Sabtu kemarin.

Laman NHK mewartakan, gelombang air pasang yang meninggi itu mencegah air Sungai Chao Praya mengalir ke laut dan kembali membajiri kawasan di sepanjang sungai tersebut.

Continue reading

Peru diguncang Gempa Berkekuatan 6,9 SR

Gempa bumi besar yang berkekuatan 6,9 skala Richter mengguncang kawasan pantai Peru tengah, Jumat (28/10) waktu setempat. Gempa itu membuat ribuan penduduk Lima dan kota-kota lain yang panik berhamburan ke jalan.

Para pejabat Peru menyatakan, belum menerima laporan mengenai kerusakan atau korban, dan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik tidak mengeluarkan peringatan tsunami luas setelah gempa itu.

Badan Gempa Amerika Serikat (USGS) menyatakan gempa itu terjadi pukul 18.54 GMT (Sabtu pukul 01.54 WIB) di kawasan pantai Pasifik sekitar 288 kilometer sebelah tenggara Lima. Pusat gempa terletak di lokasi 51 kilometer sebelah barat daya kota Ica, ibu kota provinsi Ica, dengan kedalaman 25 kilometer.