Ribuan Warga Pamekasan Menderita TBC

Sebanyak 989 warga masyarakat Pamekasan, Madura, Jawa Timur diketahui menderita penyakit tuberkulosis (TBC). “Jumlah warga yang menderita TBC itu dalam kurun waktu 2010 hingga 2011,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Ismail Bey, Selasa (24/5). Ia menjelaskan, sepanjang 2010 sebanyak 759 warga Pamekasan yang diketahui menderita TBC, sedang pada kurun waktu 2011 hingga Mei saat ini sebanyak 610 orang.

Para penderita TBC ini kebanyakan tersebar di tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Palengaan, Pasean dan Kecamatan Tlanakan. Angka penderita TBC di Kabupaten Pamekasan ini tergolong tinggi di Jawa Timur, dan pemerintah sedang berupaya melakukan pengobatan. Ia mengemukakan, Kabupaten Pamekasan menduduki peringkat kelima di Jatim dalam hal kasus TBC tersebut, setelah Kabupaten Sumenep, Lumajang, Kota Malang, dan Jember.

Continue reading

Banjir bandang di Agara

Banjir bandang yang melanda Desa Lawe Penanggalan, Kec. Ketambe Agara, Minggu (21/5), mengakibatkan tiga rumah ambruk, puluhan meter oprit jembatan rusak parah dan hubungan Kutacane – Blangkejeren putus total. Pantuan di lokasi, Pemkab Agara dipimpin Bupati H. Hasanuddin B dan Ketua DPRK, Salim Fakhri mengerahkan alat berat untuk memperbaiki oprit jembatan rusak .Namun jalan nasional Kutacane-Blangkejeren belum bisa dilewati kenderaan.

Antrian panjang kenderaan roda dua dan roda empat dari arah Kutacane dan Blangkejeren, terlihat menunggu alat berat milik memperbaiki jalan dan membuat jalan darurat. Sementara di dekat jembatan terlihat tumpukan kayu dan batu besar yang dibawa sungai Lawe Penanggalan.

Continue reading

Warga Pondok Labu Mulai Bersihkan Rumah

Warga Kampung Pulo, Pondok Labu, Jakarta Selatan mulai membersihkan sisa-sisa air dan lumpur di dalam rumah mereka yang dilanda banjir akibat meluapnya Kali Krukut sejak Sabtu, 21 Mei 2011. “Capek dan pegel juga membersihkannya,” kata Muniroh, 48 tahun, warga Kampung Pulo saat ditemui Senin, 23 Mei 2011.

Banjir setinggi sekitar satu meter telah menyisakan bercak-bercak lumpur di dinding rumah warga. Perabotan rumah tangga warga yang terbuat dari kayu juga terlihat rusak. Banjir ini mulai surut pada Minggu, 22 Mei 2011 siang. “Tapi tadi pagi masih ada genangan air,” ucap Muniroh.

Continue reading

Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan Pasien Antraks

Pemerintah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, membebaskan biaya pengobatan warga yang diserang antraks, baik yang menjalani perawatan maupun berobat jalan. Kebijakan itu dilakukan untuk memberikan pelayanan masyarakat secara baik.

“Bagi yang dirawat di RSU akan dimasukkan dalam asuransi Jamkesda, sehingga pasien tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar Kabid Pelayanan Kesehatan Finuril Hidayati, Kamis (19/5/2011).

Hingga hari ini, pasien antraks yang masih dirawat di rumah sakit hanya satu orang yakni Suradi. Sementara 10 pasien lainnya mendapat pengobatan di posko kesehatan di Desa Rejosari, Kecamatan Miri. Posko kesehatan akan dibuka hingga 6 hari mendatang.

Continue reading

Longsor Jalur Trans-Sulawesi di Mamuju

Jalur Trans-Sulawesi tepatnya di Desa Botteng, Kecamatan Simboro Kepulauan sekitar 20 kilometer arah selatan Kota Mamuju, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat, putus karena longsor, mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintasi jalan tersebut. Pemantauan di Mamuju, Minggu (15/5), jalan Trans-Sulawesi di Desa Botteng, Kabupaten Mamuju, yang menghubungkan antara Kota Mamuju dengan Kabupaten Majene, terputus akibat longsor sejak pukul 19.00 wita, tanpa dapat dilalui kendaraan.

Akibat longsor itu membuat ratusan kendaraan yang berasal dari arah utara yakni dari Kota Mamuju yang akan menuju Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, tertahan. Kendaraan tampak antrean panjang sejauh satu kilometer, karena tidak bisa melintasi jalan yang tertutup longsor itu.

Continue reading

Korban Perahu Tenggelam di Bengawan Solo Tuntut Keadilan

Sekitar 30 orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Pinggiran (Aliran) di Kabupaten Bojonegoro, Jatim melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (12/5) siang. Mereka menuntut keadilan bagi warga korban perahu tenggelam di Sungai Bengawan Solo, pekan lalu. Demonstran juga mendesak pihak DPRD dan Pemkab Bojonegoro bertanggungjawab atas musibah yang menelan sembilan korban jiwa.

Semula, mereka berunjukrasa di bundaran Adipura, Kota Bojonegoro. Demonstran juga melakukan orasi secara bergantian di tempat itu dengan membawa sejumlah poster. Di antaranya, bertuliskan “Perjuangkan aspirasi rakyat pinggiran, Nyawa rakyat bukan tumbal, Segerakan regulasi penyeberangan sungai, dan Realisasikan jembatan warga pinggiran.”

Continue reading

Longsor Timbun Dua Desa di NTT

Tanah longsor dan banjir mengepung Desa Hui, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (12/5).

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun, desa yang terletak sekitar 150 kilometer arah timur Kupang itu tidak bisa ditempati lagi. Pasalnya, hampir seluruh wilayahnya terkena longsor. Musibah itu terjadi akibat hujan deras yang berlangsung tanpa henti selama satu pekan terakhir. Tanah longsor paling banyak terjadi di areal perkebunan dan pertanian masyarakat.

Continue reading

Ironis, 4 Desa Lumbung Padi Tak Nikmati Nasi

Sejak puluhan tahun, empat desa di Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, tidak lagi menikmati nasi sebagai makanan pokok sehari-hari. Padahal, Kabupaten Bantaeng merupakan lumbung padi di Sulawesi Selatan.

Sebagai pengganti beras, warga mengonsumsi jagung kuning. “Sejak lahir, saya tidak pernah makan nasi karena orangtua saya tidak punya banyak uang untuk membeli beras. Sebagai gantinya, jagung kuning ini kami giling, lalu dimasak seperti nasi,” cerita Aminang kepada Kompas.com di rumahnya di Desa Pambumbungan, Rabu (11/5/2011) siang.

Continue reading

Longsor Susulan Putuskan Jalan ke Timur Tengah Selatan

Ribuan warga Dusun Oenoa, Desa Puna’a, Kecamatan Polen, Timor Tengah Selatan, NTT, terisolasi menyusul terputusnya akses jalan menuju wilayah itu akibat longsor susulan, Rabu (11/5) pagi. Terputusnya akses jalan mengakibatkan bantuan bahan makanan dan air bersih dari pemerintah tidak bisa disalurkan kepada pengungsi.

Gambar: www.floresnews.com

“Warga di Oenoa krisis air bersih karena sumur air minum mereka tertimbun longsor,” tutur Edy, warga So’e, ibu kota Timor Tengah Selatan yang dihubungi di Desa Puna’a. Tim penolong pun tidak mau mengambil risiko membawa bantuan ke dusun tersebut. Pasalnya, tanah di jalan yang terputus itu terus bergoyang dan sewaktu-waktu menimbulkan longsor yang lebih besar.

Continue reading

Banjir di Kutai Kartanegara, 3.234 KK Belum Terima Bantuan

Banjir yang berlangsung selama 3 pekan telah merendam ribuan rumah di 21 desa yang berada di 3 kecamatan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sebanyak 3.234 Kepala Keluarga (KK) yang berada di wilayah tersebut belum tersentuh bantuan Pemerintah Kabutapen setempat.

“Tidak ada bantuan Pak. Padahal kami sangat berharap adanya bantuan Pemkab. Misalnya sembako,” ujar salah seorang warga Desa Muara Kaman Ilir Basruni kepada detikcom, di Desa Muara Kaman Ilir, Kecamatan Muara Kaman, Selasa (10/5/2011).

Continue reading