CURUG – Bencana alam kerap terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Tangerang. Mengantisipasi musibah tersebut, sebanyak 84 orang anggota Korem 052 Wijayakrama Tangerang, mengikuti latihan posko 1 siaga bencana.
Pengantar 16-22 September 2014
Pembaca website bencana kesehatan, selamat bertemu kembali pada pengantar minggu ketiga September ini. Minggu ini kita akan menyimak mengenai persiapan penting Forum Nasional Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia dan kegiatan in house training Hospital Disaster Plan oleh Divisi Manajemen Bencana Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM di RSUD Prambanan Yogyakarta.
In House Training Hospital Disaster Plan RSUD Prambanan
RSUD Prambanan Yogyakarta berinisiatif untuk menyelenggarakan pelatihan penyusunan rencana penanggulangan bencana di rumah sakit dalam menghadapi bencana atau Hospital Disaster Plan (HDP). Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, 16-17 September 2014 di RSUD Prambanan. Kegiatan ini didampingi oleh tim Divisi Manajemen Bencana PKMK bersama Pokja Bencana FK UGM. Sebanyak 30 peserta pelatihan yang terdiri dari jajaran pimpinan, operasional, logistik, perencanaan dan keuangan RSUD Prambanan akan menyusun dokumen rencana penanggulangan bencana untuk rumah sakitnya. Silakan pembaca sekalian untuk menyimak laporan hasil pendampingan HDP rumah sakit- rumah sakit sebelumnya yang pernah kami dampingi sebelumnya pada menu Hospital Disaster Plan sebelah kanan website ini. Pembaca juga dapat mempelajari mengenai Hospital Disaster Plan pada modul online yang kami sediakan di website ini.
H-7 Menuju Forum Nasional JKKI 2014
Tinggal beberapa hari lagi menjelang penyelenggaraan Forum Nasional (Fornas) V Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia (JKKI). Tepatnya pada 24-26 September 2014. Agenda ini akan digelar di Trans Luxury Hotel, Bandung. Kemudian, ada tujuh Pokja akan menggelar pertemuan untuk membahas tema yang relevan dengan situasi saat ini. Berikut ini merupakan beberapa Pokja yang menjadi bagian dari Fornas JKKI 2014 antara lain: Pokja Pembiayaan, Pokja KIA, Pokja HIV/Aids, Pokja Kebijakan dan Pendidikan SDM, Pokja Kebijakan Pelayanan Kesehatan, Pokja Kebijakan Gizi Masyarakat dan Pokja Kebijakan Jiwa Masyarakat. Untuk pendaftaran peserta masih akan dibuka hingga hari H penyelenggaraan Fornas. Jika Anda tertarik, mari bergabung. Selengkapnya, silakan simak ![]()
16-22 September 2014
Mitigasi Bencana Gunung Slamet Rp 30 Miliar
Pemalang – Nihilnya aktivitas vulkanis Gunung Slamet sejak Sabtu, 13 September 2014, tidak membatalkan alokasi dana mitigasi bencana yang dianggarkan pemerintah. Selama Gunung Slamet masih berstatus siaga, serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana erupsi itu tetap dijalankan.
Jurnal dan Artikel
Masih dalam Proses Penyusunan
Policy Brief
Pengetahuan Manajemen Bencana Kesehatan
Pengetahuan Manajemen Bencana Kesehatan
Struktur Konsultan
Struktur Konsultan
Visi dan Misi
Divisi manajemen bencana adalah salah satu divisi yang berada dibawah Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM, berdiri sejak awal tahun 2008. Pembentukan divisi ini berdasarkan kebutuhan lapangan, yaitu belum ada konsep manajemen penanganan bencana yang bisa dijadikan referensi, khususnya di sektor kesehatan serta keterlibatan Institusi pendidikan secara intensif masih sangat terbatas jumlahnya.
Visi :
“Untuk merumuskan konsep manajemen penanggulangan bencana di sektor kesehatan dan implementasinya”
Misi :
“Untuk menyusun konsep Nasional manajemen bencana di Sektor Kesehatan yang mencakup seluruh lapisan masyarakat, serta sosialisasi, realisasi, evaluasi, dan pengembangannya”
Produk kegiatan dari Divisi Manajemen Bencana adalah:
- Penelitian
Penelitian untuk implementasi pengembangan manajemen kebencanaan dan manajemen penanggulangan bencana. - Seminar/Workshop :
Seminar/workshop tentang isu-isu kebencanaan mengenai Public Health emergency Respon/Rehabilitasi kepada Stakeholder dan Medical Emergency Respon untuk penyusunan Hospital Disaster Plan (Khusus untuk RS) - Pelatihan :
1. Pelatihan untuk peningkatan skill Penanganan Bencana (PPGD)
2. Pelatihan bagi para staff pengajar lembaga pendidikan Kesehatan
3. Pelatihan bagi Penyusun Hospital Disaster Plan (Hosdip) - Konsultasi/Pendampingan:
1. Pendampingan penyusunan sistem Manajemen Bencana untuk Pemda
2. Pendampingan penyusunan Hospital Disaster Plan untuk RS - Pengembangan Modul:
Modul kuliah untuk S0, S1, S2.
Sejarah
Sejarah
Jokowi-JK Diminta Prioritas Penanggulangan Bencana

Jakarta – Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono meminta kepada pemerintahan baru agar lebih memperhatikan kebijakan penanggulangan bencana.
Hal ini guna menyikapi risiko bencana khususnya erupsi gunung berapi dan gempa bumi yang sewaktu-waktu dapat terjadi di Indonesia. Terlebih saat ini terdapat 129 gunung api yang aktif.
“Sejak (tahun) 2.000, ada 12 kali kejadian gempa bumi terbesar di dunia yang menelan korban lebih dari 1.000 jiwa. Dan empat di antaranya terjadi di Indonesia,” katanya.
Menanggapi hal ini, Ketua International Association for Volcanology and Chemistry of the Earths Interior (IAVCEI) Raymond Cas menjelaskan salah satu model penanggulangan bencana erupsi gunung berapi yang diterapkan di seluruh dunia saat ini adalah dengan memahami perilaku gunung api yang akan meletus.
Hal itu bisa dilakukan melalui kemajuan pengetahuan dan teknologi, pengawasan dan observasi, sistem peringatan dini, serta komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat yang didukung media massa dan peneliti.
“Komunikasi dan informasi yang disampaikan harus seimbang. Selain itu yang tidak kalah penting adalah pendidikan tentang bahaya dan risiko bencana,” jelasnya.
sumber: inilah.com