PADANG-Baru dua pekan dilanda kemarau, Padang mulai terancam kekeringan. Untuk mengatasi itu, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Padang mengajukan permintaan bantuan program rekayasa cuaca kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Status Dieng Naik, 18 Gunung Api di Indonesia Waspada
BANDUNG – Meningkatnya status Gunung Dieng di Jawa Tengah dari Normal (level I) ke Waspada (level II), maka jumlah gunung api di Indonedia berstatus Waspada menjadi 18.
Ratusan Rumah di Kudus Terendam Banjir
Kudus – Ratusan rumah di Kudus, Jawa Tengah, terendam banjir, Ahad (10/3). Banjir disebabkan jebolnya tanggul Sungai Dawe di bagian hulu, tepatnya di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus.
Ratusan Rumah di Seram Barat Rusak Diterjang Banjir Bandang

SERAM BAGIAN BARAT – Hujan deras yang melanda Pulau Seram, Maluku, sejak epekan terakhir mengakibatkan banjir bandang di sejumlah dusun. Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa, namun ratusan rumah warga rusak parah. Belasan di antaranya hanyut terserat banjir.
Japan quake ‘heard at edge of space’
The great Tohoku earthquake in Japan two years ago was so big its effects were even felt at the edge of space.
Scientists say the Magnitude 9.0 tremor on 11 March 2011 sent a ripple of sound through the atmosphere that was picked up by the Goce satellite.
Indonesian volcano survivors relocated, better prepared
Yogyakarta – When Indonesia’s Mount Merapi, north of central Java’s capital Yogyakarta, started spewing thicker and more colourful clouds of smoke in October 2010, local residents wavered over the risk it signalled. The delay proved fatal.
Japan marks quake and tsunami anniversary
The earthquake and tsunami left more than 18,000 people dead or missing
Services have been held in Japan to mark the devastating earthquake and tsunami that struck two years ago.
Pokja Bencana Adakan Penggalangan Dana Alumnus Menyumbang Tim Bencana pada Malam Temu Alumni FK UGM
Laporan kegiatan penggalangan dana pokja bencana HOT NEWS
Pokja Bencana Adakan Penggalangan Dana Alumnus Menyumbang Tim Bencana pada Malam Temu Alumni FK UGM
Yogyakarta-PKMK. Telah dilaksanakan penggalangan dana untuk kegiatan kebencanaan di Indonesia yang akan dilakukan oleh Pokja Bencana FK UGM. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 2 Maret 2013 pukul 21.00 -21.10 WIB bertempat di Joglo Alumni FK UGM. Kegiatan ini masuk dalam rangkaian Temu Alumni Dies Natalis FK UGM. Selama 10 menit penggalangan dana dilakukan untuk menarik para alumni menyumbang kegiatan bencana.
Dalam rangkaian kegiatan ini, sejak siang telah dilaksanakan pameran ilmiah kebencanaan di Indonesia yang dilaksanakan di depan Lobby Auditorium FK UGM. Lihat lengkapnya pada link berikut
Pada malam hari area pameran di pindah ke utara Joglo Alumni FK UGM. Harapannya para alumni dapat mengetahui kegiatan pokja bencana selama ini yang terlibat dalam penanggulangan kebencanaan di Indonesia.

Penggalangan dana diiringi dengan pemutaran video dokumentasi kegiatan kebencanaan yang dilakukan Pokja Bencana selama 10 tahun ini (2004 – 2013). Pembukaan penggalangan dana di mulai ketika semua tim pokja bencana maju ke depan panggung. Tim pokja yang terlibat, dr. Handoyo Pramusinto, dr. Sulanto, Sutono, S.kep, Ns dan dr. Bella Donna serta didampingi oleh Prof. Laksono Trisnantoro dan Prof. Yati Soenarto

Pertanyaan-pertanyaan diberikan pada tim pokja bencana, seperti bagaimana proses pendanaan selama ini? Bagaimana memberangkatkan tim ke daerah bencana selama ini? Apakah pernah terjadi kekurangan dana? Ternyata selama ini, Pokja Bencana sering kali mengalami kekurangan dana untuk memberangkatka tim dan memenuhi kebutuhan logistik medis untuk daerah bencana. Selama ini pendanaan yang ada berasal dari asing dan lebih banyak “dana patungan”.
Pokja Bencana ini telah aktif membantu saudara-saudara kita yang menderita di bencana tsunami Aceh akhir tahun 2004, gempa Nias, gempa Padang, gempa Bantul, gempa dan tsunami Pangandaran, letusan Gunung Merapi di Yogyakarta, serta banjir Jakarta di tahun 2013. Kegiatan – kegiatan ini telah melibatkan tim yang kompeten beranggotakan sivitas akademika FK UGM, staf RS Sardjito, RS Akademik UGM, jaringan RS Pendidikan FK UGM, serta alumnus FK UGM. Kegiatan kelompok bencana dapat dilihat di www.bencana-kesehatan.net.
Kegiatan penanggulangan bencana memerlukan pembiayaan untuk akomodasi tim, perbekalan, logistik medis yang diperlukan untuk menolong korban dan pengungsian daerah bencana. Disamping pengiriman tim, kelompok Bencana juga selalu mempersiapkan diri dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan, workshop, sampai ke seminar di luar negeri. Selama ini kegiatan kelompok bencana ditopang oleh dana luar negeri, sumbangan dari perseorangan, dana dari FK UGM, dana dari UGM, dan juga dari Kementerian Kesehatan.
Untuk mendukung kesiapan dan kecepatan pengiriman tim bencana di masa mendatang, Kelompok Kerja Bencana alumnus FK UGM membuka program Alumnus Menyumbang Tim Bencana. Ada beberapa kategori penyumbang yang kami harapkan dapat rutin menyumbang setahun sekali. Untuk melihat leaflet Donasi silahkan ![]()

Penggalangan dana selama 10 menit berhasil menarik minat dan komitmen para alumni untuk menyumbang. Sebagian dari alumni memilih menyumbang secara kelompok dan katagori penyumbang kelompok yang terbanyak memilih katagori Penyumbang Platinum (besaran sumbangan lebih dari Rp. 10.000.000,00 /tahun/ kelompok). Sebagian lain juga memilih menyumbang secara pribadi dengan katagori sumbangan terbanyak adalah Penyumbang Platinum (besaran sumbangan lebih dari Rp. 1.000.000,00/tahun/orang).
Bagi Alumni dan Umum yang mau berkontribusi bagi penanggulangan bencana di Indonesia melalui Pokja Bencana FK UGM diharapkan bisa menyalurkan sumbangannya ke Yayasan Kagama Kedokteran Rekening Kelompok Bencana Bank BRI UGM No.Rek 1746-01-000001-30-2 atau lihat lebih jelas pada leaflet donasi di atas.
Pemkab Wonogiri Kewalahan Tangani Bencana
WONOGIRI – Pemkab Wonogiri mengaku kewalahan mengatasi kerusakan akibat bencana alam yang terjadi selama musim hujan tahun ini. Berdasarkan data yang diterima Pemkab, 68 fasilitas umum di 25 kecamatan rusak.
Earthquake shakes buildings in Tokyo

Jakarta: Two separate landslides triggered by torrential rain in western Indonesia have killed at least nine people, including four geothermal workers, and left 17 others missing, officials said today.
Continue reading