BNPB: Evakuasi Sekitar Gunung Sindoro Belum Diperlukan

REPUBLIKA.CO.ID – Terkait meningkatnya status Gunung Sindoro dari aktif normal menjadi waspada, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mengatakan belum perlu mengungsi. Hanya ada peningkatan status saja.

Kepala Pusat Humas dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan evakuasi atau pengungsian masyarakat sekitar gunung dilakukan jika status gunung sudah awas.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah sedang melakukan proses persiapan jika sewaktu-waktu warga harus mengungsi.”Kami sudah melakukan persiapan. Persiapan ini dilakukan karena Gunung Sindoro tergolong gunung yang jarang meletus,” kata Sutopo, Selasa (6/12).

Continue reading

Ratusan rumah Terendam Banjir di Ciamis

Ciamis (ANTARA News) – Seratusan rumah warga di dua Kampung Cintamaju dan Sukamaju, Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur, Selasa.

Salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir, Tati (40), mengatakan bahwa banjir tersebut disebabkan hujan deras yang mengguyur daerahnya selama tiga hari berturut-turut.

Derasnya air hujan, sementara sungai tidak mampu menampung menyebabkan air hujan tidak mengalir sehingga menggenangi rumah warga setinggi lutut orang dewasa.

Continue reading

Hipertensi dan Stress Mulai Menyerang Ratusan Korban Banjir Bandang Sulteng

Metrotvnews.com, Sigi: Ratusan korban banjir bandang di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Sigi, Sulawesi Tengah, mulai terserang penyakit. Umumnya mereka menderita hipertensi dan stres.

Tim kesehatan di lokasi banjir mencatat sudah 150 korban banjir datang berobat ke posko kesehatan. Diana, dokter di posko kesehatan, menyebutkan, selain hipertensi dan stres, banyak pula korban banjir yang menderita diare dan gatal-gatal.

Menurut Diana, warga terserang diare karena kerap meminum air sumur yang tercemar banjir. Air sungai pun tak bisa dipakai karena masih berwarna coklat pekat.

Bantuan air bersih kini belum masuk ke lokasi bencana. Warga Desa Bolapapu sementara mengonsumsi air dalam kemasan yang disediakan di posko kesehatan.(ICH)

Pencarian Korban Banjir Bandang Terus Dilakukan Meski Medan Sangat Berat

SIGI, KOMPAS.comAparat TNI dan polisi dengan dibantu warga, hingga Senin (5/12/2011) masih terus mencari korban banjir bandang yang diduga masih tertimbun material batu, kayu, dan lumpur. Pasca terjangan banjr bandang di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (3/12/2011) sore lalu, sudah lima korban tewas tertimbun longsor yang ditemukan.

Setelah menemukan satu korban pada Senin pagi yakni Martha alias Labo (61), petugas masih mencari satu korban lain yakni Theresia (65). Empat korban lain sebelumnya adalah Murni (65), dan cucunya Suci (7), Melati (47), dan Kaharuddin (47).

Continue reading

3 Faktor Penyebab Banjir di Kudus

KUDUS, suaramerdeka.com Bila dirunut, penyebab banjir di Kota Keretek disebabkan karena tiga faktor utama, yakni peningkatan debit, kondisi geografis lahan serta kekuatan sarana dan prasarana pengairan yang ada. Selain itu sejumlah perilaku publik ditengarai juga mempengaruhi potensi terjadinya banjir.

Kepala Seksi Penanggulangan Dampak Banjir dan Kekeringan pada Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Serang Lusi Juwana (PSDA Seluna), Hadi Paryanto, menyebut banjir yang terjadi pekan lalu berasal dari dua potensi, yakni kiriman dari lereng Gunung Muria dan debit air dari Sungai Serang, melalui Bangunan Pengendali Banjir Wilalung Lama (BPBWL) di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan.

Continue reading

Rangkaian Peristiwa Letusan Gunung Gamalama

Jakarta, detiknews.com – Satu jam sebelum meletus pada Minggu malam lalu, status Gunung Gamalama dinaikan dari waspada ke siaga. Status waspada telah diberlakukan terhadap gunung berapi di Ternate, Maluku Utara, itu sejak 2008.

Berikut ini kronologi letusan Gunung Gamalama yang dipaparkan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono. Paparan dari Mbah Rono itu dirilis oleh Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alama, Andi Arief, Senin (5/12/2012).

Continue reading

Gunung Sindoro Naik Level Jadi Waspada

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menaikkan status gunung Sindoro dari aktif normal menjadi waspada, mulai pukul 20.000 WIB, Senin (5/12). Petugas di Pos Pemantau Gunung Sindoro dan Sumbing di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, terus memantau perkembangan gunung yang berbatasan antara kabupaten Temanggung dengan Wonosobo propinsi Jawa Tengah tersebut.

“Status telah naik dari aktif normal menjadi waspada, Kami terus pantau perkembangan aktifitas gunung, ” kata Petugas Pos Pemantau Gunung Sindoro dan Sumbing di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, Sumaryanto, Selasa dini hari.

Continue reading

Solo Siaga Banjir

SOLO, Suaramerdeka.com – Semakin tingginya intensitas hujan membuat pihak yang biasa menangani banjir mempersiapkan diri. Tidak hanya mengecek perlengkapan, tapi penanganan saat di lokasi kejadian.

Untuk itu, dilakukanlah simulasi penanggulangan banjir Kota Solo 2011 oleh Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Surakarta melalui Divisi Taruna Tanggap Bencana (Tagana), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan sejumlah Karang Taruna dari berbagai kecamatan, bertempat di danau dan halaman Taman Balekambang, Manahan, Minggu (4/12).

Continue reading

Sungai-sungai daerah Magelang Berpotensi Besar di Terjang Lahar Dingin Merapi

Yogyakarta, detiknews.com – Jumlah material vulkanik erupsi Merapi tahun 2010 lebih banyak berada di lereng selatan yakni di Kabupaten Sleman dan Klaten. Namun ancaman banjir lahar hujan lebih banyak mengancam warga yang berada di lereng barat yakni Kabupaten Magelang.

“Di lereng barat lebih banyak material lepas yang berasal dari erupsi 2010,” ungkap Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), Subandrio saat diskusi mitigasi bencana yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta di Benteng Vredeburg, Jl Ahmad Yani, Senin (5/12/2011) sore.

Continue reading

2 Orang Meninggal Terkubur Banjir Bandang di Pati

PATI, KOMPAS.com – Selain merenggut dua korban jiwa serta belasan rumah hancur, banjir bandang di Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyebabkan ratusan siswa menunda ujian semester, Senin (5/12/2011). Para siswa Madrasah Ibtidaiyah Sultan Agung, misalnya, diliburkan setelah seluruh ruang kelas mereka terendam lumpur dan air.

Banjir yang terjadi Sabtu (3/12/2011),juga menghancurkan soal-soal ujian semester yang telah dipersiapkan. Lumpur juga mengubur empat unit komputer milik sekolah dan ratusan buku-buku.

Continue reading