Visi dan Misi Div Bencana Kesehatan

border-page

Visi dan Misi Bencana Kesehatan

border-page

VISI

Website bencana-kesehatan.net menjadi pemrakarsa keilmuan manajemen bencana kesehatan di Indonesia.

 

MISI

  • Menyebarluaskan pengetahuan dan informasi kebencanaan melalui update berita yang akurat dan terpercaya.
  • Menyebarluaskan informasi dan pengembangan Pelatihan Regional Disaster Plan dan Hospital Disaster Plan bagi pemerintah daerah, Dinas Kesehatan dan rumah sakit di Indonesia.
  • Meningkatkan jumlah referensi kebencanaan yang berasal dari artikel, jurnal, buku dari dalam maupun luar negeri dan peraturan perundang-undangan.

TIM Divisi

border-page

Tim Divisi Bencana Kesehatan FK UGM

border-page

tim 01

Prof.dr.Laksono Trisnantoro,MSc,Ph.D

dr. Hendro Wartatmo, SpB.KBD

dr. H. Sulanto Saleh-Danu, SpFK

dr bella

dr Bella Donna, M.Kes

 

Sutono, S.Kep.Ns

 

tim 06

Dr. Handoyo Pramusinto, SpB

madelina

Madelina Ariani

happy

Happy R. Pangaribuan SKM, MPH

gde

Apt. Gde Yulian Yogadhita, M.Epid.

 

dr alif indira

dr. Alif Indiralarasati

 

dr alif

dr. Muhammad Alif Seswandhana

Irvan Taufik, S.T. 

 

Fauzie Rahman, SKM.

Pria kelahiran 21 April ini adalah lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat (PSKM) FK Unlam Banjarmasin tahun 2008 dan kemudian bergabung di Bidang Promosi Kesehatan dan Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru selama 4 bulan sejak awal tahun 2008, mulai Mei 2008 menjadi Verifikator Independent Kota Banjarbaru untuk Program Jamkesmas sampai akhir tahun 2008, di awal tahun 2009 menjadi Dosen Tetap pada Bidang Promosi Kesehatan dan AKK di PSKM FK Unlam. Kemudian tahun 2010 melanjutkan Pendidikan Pascasarjana Peminatan Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan (KMPK) di IKM FK UGM, bergabung di Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan (PMPK) FK UGM Divisi Manajemen Bencana sejak Juli 2011 sebagai asisten karena ketertarikannya pada bidang manajemen bencana.

dr Bella Donna, M.Kes

dr. Bella Donna, M.Kes adalah dokter lulusan Fakultas Kedokteran Umum di Universitas Methodist Indonesia, Medan. Kemudian menempuh pendidikan Program Pasca Sarjana Peminatan Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan di IKM FK UGM.

Sejak tahun 1994  bertugas di Puskesmas Kelayang, Propinsi Riau, kemudian thn 1999 bertugas di puskesmas Waena Propinsi Papua dan  tahun 2002 bertugas di puskesmas Kraton Yogyakarta  serta terakhir tahun 2007 sampai sekarang masih tercatat menjadi salah satu staf di Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan FK UGM. Beliau bersama-sama dengan WHO dan Pusat Penanggulangan Krisis Depkes tergabung dalam Fasilitator International Training Consortium Disaster Risk Reduction (ITC-DRR) yang selalu dilaksanakan tiap tahun di Perguruan Tinggi  di Indonesia secara bergantian. Sesuai dengan latar belakang keilmuwan, beliau banyak membantu di penelitian-penelitian dan menjadi fasilitator di berbagai pelatihan yang bersifat kebencanaan terutama  mengenai  manajemen Bencana di daerah dan Rumah Sakit

Prof.dr.Laksono Trisnantoro,MSc,Ph.D

Prof.dr.Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D, Guru Besar di Fakultas Kedokteran dan Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dilahirkan pada tanggal 27 Agustus 1961 di Yogyakarta. Menikah dengan dr. Ida Safitri Laksanawati, Sp.A dan mempunyai dua orang putri. Sejak tahun 1998 – 2009 menjadi Direktur pada Pusat Manajamen Pelayanan Kesehatan (PMPK) Fakultas Kedokteran UGM, sekaligus sampai saat ini masih menjadi Editor Kepala Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan. Beliau juga merupakan Ketua Minat Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan (KMPK) pada S2 IKM serta Saat ini juga aktif sebagai Pengelola Program Doktor Fakultas Kedokteran UGM. Lulus pada pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran UGM (1987), mendapat gelar Master of Science (M.Sc) in Health Economics, Departement of Economic, University of York, United Kingdom (1989), gelar Ph.D Program in Health Policy Unit, London School of Hygiene and Tropical Medicine, join program with London School of Economics, University of London, United Kingdom (1993) dan Post-Doctoral di Harvard Medical School, Department of Social Medicine, Boston, United State (2002). Gelar Profesor di Universitas Gadjah Mada diperoleh pada tahun 2006. Sebagai Konsultan, area penelitian dalam manajemen dan kesehatan dalam aspek ekonomi dan strategis sistem dan lembaga-lembaga di sektor kesehatan. Berbagai artikel telah ditulis di berbagai jurnal dalam negeri dan juga publikasi internasional. Prof. Laksono Trisnantoro juga menulis beberapa buku yaitu Aplikasi Ilmu Ekonomi dalam Manajemen Rumahsakit yang diterbitkan oleh Gadjah Mada University Pers (2004) dan Aspek Strategis dalam Manajemen Rumahsakit yang diterbitkan oleh Andi Offset (2005). Sebagai editor dan menulis bersama kolega lainnya dalam buku Desentralisasi Kesehatan di Indonesia dan Perubahan Fungsi Pemerintah 2001 – 2003 : Apakah merupakan periode uji coba? diterbitkan oleh Gadjah Mada Univesity Pers (2005), Pelaksanaan Desentralisasi Kesehatan di Indonesia 2000 – 2007: Mengkaji Pengalaman dan Skenario Masa Depan yang diterbitkan oleh BPFE (2009).

TOT Perencanaan Mitigasi Bencana

TOT Perencanaan Mitigasi Bencana dilaksanakan pada tanggal 16 – 26 Oktober 2011, dibuka oleh Kepala Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) UGM yang didampingi Kepala LPPM UGM dan Kapusbindiklatren BAPPENAS.

Pembelajaran dalam kegiatan ini menggunakan metode yang bervariasi dan yang utama para peserta diberi teknik menggunakan table top, dengan harapan peserta tidak hanya diberi materi tetapi juga mengetahui lebih mendalam mengenai materi yang disampaikan dan bisa lebih aplikatif. ToT ini melibatkan narasumber dan instruktur yang memang kompeten di bidangnya masing- masing. Salah satunya adalah dari Tim PMPK FK UGM. Tim PMPK FK UGM dengan PSBA pernah bekerjasama untuk kegiatan lain. Pada kegiatan ini, Tim PMPK terlibat menjadi Narasumber pada Modul 4 yaitu mengenai Manajemen Kedaruratan Dasar. Narasumber yang terlibat adalah:

1.    Dr. Hendro Wartatmo, Sp.BKD

Materi: Bantuan Kemanusiaan dan Manajemen Logistik

Pada sesi ini, disampaikan materi dengan judul “Bantuan Kemanusiaan dan Manajemen Logistik”. Beliau menjelaskan tentang pengertian dari kemanusiaan dalam konteks bencana, pengungsi dan relawan. Selain itu, dijelaskan tentang bencana logistik yang pernah terjadi di beberapa kejadian bencana, permasalahan dalam bidang logistik, khususnya logistik medik untuk keadaan emergensi (kegawatdaruratan) serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan untuk mempersiapkan logistik medis. Mekanisme logistik juga di uraikan pada sesi ini baik dari segi pemilihan/seleksi logistik medik, penyimpanan, distribusi dan penyaluran, penggunaan logistik, serta SDM dan sarana-prasarana yang dibutuhkan.

alt

2.    Dr. Handoyo Pramusinto

Materi: Penanganan Penderita Gawat Darurat

Dr. Handoyo Pramusinto pada sesi ini memberikan materi dengan judul Penanganan Penderita Gawat Darurat. Diawal sesi, beliau memaparkan tentang pengertian dari bencana menurut UU RI No.24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan menurut WHO serta memberikan contoh kejadian yang disebut dengan bencana. Kemudian dijelaskan pula mengenai respon kegawatdaruratan Medis yang meliputi fase pre-hospital dan fase hospital. Pada fase-fase tersebut dijelaskan juga mengenai tahap-tahap yang dilakukan untuk penanganan korban bencana baik dari tahap triase, terapi sampai transfer korban.

alt

3.    Dr. Bella Donna, M.Kes

Materi: Promosi Kesehatan dan Surveilans Bencana

Sesi mengenai Promosi Kesehatan dan Surveilans Bencana disampaikan oleh dr. Bella Donna, M.Kes. Pada sesi ini, dijelaskan dua materi secara langsung, yaitu aspek promosi kesehatan pada masa bencana serta surveilans yang dilakukan pada masa bencana. Pemaparan diawali dengan penjelasan mengenai peran dari promosi kesehatan pada manajemen bencana dan pada berbagai tahap bencana, strategi dan media promosi kesehatan, serta siklus promosi kesehatan menurut Dignan and Carr (1992). Kemudian, pada sesi surveilans dijelaskan mengenai peran surveilans pada kejadian bencana serta surveilans respon dalam manajemen bencana dan penanganan bencana. Dijelaskan bahwa peran surveilans respon pada penanganan bencana meliputi penilaian cepat, penilaian lanjutan, respon segera dan respon terencana.

alt

Selain itu juga, dilakukan Diskusi mengenai Emergency Response bersama Kepala PSBA UGM

alt

Galeri Foto

{gallery}tot_y{/gallery}

TOT ini ditutup pada hari kesepuluh, Kamis, 27 Oktober 2011. Acara ditutup secara resmi oleh Wakil Pusbindiklatren, Wakil PSBA UGM, Kepala Geoinfo UGM.