Transformasi Global Ilmu Kebencanaan ke Dalam Sistem Pendidikan Pengurangan Risiko di Indonesia

Artikel ini mengeksplorasi asal mula pengetahuan pengurangan risiko bencana (PRB) dalam konteks global dan bagaimana perkembangannya dalam sistem pendidikan Indonesia sejak kemerdekaannya pada 1945 hingga 2018. Artikel ini berpendapat bahwa pendidikan PRB di Indonesia merupakan perkawinan antara pengetahuan global dan pengalaman lokal, yang kurang kesiapan (pengetahuan dan keterampilan) dan telah mengakibatkan krisis kemanusiaan. Dengan menggunakan pendekatan sejarah, artikel ini menemukan bahwa transformasi pengetahuan global dan pendidikan PRB di Indonesia belum berjalan efektif, sementara di lapangan program masyarakat tentang pendidikan PRB semakin berkembang

Selengkapnya

Child Nutrition in Disaster: A Scoping Review

Bagaimana kesenjangan gizi anak pada saat terjadi bencana? Bagi anak-anak, bencana dapat berarti kelaparan, pemerkosaan, kehilangan ruang gerak, ketakutan, kurangnya akses ke perawatan kesehatan, penyakit, keputusasaan, dan kehilangan orang tua dan orang-orang terkasih. Program penanganan kesehatan pada anak adalah bagian dari peran sub klaster gizi kesehatan dan sub klaster kesehatan reproduksi. Artikel berikut dilakukan untuk mengidentifikasi kesenjangan gizi anak pada saat terjadi bencana. Isu kesehatan khusus terkait gizi anak saat bencana diantaranya praktik menyusui, alergi makanan dan faktor sosial budaya. Malnutrisi sebelum bencana, kerawanan pangan, tempat tinggal pengungsian, praktik pemberian ASI yang buruk, faktor sosial budaya, tantangan organisasi sangat mempengaruhi nutrisi anak dalam bencana. Studi ini merekomendasikan pendekatan yang terkoordinasi dengan baik dan eksplisit yang mencakup kesiapsiagaan, advokasi, pengembangan/pembaruan kebijakan, dan pendidikan anak-anak, keluarga dan relawan kesehatan tentang nutrisi

Selengkapnya

Penetapan Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Alam Gempa Bumi Cianjur

AnnotateKeputusan Bupati Cianjur 360/KEP.420-BPBD/2022 ini diterbitkan bupati Cianjur pasca masa tanggap darurat gempa selesai pada 20 Desember 2022. Regulasi ini menjelaskan terkait penetapan status transisi darurat ke pemulihan bencana alam gempa bumi. Maka diperlukan upaya strategis agar pemulihan warga terdampak agar mendapat penghidupan layak dari sisi tempat tinggal dan ekonomi. 

Selengkapnya

Management of Pregnant Women’s Nutrition in Disaster Emergencies in Indonesia: A Systematic Review

Japan Tsunami: Why America Isn't Ready for a DisasterPenanganan kesehatan ibu hamil menjadi tanggung jawab Sub Klaster Kesehatan Reproduksi saat bencana. Hal yang pertama sekali dilakukan ketika terjadi bencana adalah assessment awal untuk mendata kelompok rentan dalam hal ini ibu hamil yang terkena dampak bencana. Data awal ibu hamil tentunya sudah ada di setiap fasilitas kesehatan sebelum terjadi bencana. Data ini yang mendasari untuk segera mendapatkan informasi dampak bencana kepada ibu hamil. Dampak bencana yang tinggi dan berkepanjangan serta asupan gizi yang kurang sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu hamil. Dalam pemenuhan gizi ibu hamil Sub Klaster Kesehatan Reproduksi bekerja sama dengan Sub Klaster Kesehatan Gizi. Penelitian ini berfokus pada kebutuhan gizi ibu hamil saat bencana. Hasil penelitian menyebutkan beberapa penanganan gizi ibu hamil yang dapat dilakukan seperti mengukur status gizi, mengatur kebutuhan dan makanan ibu hamil, memberikan makanan tambahan dan suplemen untuk ibu hamil seperti tablet tambah darah, asam folat, kalsium, dll. Pengelolaan gizi pada saat darurat bencana dapat membantu menjaga kontrol gizi pada ibu hamil dan menjamin kesehatan ibu dan janin.

Selengkapnya

Melibatkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Accident Disaster selama COVID-19

Bencana sangat kompleks dan dapat melibatkan berbagai jenis bencana. Sejak awal pandemi COVID-19, berbagai bencana darurat kesehatan masyarakat, accident disaster, dan bahaya alam telah sering terjadi di seluruh dunia; penting untuk membangun jaringan kerja sama darurat bencana gabungan yang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji runtuhnya bangunan 7 Maret di Quanzhou sebagai studi kasus. Kasus ini merupakan tipikal bencana majemuk yang melibatkan darurat kesehatan masyarakat dan bencana kecelakaan selama COVID-19. Berdasarkan analisis jaringan, respon keseluruhan dan karakteristik dinamis dari kolaborasi darurat untuk bencana majemuk diperiksa dalam penelitian ini. Jaringan kolaborasi darurat bencana majemuk (ECN) dibangun dengan mengidentifikasi hubungan interaksional antara organisasi darurat. Artikel ini dipublikasikan pada 2022 di jurnal MDPI.

Selengkapnya

ASEAN Institute on Disaster Health Management (AIDHM)

bendera ASEAN2

bendera ASEAN2

ASEAN Institute on Disaster Health Management (AIDHM) merupakan wadah jejaring negara-negara regio ASEAN dalam bidang manajemen bencana kesehatan. AIDHM berada di bawah koordinasi dari ASEAN Health Cluster 2 (AHC 2) yang mana di bawah komando dari Senior Officials Meeting on Health Development (SOMHD) dan ASEAN Health Ministers’ Meeting (AHMM). AIDHM bertugas memfasilitasi dan mendukung ASEAN Academic Network on Disaster Health Management, mengelola kegiatan akademik untuk memperkuat kapasitas manajemen bencana, memberikan konsultasi dan bantuan terkait kegiatan manajemen bencana, dan mengkoordinasi serta mendukung pendirian regional disaster health training centers

SELENGKAPNYA

HARI RELAWAN INTERNASIONAL ke-37: DEKLARASI SIAP BERKOLABORASI & MENJADI BAGIAN DARI TENAGA CADANGAN KESEHATAN

hari relawan

hari relawan

Setiap 5 Desember diperingati sebagai hari relawan internasional oleh United Nations atau Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Peringatan tersebut dideklarasikan pada 1985, sehingga pada 2022 ini adalah peringatan hari relawan internasional sudah yang ke-37. Hari ini dibentuk untuk memperingati dan menghormati para sukarelawan di dunia yang merupakan salah satu mekanisme untuk transformasi sosial, lingkungan dan ekonomi. Gerakan ini juga salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran sosial untuk seluruh masyarakat di dunia, dimana menjadi relawan adalah memberi, berbagi, mendukung orang lain dan meningkatkan kepedulian. Namun demikian, meskipun tujuan peringatan Hari Relawan Internasional untuk meningkatkan kesadaran tentang dunia kerelawanan dan mengajak semua lapisan untuk terlibat langsung membantu daerah terdampak bencana, dan peringatan ini dibuat sebagai upaya mendorong pemerintah dan para relawan serta mengakui kontribusi relawan. Sudah saatnya, untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, peringatan hari relawan tidak sekedar mengajak saja, tapi juga membangun sistim relawan yang berkelanjutan dan berkesinambungan sehingga sasaran pembangunan dan system Kesehatan itu sendiri dapat terwujud.

Selengkapnya

Update Manajemen Bencana Kesehatan

kalsel sumsel1

kalsel sumsel1

Pembaca website sekalian, melalui laman ini kami mencoba membagikan informasi mengenai penanganan bencana yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia saat ini. Laman ini harapannya dapat menjadi dokumentasi kegiatan tim ataupun berbagai data informasi resmi yang sangat berguna sebagai media pembelajaran kebencanaan kita bersama.

Gempa Sulbar    Banjir Kalsel

LIVE REPO

Kebijakan/Aturan

Dukungan Tim Manajemen Kesehatan untuk Letusan Gunung Semeru

semeru ahs ugm

semeru ahs ugm

Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur terjadi pada Sabtu, 4 Desember 2021 pukul 15.00 WIB. Berdasarkan data sementara BPBD Provinsi Jawa Timur, awan panas guguran Gunung Semeru mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, luka berat sebanyak 69 orang dan luka ringan 100 orang (06/12/2021). Total korban terdampak di Kabupaten Lumajang sebanyak 5.205 orang. Relawan kesehatan khususnya tenaga medis sudah banyak dikirim ke lokasi dan sementara cukup menangani korban bencana. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM turut berpartisipasi dalam penanganan bencana Gunung Semeru. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM berkoordinasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dan Pemerintah Daerah Jawa Timur untuk mendapatkan informasi awal terkait updape kondisi dan kebutuhan penanganan bencana Gunung Semeru. Dari hasil diskusi tersebut, pemerintah daerah membutuhkan relawan yang dapat membantu Dinas Kesehatan Kab. Lumajang dalam hal manajemen penanganan bencana. Manajemen penanganan bencana yang dimaksud adalah melakukan pemetaan respon tanggap darurat, manajemen relawan kesehatan dan sistem pelaporan penanganan. Pokja Bencana FK-KMK UGM dan AHS UGM siap menugaskan per 6 Desember 2021 relawan manajemen bencana kesehatan ke Lumajang, Jawa Timur. Informasi terkait berita/artikel Bencana Gunung Semeru, Laporan Kegiatan Tim serta Live Report dapat dibaca berikut :

Berita/Artikel Gunung Semeru      

Laporan Kegiatan Harian 

Live Report

Infografis Data Layanan Pos Kesehatan

Pendampingan Online: Penyusunan Rencana Penanganan Bencana di Rumah Sakit

header bimtek hdp bencana

header bimtek hdp bencana

Hospital disaster plan diamanatkan dalam UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, yang salah satu bunyinya: Rumah sakit mempunyai kewajiban memiliki sistem pencegahan kecelakaan dan penanggulangan bencana. Namun, penyusunan hospital disaster plan (HDP) yang terkendala di rumah sakit akan menyebabkan sulitkan operasionalisasi manajemen penanganan bencana mulai dari pembagian tugas yang jelas, alur komunikasi dan rencana alternatif. Divisi Manajemen Bencana Kesehatan PKMK UGM menyelenggarakan Pelatihan dan Pendampingan HDP pada Mei hingga Juli 2022. Kegiatan ini intensif dilakukan secara online dengan biaya 5 juta Rupiah per instansi (5 orang/ instansi).

Selengkapnya   |   Materi & Arsip Kegiatan