Loading Now

1 Korban Longsor Bangli Belum Ditemukan

DENPASAR–MICOM: Dua korban yang diduga tewas dalam bencana tanah longsor di Desa Belandingan, Kabupaten Bangli, Bali hingga Kamis Siang(15/3) belum dtemukan. Kedua korban tersebut, Wayan Tapa, 12, dan Wayan Budaradnya, 25, keduanya asal Desa Belandingan.

Humas Badan SAR Denpasar Amtarama saat dimintai konfirmasi mengatakan, pihak SAR bekerja sama dengan unsur kepolisian serta masyarakat masih terus mencari dua korban tersebut. “Kami kembali melakukan pencarian sejak pukul 06.00 tadi, tapi belum juga menemukan dua korban tersebut,” ujarnya.

Dalam pencarian itu, SAR menerjunkan 15 personel bergabung bersama-sama anggota dari Polda Bali, Polsek Kintamani dan Polres Bangli. Kendala yang dihadapi dalam pencarian dua korban itu, kata Amtarama, karena medan di lokasi cukup berat ditambah cuaca yang belum bersahabat.

Bencana tanah longsor di Desa Belandingan dan Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, empat korban tewas sudah dievakuasi. Mereka adalah Wayan Dastri, 29, Made Karbi, 36, Ni Komang Witri, 46, dan Ketut Hery Saputra, 5

Kemudian pada hari Kamis sore, satu korban longsor Desa Blandingan dan Desa Pinggan, Kintamani, Bali, kembali ditemukan oleh petugas search and rescue (SAR). Dari enam korban hilang, hingga Kamis Sore(15/3), lima korban tewas berhasil ditemukan.

Korban yang berhasil ditemukan adalah I Made Mudaraya (25). Korban ditemukan terkubur di lokasi longsor Desa Blandingan. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka.

Para korban yang sebelumnya telah ditemukan adalah Ni Mangku Witri (40), Rasti (38), Made Kardi (26), Made Mudaraya (25), dan seorang bocah berusia lima tahun bernama Heri Saputra.

Pihak tim SAR dan warga rencananya akan mencari satu korban lain yang belum ditemukan pada hari ini.

Post Comment

YOU MAY HAVE MISSED