Gunung Marapi Meletus Dua Kali
Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (BGPVMB) Bukittinggi, Sumatra Barat, mencatat Gunung Marapi meletus sebanyak dua kali, Minggu (9/10).
“Alat seismograf melaporkan letusan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB serta pukul 08.16 WIB,” kata Petugas BGPVMB Bukittinggi, Warseno, di Bukittinggi, Minggu (9/10).
Menurut dia, letusan yang ditimbulkan gunung sempat mengeluarkan abu vulkanik menuju tenggara atau daerah Simabur dan Pariangan, Kabupaten Tanahdatar.
“Abu menerpa dua daerah itu hanya tipis, sehingga belum membahayakan kesehatan warga. Akan tetapi kewaspadaan warga tetap ditingkatkan akibat abu yang dimunculkan gunung itu,” katanya.
Ia mengatakan, BGPVMB masih belum akan menurunkan status aktivitas vulkanik gunung itu dari waspada atau level II, menyusul letusan gunung berketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu masih terjadi. “BGPVMB masih merekomendasi larangan melakukan pendakian,” katanya.
Salah satu gunung api aktif di Sumbar itu telah mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak 3 Agustus 2011 sekitar pukul 09.00 WIB. Gunung itu sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang berketinggian 1.000 meter dan menjangkau sejumlah daerah di Sumbar seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang.
Sejak peningkatan aktivitas vulkanik gunung itu, BGPVMB selalu memantau perkembangan gunung tersebut. Namun, katanya, petugas tidak lagi mendatangi lokasi karena seismograf yang dipasang di daerah Batu Palano dan Lasi sudah bekerja maksimal.
Pihaknya telah memasang tiga seismograf dan satu digital analog di ketinggian 2.000 mdpl di daerah Batu Palano dan ketinggian 1.500 mdpl di Lasi.
Gunung Marapi Bukittinggi terakhir kali meletus pada 2005. Saat dalam status siaga, Kota Bukittinggi, merupakan salah satu daerah evakuasi. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Tandikek itu selalu menjadi tujuan pendaki dari dalam maupun luar Sumatra Barat. Setiap pergantian tahun baru, gunung itu selalu ramai oleh pendaki.
Akses pendakian Gunung Marapi mudah dicapai. Titik awal pendakian di Kotobaru, Tanah Datar dengan lama perjalanan dari Kota Padang menuju Kotobaru sekitar 1,5 jam.
Post Comment