Ulat tentara rusak ratusan hektar padi

Empat kecamatan di Kab. Padanglawas Utara Sumatera Utara, diserang ulat grayak atau yang biasa disebut warga Paluta ulat tentara. Serangan ulat ini cukup membuat warga sengsara. Sebab, warga harus menanam kembali padi yang belum sempat dipanen. Empat kecamatan yang diserang ulat grayak, antara lain: Kecamatan Padang Bolak, Portibi, Halongonan, dan Padang Bolak Julu. Hama itu menyerang tanaman padi yang hampir berbulir.

Gambar: www.wikipedia.org

Continue reading

Gempa 6,0 SR Guncang Kota Kendari

Gempa dengan kekuatan 6,0 SR di Kota kendari, Sulawesi Tenggara sekitar pukul 07.25 Wita pada lokasi 4,11 LS, 122 ,61BT ( 16 KM Tenggara Kota Kendari ) dengan kedalaman 20 km membuat warga panik dan berhamburan ke luar rumah. Warga BTN Kendari Permai Kecamatan Kambu Kota Kendari, Sulawesi Tenggara berteriak histeris saat gempa pertama yang terjadi sekitar 10 detik menggoyang Kota Kendari. Siswa SD Negeri 10 Poasi ikut berhamburan ke luar kelas. Orang tua siswa yang juga merupakan warga BTN Kendari Permai langsung berlarian menuju sekolah untuk menjemput anak mereka untuk menyelamatkan diri gempa susulan.

Gambar: bmkg.go.id

Continue reading

Ulat Jenis Baru ‘Sambangi’ Pamekasan

Belum hilang rasa trauma warga Pamekasan terhadap serangan ribuan ulat bulu di Kecamatan Larangan. Kini warga Kecamatan Kadur dikejutkan dengan munculnya ribuan ekor ulat aneh mirip cacing yang menyeruak dari dalam tanah. Meski tidak merusak tanaman, namun ulat sepanjang 2 cm itu, menggegerkan warga Dusun Tampak Desa Kadur, Kecamatan Kadur.

Dari anatomi tubuhnya, ulat aneh ini memiliki warna tubuh kemerahan mengkilap. Cara berjalan, menggeliat seperti cacing namun bergerombol. Ulat misterius ini, muncul dari dalam tanah yang permukaannya berlumut. Ada pula yang bergerombol di balik dinding rumah yang berlumut.

Continue reading

Jalan Putus, Bantuan Bencana Benenain Tertahan

Bantuan bagi para korban bencana alam di Kecamatan Malaka, Kabupaten Belu sejak Senin (18/4) tidak bisa disalurkan akibat jalan menuju lokasi bencana putus total, menyusul ambruknya jembatan Wemasa, di Desa Lakekun, Kecamatan Kobalima. “Saat ini memang ada hambatan dalam pengiriman bantuan ke lokasi bencana karena jalur jalan menuju ke lokasi putus total,” kata Wakil Bupati Belu Lodovikus Taolin di Kupang, Kamis (21/4).

Continue reading

Ini Dia 4 Jenis Ulat Bulu yang Ada di Jakarta

Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta telah menyelidiki jenis ulat bulu yang marak di Jakarta. Dari 4 jenis ulat itu dipastikan bukanlah wabah yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat. “Jadi kita sudah menyelidiki ulat-ulat bulu yang kita ambil dari beberapa kawasan yang terdeteksi ada hama ulat bulu,” ujar Kadis Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Ipih Ruyani, dalam jumpa pers di Gedung Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2011).

Continue reading

Pembekalan Fasilitator Wilayah Timur dan In House Training RS Sidoarjo

alt

Pembekalan Fasilitator Wilayah Timur dan In-house Training RS Sidoarjo-Jatim untuk Rencana Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit

 

alt

Pada tanggal 8 – 12 Mei 2010 telah dilaksanakan kegiatan “Pembekalan Fasilitator Wilayah Timur dan In-house Training RS Sidoarjo-Jatim untuk Rencana Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit”, untuk kegiatan Pembekalan Fasilitator ini bertempat di Hotel Java Paragon, sedangkan untuk In-House Training dilakukan di RS Sidoarjo Surabaya. Kegiatan pembekalan yang dilakukan bertujuan agar peserta memahami prinsip-prinsip Hospital Disaster Plan kemudianmampu melakukan In-House Training sampai selesai serta mampu melakukan monitoring hasil In-House Training. Untuk pelatihan calon fasilitator, diharapkan peserta sebagai fasilitator memahami Hospital Disaster Plan, memahami bahwa Hospital Disaster Plan berbeda di tiap rumahsakit, kemudian mendapatkan fasilitator yang mandiri dan berkualitas serta benar-benar mempunyai komitmen untuk membantu rumahsakit membuat Hospital Disaster Plan dan menjadi tim yang berperan aktif dalam Disaster Plan disetiap wilayah regional serta bisa mencari sumber pendanaan di daerahnya masing-masing. Sementara itu, dalam pelatihan in-house training di RS Sidoarjo diharapkan peserta di RS mampu membuat Plan of Action atau POA yang operasional dan setelah in-house training peserta mampu mempraktekkan Hospital Disaster Plan.

Ada 4 tahap dalam Proses Pelatihan yang telah dilakukan, yaitu: tahap pertama dilakukan dengan pelatihan jarak Jauh melalui teleconference kepada semua peserta untuk mensosialisasikan materi modul Hospital Disaster Plan dengan harapan menjadi dasar pengetahuan bagi para fasilitator; tahap kedua diselenggarakan di tempat pelatihan dengan pemberian pembekalan bagi peserta pelatihan yang bermanfaat untuk menambah wawasan bagi calon fasilitator, sehingga sebelum tahap selanjutnya dilaksanakan peserta dapat lebih memahami dan menguasai materi yang akan diberikan; tahap selanjutnya adalah para fasilitator akan langsung melakukan pelatihan awal di sebuah rumah sakit daerah dan rumah sakit yang terpilih adalah RS Sidoarjo, tahap ini bersifat in-house training. Tahap keempat adalah para fasilitator di luar wilayah Surabaya kembali ke tempat masing-masing. Fasilitator Surabaya dan pusat akan terus mendampingi RS Sidoarjo dalam menyusun Hospital Disaster Plan. Proses pelatihan akan dilanjutkan melalui website. Para fasilitator lain (di luar wilayah Surabaya) diharapkan mengikuti proses pelatihan dengan menyimak perubahan apa yang ada di RS Sidoardjo melalui website. Diharapkan metode ini mampu mendukung tersedianya fasilitator di 9 regional yang ada dan yang siap membantu rumah sakit yang berada di daerah rawan bencana di Indonesia dalam membuat Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit atau Hospital Disaster Plan.

Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas peserta fasiliator, yaitu mereka yang sudah mengikuti Training of Fasilitator jarak jauh, mempunyai komitmen yang jelas dan kuat terhadap program disaster planning dan mempunyai pemahaman yang cukup terhadap salah satu atau beberapa modul Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit atau HDP yang telah di ajarkan sebelumnya. Sementara itu, untuk Peserta In-House Training adalah Manajemen Rumah Sakit yang telah memahami prinsip-prinsip kesiapan rumah sakit dalam menghadapi bencana (Hospital Preparedness). Untuk mengikuti rangkaian Kegiatan yang dilaksanakan, bisa mengklik pada tombol dibawah ini:

Agenda Kegiatan

altaltaltaltalt

Emergency Sign Post

Serangan Ulat Bulu di Jatim Patut Diwaspadai Hingga Agustus

Daerah yang diserang ulat bulu di Jawa Timur telah meluas. Perkembangbiakan ulat tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga empat bulan ke depan karena kondisi iklim yang mendukungnya. “Kita terus melakukan penelitian dan penyemprotan desinfektan di wilayah Jatim,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jatim, Wibowo Eko Putro saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (12/4/2011).

Eko memperkirakan, serangan ulat bulu di sejumlah daerah itu akan terus berlangsung hingga 4 bulan ke depan atau hingga Agustus 2011. Menurutnya, perkiraan tersebut disebabkan masih tingginya kelembaban suhu akibat hujan yang masih terus berlangsung.

Continue reading

BANJIR BANDANG DI ACEH TENGGARA

Semadam Disapu Banjir Bandang* Ribuan Warga Mengungsi, Dua Hilang.
KUTACANE – Sejumlah desa di Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), tadi malam disapu banjir bandang yang menerjang dari pegunungan. Air bercampur lumpur, batu, dan kayu memporak-porandakan setidaknya empat desa, yaitu Lawe Beringin Gayo, Lawe Mejile, Simpang Semadam, dan Semadam Awal. Ribuan warga mengungsi, dua di antaranya dilaporkan hilang. 
Desa-desa yang diterjang banjir bandang itu berada di lereng pegunungan dan aliran sungai. Hujan deras yang turun sejak sore kemarin menyebabkan sungai meluap karena tak mampu menampung air bah dari gunung. Luapan itu tanpa ampun menerjang permukiman yang bersisian dengan jalan nasional Kutacane-Medan. Yang tertimbun lumpur, kayu, dan bongkah-bongkah batu bukan hanya permukiman tetapi juga jalan nasional tersebut. 

Continue reading

magelang-jogja terputus 3 jam akibat lahar dingin

Material lahar dingin dari Kali Putih meluber hingga ke Jalan Raya Magelang-Yogyakarta, tepatnya di salah satu jembatan di Dusun Gempol, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (5/12) pukul 12.00. Jalan tersebut terpaksa ditutup sepanjang 1 kilometer. Dampaknya, arus lalu lintas, baik dari arah Yogyakarta maupun arah Magelang, macet selama lebih dari lima jam