BANTUL – Program pembekalan pengurangan risiko bencana dengan sasaran orang lanjut usia digelar di Panti Sosial Tresna Wedha Yogyakarta Unit Budhi Luhur di Kasongan Kasihan Bantul, Kamis (22/8). Kegiatan tersebut diselenggarakan Taruna Siaga Bencana (Tagana) DIY. Materi yang diberikan diantaranya, pengetahuan tentang kebencanaan, simulasi, pengenalan Janis bencana.
BENCANA KEKERINGAN : Pemkab Wonogiri Siapkan Dana Rp279 Juta
WONOGIRI – Pemkab Wonogiri akhirnya memastikan mengalokasikan dana biaya tak terduga (BTT) untuk menangani bencana kekeringan. Saat ini ada Rp279 juta dana BTT tersisa yang bisa digunakan untuk kepentingan tersebut.
INDONESIA SELENGGARAKAN FORUM KEBENCANAAN APEC DI BALI
DENPASAR – Pemerintah Indonesia menyelenggarakan the 7th Senior Disaster Management Officials Forum (SDMOF) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) pada 21–22 Agustus 2013 di Denpasar, Bali. Pertemuan yang mengangkat tema “Mendorong Pengurangan Risiko dan Peningkatan Ketangguhan Menghadapi Bencana di Kawasan Asia Pasifik” ini diikuti perwakilan pemerintah dan lembaga internasional dari setidaknya 13 negara. Pertemuan diharapkan menghasilkan poin-poin penting bagi peningkatan penanggulangan bencana di kawasan ini.
APEC Didorong Investasi di Negara Rawan Bencana
DENPASAR – Menjelang KTT APEC, beberapa negara Asia Pasifik terus mematangkan usulan bagaimana mencapai titik tengah antara kepentingan ekonomi dan perlindungan keberlangsungan masyarakat. Salah satunya dengan meminta negara yang tergabung untuk lebih mendorong arus investasi di daerah maupun negara yang rawan terkena bencana alam.
APEC perkuat kerja sama pengurangan risiko bencana
Kuta, Bali – Negara-negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) semakin memperkuat kerja sama dalam pengurangan risiko bencana dan peningkatan ketangguhan menghadapi bencana mengingat kawasan itu dianggap paling rawan bencana di dunia.
Warga Sekitar Gunung Hobalt Tetap Beraktivitas
Kupang – Warga yang bermukim dekat dua gunung yang mengalami peningkatan aktivitas di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Rabu (21/8) tetap beraktivitas seperti biasa.
“Warga tetap beraktivitas seperti biasa karena mereka tidak merasakan gempa atau tanda-tanda bahwa gunung akan meletus. Tetapi nelayan tidak terlihat melakukan aktivitas di pesisir,” kata Paul Lamak, warga yang bermukim sekitar pantai Kecamatan Atadei, wilayah terdekat ke Gunung Hobalt yang meletus pada Selasa (20/8) pagi.
9 Desa Terancam Tersapu Tsunami akibat Letusan Gunung Hobal

Lewoleba: Sembilan desa di wilayah Kecamatan Atadei dan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, berpotensi tersapu tsunami jika Gunung Hobal meletus.
Gunung Hobal berjarak hanya 2 km dari Gunung Ile Werung ke arah laut. Status Gunung Hobal yang naik ke level waspada sejak Senin (19/8) karena aktivitas sudah di atas normal, peningkatan aktivitas seismik akibat aktivitas magma, tektonik, dan hidrotermal.
Continue reading
Gunung Hobalt di Lembata NTT Meletus
Kupang – Gunung Hobalt yang terletak di kecamatan Atadei, kabupaten Lembata yang dikenal dengan pulau Lomblem meletus Selasa, (20/8) pukul 7.13 WITA. Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun, melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, Petrus Bote, Selasa (20/8) menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lembata sudah mengeluarkan larangan kepada semua nelayan di daerah itu tidak mendekat dalam radius hingga tiga kilometer dari Gunung Hobalt.
Harus Ada Dana Abadi Untuk Penanggulangan Bencana
Medan – Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara, Brilian Moktar mengatakan harus ada dana abadi soal penanggulangan kebencanaan.
“Bahwa penanggulangan bencana harus punya dana abadi, berapa? Pak Asren (Kalak BPBD Sumut-red) yang tau, kami anggota dewan ini hanya memperjuangkan saja,” ujar Brilian saat memberi sambutan dalam halal bil halal keluarga besar BPBD Sumut, Selasa (20/8/2013).
Gunung Rokatenda Meletus, 3.760 Warga Mengungsi ke Pulau Flores

JAKARTA — Sejak erupsi Gunung Rokatenda pada Oktober 2012 hingga saat ini, sudah 3.760 warga Pulau Palue mengungsi ke luar menuju ke Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende Pulau Flores.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan pada Oktober 2012 sebanyak 2.754 jiwa (782 KK) penduduk di Pulau Palue mengungsi ke daratan Pulau Flores dengan rincian 375 KK (1.337 orang) di Kabupaten Sikka dan 407 KK (1.417 orang) di Kabupaten Ende.