Gunung Lokon di Tomohon Sulawesi Utara masih terus menunjukkan aktifitas. Senin (22/8) sekitar pukul 07:00 Wita, gunung tersebut kembali memuntahkan material debu. Warga Tomohon memang banyak yang tidak mengetahuinya karena di saat bersamaan, awan sedang menutupi Kota Tomohon alias mendung.
Gunung Lokon Kembali Semburkan Debu Vulkanik
Aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, belum berhenti. Bahkan Sabtu, 20 Agustus 2011, gunung ini mengeluarkan dua kali letusan pada pukul 07.00 WITA dan pada pukul 17.33 WITA. “Ada semburan debu vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunung Lokon dengan ketinggian mencapai 200 meter,” ujar Kepala Pos Pemantau Gunung Berapi Sulawesi Utara Farid Ruskanda Bina kepada Tempo, Ahad, 21 Agustus 2011.
Gempa Vulkanik Naikan Status G Soputan
Dua jenis gempa bumi, yakni vulkanik dan guguran, terjadi sekaligus di Gunung Soputan, Sulawesi Utara. Itu membuat status Gunung Soputan meningkat dari waspada menjadi siaga.
“Aktivitas meningkat yang ditandai adanya gempa bumi guguran dan gempa bumi vulkanik dalam, serta tercatat 2 kali letusan pukul 07:55 dan 09:27 Wita. Itu disertai asap abu-abu tebal dengan ketinggian 1.200-an meter dari puncak Soputan. Oleh karena itu, terhitung mulai hari ini, 14 Agustus 2011 pukul 15.00 Wita, status Soputan dinaikkan dari Waspada ke Siaga,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Minggu (14/8/2011).
Menurut Sutopo, kenaikan status itu diiringi rekomendasi larangan beraktivitas di camping ground (area perkemahan), atau 4 kilometer (km) dari puncak Soputan. Itu perlu untuk mencegah bahaya akibat ancaman guguran kubah lava dan awan panas guguran.
“Belum perlu ada pengungsian karena permukiman ada di radius 8 km dari puncak Soputan,” ujarnya
40 kali gempa Gunung Api Soputan
Pos Pengamatan Gunung Soputan di Desa Maliku, Kabupaten Minahasa Selatan, mencatat terjadi 40 kali gempa guguran sejak pukul 00.00 WITA hingga pukul 07.45 WITA, Senin (15/8/2011).
“Gempa guguran terjadi di sekitar kawah yang menandakan aktivitas gunung ini masih tinggi,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Soputan Sandy Manengkey, di Tomohon.
Aktivitas Gunung Tangkubanparahu Meningkat
DIPONEGORO,(GM)- Selain Gunung Papandayan di Kab. Garut, Gunung Tangkubanparahu di perbatasan Kab. Bandung Barat dan Kab. Subang, juga mengalami kenaikan aktivitas. Hal itu diungkapkan Kasubdit Pengamatan dan Bidikan Gunung Api Wilayah Barat, Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Agus Budianto yang ditemui di kantornya, akhir pekan lalu.
Sepanjang Malam Terjadi 48 Gempa di Papandayan

Kurang dari 12 jam sejak Jumat (12/8/2011) hingga dinaikkan level bahaya jadi Siaga Sabtu 913/8/2011) pukul 04.00, telah terjadi 48 gempa vulkanik dalam maupun dangkal.
“Ini salah satunya yang menyebabkan Pusat Vulkanologi (PVMBG) menaikkan status Papandayan menjadi Siaga,” kata Momon, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Papandayan saat dihubungi Tribun, Sabtu (13/8).
3 Gunung Api Meletus
Beberapa wilayah di Indonesia dibayangi bencana letusan gunung api. Dalam dua hari terakhir, tiga gunung api meletus atau menunjukkan aktivitas membahayakan. Ketiganya adalah Gunung Soputan dan Gunung Lokon di Sulut, serta Gunung Papandayan di Jabar.
Aktivitas tiga gunung api itu memang belum memaksa warga mengungsi. Namun, jajaran pemerintah daerah dan warga di sekitar tiga gunung itu waspada menghadapi kemungkinan buruk.
Gunung Dukono Halmahera Utara Meletus
HALMAHERA UTARA– Gunung Dokuno di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kemarin pagi meletus. Suara gemuruh terdengar keras dari beberapa kilometer disertai semburan abu vulkanik setinggi 1.000 meter lebih.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencara Geologi (PVMBG) pos pemantau Gunung Dokuno menetapkan status Siaga.
Seluruh Pengungsi Letusan G. Lokon Dipulangkan
TOMOHON– Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara, berencana akan memulangkan seluruh pengungsi erupsi Gunung Lokon siang nanti.
Pemulangan pengungsi merupakan rekomendasi dari badan geologi setekah radius aman ditetapkan menjadi 2,5 kilometer dari sebelumnya 3 kilometer dari Kawah Tompaluan.
Indonesia Juara Bencana
JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia adalah salah satu negara paling rawan bencana di dunia. Di Indonesia terdapat berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan.