Longsor Timbun Dua Desa di NTT

Tanah longsor dan banjir mengepung Desa Hui, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (12/5).

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun, desa yang terletak sekitar 150 kilometer arah timur Kupang itu tidak bisa ditempati lagi. Pasalnya, hampir seluruh wilayahnya terkena longsor. Musibah itu terjadi akibat hujan deras yang berlangsung tanpa henti selama satu pekan terakhir. Tanah longsor paling banyak terjadi di areal perkebunan dan pertanian masyarakat.

Continue reading

Ironis, 4 Desa Lumbung Padi Tak Nikmati Nasi

Sejak puluhan tahun, empat desa di Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, tidak lagi menikmati nasi sebagai makanan pokok sehari-hari. Padahal, Kabupaten Bantaeng merupakan lumbung padi di Sulawesi Selatan.

Sebagai pengganti beras, warga mengonsumsi jagung kuning. “Sejak lahir, saya tidak pernah makan nasi karena orangtua saya tidak punya banyak uang untuk membeli beras. Sebagai gantinya, jagung kuning ini kami giling, lalu dimasak seperti nasi,” cerita Aminang kepada Kompas.com di rumahnya di Desa Pambumbungan, Rabu (11/5/2011) siang.

Continue reading

Longsor Susulan Putuskan Jalan ke Timur Tengah Selatan

Ribuan warga Dusun Oenoa, Desa Puna’a, Kecamatan Polen, Timor Tengah Selatan, NTT, terisolasi menyusul terputusnya akses jalan menuju wilayah itu akibat longsor susulan, Rabu (11/5) pagi. Terputusnya akses jalan mengakibatkan bantuan bahan makanan dan air bersih dari pemerintah tidak bisa disalurkan kepada pengungsi.

Gambar: www.floresnews.com

“Warga di Oenoa krisis air bersih karena sumur air minum mereka tertimbun longsor,” tutur Edy, warga So’e, ibu kota Timor Tengah Selatan yang dihubungi di Desa Puna’a. Tim penolong pun tidak mau mengambil risiko membawa bantuan ke dusun tersebut. Pasalnya, tanah di jalan yang terputus itu terus bergoyang dan sewaktu-waktu menimbulkan longsor yang lebih besar.

Continue reading

Banjir di Kutai Kartanegara, 3.234 KK Belum Terima Bantuan

Banjir yang berlangsung selama 3 pekan telah merendam ribuan rumah di 21 desa yang berada di 3 kecamatan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sebanyak 3.234 Kepala Keluarga (KK) yang berada di wilayah tersebut belum tersentuh bantuan Pemerintah Kabutapen setempat.

“Tidak ada bantuan Pak. Padahal kami sangat berharap adanya bantuan Pemkab. Misalnya sembako,” ujar salah seorang warga Desa Muara Kaman Ilir Basruni kepada detikcom, di Desa Muara Kaman Ilir, Kecamatan Muara Kaman, Selasa (10/5/2011).

Continue reading

Jasad Pilot Merpati Diangkat dari Laut

Tim evakuasi akhirnya sudah menemukan jenazah pilot dan co-pilot pesawat Merpati jenis MA60 yang jatuh di laut dekat Bandara Kaimana, Papua Barat, pekan lalu. “Sekarang jasadnya sudah ditemukan dan sedang diangkat ke atas permukaan karena berada di dasar laut pada pukul 08.00 WIT,” kata Kepala Humas Badan SAR Nasional, Gagah Prakoso kepada VIVAnews.com, Rabu 11 Mei 2011.

Continue reading

10 Orang Tewas, 3 Hilang di Garut Selatan

Sepuluh orang ditemukan tewas akibat bencana banjir bandang di kawasan Garut Selatan. Hingga kini, pemerintah masih memberlakukan status tanggap darurat di tiga kecamatan. “Korban yang meninggal mencapai sepuluh orang,” kata Kepala Pusat Informasi dan Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho kepada VIVAnews.com, Selasa 10 Mei 2011.

Menurut Sutopo, dari sepuluh korban itu, sembilan di antaranya telah berhasil diidentifikasi. Sementara satu jenazah belum berhasil diidentifikasi. “Tapi semua sudah dimakamkan,” kata Sutopo.

Gambar: www.pmi.or.id

Continue reading

Kanker serviks serang Medan

Analis kesehatan, Artisya Fajriani, mengatakan sepanjang 2010, ada 62 wanita menderita kanker serviks di Medan.  Kanker serviks, umunya berkembang di Indonesia yang merupakan penyakit nomor satu mematikan.
 
“Biasanya, kanker serviks menyerang pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim dengan liang senggama wanita (vagina),” ujarnya, tadi malam.

Gambar: www.kankerserviks.net

Continue reading

Menhub: Insiden Merpati Karena Cuaca Jelek

Menteri Perhubungan, Freddy Numberi angkat bicara soal penyebab jatuhnya Pesawat Merpati di Kaimana, Papua Barat. Freddy menyebut cuaca buruk sebagai penyebab kecelakaan.

“Yang lain (pesawat sejenis) tetap terbang. Cuma kebetulan kaitannya ini cuaca jelek. Kalau bukan cuaca jelek jadi beda,” kata Freddy di sela-sela acara penutupan KTT ke-18 ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (8/5/2011).

Continue reading

1 Jenazah Korban Jatuhnya Merpati di Kaimana Kembali Ditemukan

Tim evakuasi kembali menemukan 1 jenazah korban jatuhnya pesawat Merpati Nusantara Airlines di Teluk Kaimana, Papua Barat. Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan mengambang tidak jauh dari lokasi jatuhnya pesawat.

“Baru saja ditemukan 1 korban. Dia ditemukan karena mengambang dipermukaan laut kurang lebih 200 meter dari lokasi bencana,” kata Kepala Kantor SAR Sorong, Effendi Rajalowa saat dihubungi detikcom, Senin, (9/5/2011).

Gambar: www.tribunnews.com

Continue reading

Empat Korban Perahu Tenggelam Belum Ditemukan

Empat penumpang  perahu yang tenggelam di perairan Bengawan Solo di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Bokjonegoro, Jawa Timur pada Senin (2/5), hingga Jumat (6/5) masih belum ditemukan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Kasiyanto, Jumat pagi mengatakan, upaya pencarian terus dilakukan terhadap Yana Oktaviani, 15, Sri Parti, 15, Feti May Nurhidyah, 15, dan Ketut Arisanto, 30, yang semuanya warga Dusun Genuk, Desa Padang, Kecamatan Trucuk.

Continue reading