Magetan Berantakan Diterjang Angin Puting Beliung

LENSAINDONESIA.COM: Kota Magetan porak poranda diterjang angin puting beliung, Rabu pagi (25/1). Kencangnya angin yang bertiup dari Utara menyapu apa saja yang dilalui. Sebuah Gelanggang Olah Raga (GOR) Ki Mageti tak luput dari amukan badai. Atap GOR yang dibangun cukup megah berhamburan.

Menurut Siran, Kepala dinas Parbudpora Magetan, kerugian yang ditimbulkan angin kencang ini belum dapat ditafsir karena angin masih terus menggerus atap GOR. “Kalau (angin) sudah berhenti, baru bisa kami perkirakan kerugian ini,” kata Siran.

Hingga berita ini ditulis, puting beliung masih saja menghajar daerah lain yang berada di wilayah Magetan.

Selain GOR Ki Mageti, pusat pemerintahan Magetan juga menjadi amukan. Beberapa bangunan hancur berantakan tertimpa genting yang terbawa kencangnya hembusan angin. Kerusakan paling parah terjadi di Kantor Bagian Administrasi Pembangunan. Seluruh perabot kantor hancur ditimpa genting.

“Komputer, lemari, meja dan dukomen pada rusak,” ujar seorang staf Bagian Adminis Pembangunan. Ir Purwanto menjelaskan bahwa setiap tahun kantornya menjadi langganan amukan puting beliung.

Namun kali ini, menurutnya, yang paling parah. Tentu saja dalam waktu dekat, pelayanan Kantor Administrasi Pembangunan menjadi tersendat karena butuh waktu untuk melakukan perbaikan. boby

Bibir Bengawan Solo Longsor, Warga Resah

VIVAnews – Tanah di tepian sungai Bengawan Solo, tepatnya di Gang Patmo Kelurahan Banjarejo, Bojonegoro, Jawa Timur, mulai longsor. Longsoran tersebut mengancam beberapa rumah yang terletak di tepi sungai.

Sebuah rumah telah menjadi korbannya. Rumah yang berada paling dekat bibir sungai milik Rifai amblas di bagian dapur. Enam rumah lainnya yang berdekatan juga terancam amblas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi Minggu 22 Januari 2012 tersebut.

Longsor telah terjadi pada pagi hari tadi, tepatnya sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor kedua terjadi selang satu jam. Disusul kemudian oleh longsor ketiga pukul 06.30 WIB.

Longsor disebabkan oleh terkikisnya tepian tanah oleh air Bengawan Solo yang sejak beberapa hari lalu pasang. Salah seorang warga yang rumahnya terancam amblas, Sunari, mengatakan longsor tepian sungai berangsur-angsur terjadi selama sepekan terakhir.

Tanah longsor tersebut diperkirakan mencapai kedalaman 20-30 meter dari permukaan air Bengawan Solo. Sementara luasnya yang ambrol mencapai 5 meter.

Sunari menambahkan, warga setempat resah setelah melihat kondisinya longsor yang parah. Warga takut lonsor merembet ke tanah-tanah sekitar sungai. Pasalnya, untuk saat ini jarak rumah ke rumah sangat dekat. Jika hujan deras turun, dikhawatirkan tanah akan kembali amblas. (umi)

Puluhan Warung dan Rumah Dilanda Banjir Rob

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI-Puluhan rumah dan warung yang berada di daerah pesisir Pantai Palabuhanratu tepatnya di Kecamatan Palabuhanratu digenangi banjir rob akibat laut pasang dan sebagian warga yang terkena dampak banjir sementara diungsikan. “Banjir rob tersebut terjadi sejak Rabu malam, (25/1) dan sampai Kamis pagi, (26/1), air laut pasang masih menggenangi puluhan warung dan pemukiman warga dengan tinggi sekitar mata kaki orang dewasa bahkan sampai ada yang setinggi betis orang dewasa,” kata Ketua Badan Search and Rescue Daerah (Basarda) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiqie. Dari pantuan pihaknya, ada sekitar 30 warung yang juga dijadikan tempat tinggal warga di sepanjang jalan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu digenangi banjir. Sementara dilaporkan, belasan rumah di Kampung Cemara pun terkena dampak banjir rob, air laut pun sudah masuk kepemukiman rumah warga dan sebagian sudah mulai ada yang mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. “Seluruh pemukiman dan warung warga yang tergenang banjir lokasinya berada di bibir pantai, sehingga saat pasang tiba air langsung ke halaman dan dalam rumah,” tambahnya.

Redaktur: Hafidz Muftisany
Sumber: Antara.

Kerugian Gempa 6,3 SR di Manggarai Capai Rp 11,6 M

Jakarta – Gempa 6,3 Skala Richter (SR) di Kabupaten Manggarai Barat mencapai sekitar Rp 11,6 milyar. Data ini diperoleh berdasarkan hasil verifikasi di Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (25/1/2012), gempa tersebut berdampak pada kecamatan Komodo yang mencakup 2 kelurahan dan 5 desa di Kabupaten Manggarai Barat. Sebanyak 398 unit rumah penduduk yang rusak sedang hingga ringan.

15 unit sekolah rusak sedang dan 11 unit rusak ringan. 18 unit rumah ibadah rusak ringan. 1 unit rumah sakit dan 1 puskesmas serta lainnya rusak ringan. Total nilai kerugian sementara diperkirakan Rp 11.632.500.000.

“Tidak ada korban dan pengungsi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Gempa ini terjadi pada hari Sabtu (21/1) pada pukul 03:32:54 WIB. Pusat gempa di dasar laut pada kedalaman 124 km dengan koordinat 8.84 LS – 119.60 BT (48 km Barat Daya Manggarai Barat-NTT).

Intensitas gempa III-IV MMI atau sedang. Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan cukup kuat dengan durasi sekitar 3 detik. Warga sempat panik, namun kini aktivitas warga sudah normal.

Pagi ini TRC BNPB menyisir pulau-pulau kecil di beberapa daerah lain. Proses verifikasi kerusakan memerlukan waktu untuk memastikan apakah bangunan tersebut rusak akibat gempa atau sebelumnya memang sudah rusak.

“Untuk itulah BPBD perlu didorong terus agar pemerintah daerah memberikan dukungan yang lebih memadai dalam tugas-tugas kemanusiaan menangani bencana,” pesan Sutopo.

(mad/ahy)

Gempa Sedang Guncang Mindanao

KOMPAS.com – Gempa sedang bermagnitud 5,0 mengguncang Mindanao, Filipina, pada Selasa (24/1/2012). Menurut warta Bernama yang merilis informasi dari Badan Meteorologi Malaysia, gempa itu terjadi pada pukul 18.34 waktu setempat.

Gempa yang tidak menimbulkan tsunami itu berpusat di 186 kilometer timur laut Davao, Filipina. Dari Sandakan, Malaysia, pusat gempa itu berjarak 963 kilometer ke arah timur laut.

Kalimantan Tengah Siaga Flu Burung

flu-burung

Sampit, Kalteng (ANTARA News) – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah siaga penyebaran virus H5N1 atau flu burung. “Penetapan siaga virus H5N1 atau flu burung sebagai langkah pencegahan agar penyakit yang menyerang unggas dan bisa menular ke manusia tidak masuk dan mewabah di Kotim,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kotim, I Made Dikenatara di Sampit, Senin.

Kebutuhan ayam di Kotim selama ini masih bergantung pasokan dari daerah lain, yakni Palngka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) sehingga Kotim sangat rentan terjadi penularan virus flu burung.

Continue reading

BMKG: Bandung dan sekitarnya harus waspadai angin kencang

Bandung – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengimbau agar masyarakat di Bandung dan wilayah lainnya di Jawa Barat, mewaspadai tiupan angin kencang selama dua hingga tiga hari ke depan.

“Sebenarnya memang agak atau cukup ekstrem hembusan angin yang dirasakan, khususnya tadi malam. Oleh karenanya, dalam dua hingga tiga hari ke depan potensi angin permukaan cukup tinggi, perlu diwaspadai,” kata Staf Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Susiana di Bandung, Selasa (24/1).

Continue reading

20 Orang di Bogor Suspect Chikungunya

Bogor (ANTARA News) – Sedikit-dikitnya 20 orang dari 75 warga Kampung Sesuepan Landeuh, Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinyatakan jadi tersangka (suspect) chikungunya.

Peristiwa tersebut diketahui pada saat dilakukan pemeriksaan kesehatan masal oleh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Ciawi di salah satu rumah warga, Sabtu.

Continue reading

Tokyo akan Dilanda Gempa Besar

TOKYO, KOMPAS.com — Para peneliti Jepang memperingatkan ada 70 persen kemungkinan Metropolitan Tokyo dilanda gempa besar dalam empat tahun mendatang. Gempa bumi yang muncul diperkirakan berkekuatan 7 skala Richter. Perkiraan ini lebih meyakinkan ketimbang prediksi sebelumnya.

Hal itu diutarakan para peneliti dari University of Tokyo, yang mempunyai keahlian soal gempa bumi, sebagaimana diberitakan harian Yomiuri edisi Senin (23/1/2012), di Tokyo, Jepang.

Continue reading

BANJIR DI MANA-MANA: BMKG minta warga pantura Jakarta waspada 19-24 Januari

JAKARTA: Badan Meteorologi Kliminologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga wilayah pantai utara Jakarta untuk mewaspadai kemungkinan air meluap antara 19 – 24 Januari 2012.

Pada rentang waktu itu akan terjadi siklus bulan mati yang menyebabkan air laut naik (rob) dengan ketinggian maksimum 1,1 meter.

“Jika berbarengan dengan hujan intesitas sedang hingga lebat pada periode tadi, maka perlu ada kewaspadaan karena otomatis akan menambah ketinggian rob di darat,” jelas Kasubid Informasi BMKG Hary Tirto Djatmiko kepada Antara, Senin.

Hary mengatakan rob adalah fenomena astronomis rutin yang terjadi dua kali dalam setiap bulan yakni saat bulan purnama pada 1-6 Februari dan bulan mati.

Jika terjadi pertemuan hujan lebat di hilir dan rob, wilayah pantai utara Jakarta mesti waspada, apalagi jika ada hujan di wilayah hulu.

“Karena jika di wilayah hulu, misalnya Depok dan Bogor, juga terjadi hujan sangat lebat, otomatis akan mengirim air ke wilayah DKI Jakarta,” ujar Hary.

BMKG memperkirakan pada pertengahan pekan ini hingga akhir pekan, terjadi hujan yang kadang lebat, sementara bulan puncak musim hujan terjadi antara pertengahan Januari hingga pertengahan Februari. (ea)