Ribuan Rumah di Pasuruan Terendam Banjir

TEMPO.CO, Pasuruan – Banjir bandang kembali menerjang Pasuruan, Senin, 23 Januari 2012, setelah dua hari hujan deras mengguyur. Banjir menerjang empat kecamatan meliputi Kraton, Pohjentrek, Bangil, dan Beji. Ribuan rumah terendam banjir, tapi tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Air mulai surut. Sebelumnya mencapai 1,5 meter,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Yudha Triwidya.

Continue reading

Sebuah Jembatan di Madiun Ambruk Diterjang Banjir

MADIUN – Sebuah jembatan di Madiun, Jawa Timur ambrol diterjang banjir. Akibatnya, jalur transportasi di dua desa setempat terputus.
Jembatan Tempuran yang menghubungkan Desa Temuran dan Kaliabu di Kecamatan Mejayan, Madiun ini sebenarnya mulai rapuh sejak awal pekan lalu.

Derasnya banjir yang menerjang sedikit demi sedikit mengikis tanah di sekitar pondasi jembatan sehingga akhirnya separuh badan jembatan ambrol pada Minggu 22 Januari malam..

Hal lain yang mencemaskan warga desa ialah tanah yang terkikis air di sekitar bekas pondasi jembatan yang terus melebar. Warga khawatir hal itu dapat menimbulkan longsor yang setiap saat mengancam pemukiman mereka.

Akibat amruknyajembatan tersebut, warga kedua desa harus memutar sejauh lima kilometer untuk sampai ke Desa Tempuran maupun Kaliabu.

Sejumlah warga berusaha memperbaiki pondasi jembatan tersebut untuk dibuatkan jembatan darurat, mengingat jembatan itu merupakan jalur utama transportasi yang menghubungkan kedua desa.

(Arif Wahyu Efendi/Sindo TV/put)

Gempa Besar Akan Melanda Tokyo

TOKYO, KOMPAS.com — Para peneliti Jepang memperingatkan ada 70 persen kemungkinan Metropolitan Tokyo dilanda gempa besar dalam empat tahun mendatang. Gempa bumi yang muncul diperkirakan berkekuatan 7 skala Richter. Perkiraan ini lebih meyakinkan ketimbang prediksi sebelumnya.

Hal itu diutarakan para peneliti dari University of Tokyo, yang mempunyai keahlian soal gempa bumi, sebagaimana diberitakan harian Yomiuri edisi Senin (23/1/2012), di Tokyo, Jepang.

Perkiraan itu didasarkan pada data-data mutakhir tentang frekuensi tremor di kawasan Metropolitan Tokyo sejak 11 Maret 2011. Tanggal ini merujuk pada serangan gempa besar pada tahun lalu yang juga memunculkan tsunami di timur laut Tokyo.

Berdasarkan data dari lembaga meteorologi Jepang, terdapat rata-rata 1,48 kali serangan gempa setiap hari dengan kekuatan 3-6 skala Richter di dan sekitar Tokyo sejak Maret 2011.

Frekuensi serangan gempa ini lima kali lebih tinggi dari serangan sebelumnya, yang menandai akan datangnya gempa besar. Pemerintah Jepang sebelumnya juga telah meramalkan, kemungkinan 70 persen akan terjadi gempa besar di kawasan Tokyo dalam 30 tahun mendatang.

Peringatan para peneliti Jepang ini tampaknya tidak main-main. Sebelum gempa besar di Jepang pada Maret 2011, para peneliti Jepang juga sudah menyimpulkan bahwa sebagian wilayah Jepang akan menghadapi gempa bumi besar.

Naoshi Hirata, salah satu anggota tim peneliti dari University of Tokyo, mengatakan, data-data yang ada menunjukkan gerakan seismik telah meningkat di sekitar ibu kota Jepang itu.

Data-data itu pada umumnya mengarah pada potensi lebih besar bahwa gempa besar akan terjadi. Gempa besar kali ini juga dikatakan sebagai sebuah gempa yang sangat signifikan.

Gempa besar tahun lalu di Jepang berkekuatan 9 skala Richter dan mengakibatkan 19.000 warga meninggal atau hilang sampai sekarang. Gempa tersebut juga merusak pembangkit listrik tenaga nuklir di Prefektur Fukushima dan menyebabkan kebocoran radiasi nuklir.

Gempa Kanto

Terakhir kali Tokyo terkena gempa besar pada tahun 1923 dengan kekuatan 7,9 skala Richter. Gempa yang disebut dengan Great Kanto Earthquake ini menewaskan 100.000 warga, hampir semuanya meninggal akibat kebakaran.

Pada tahun 1855, gempa yang dinamai Ansei Edo juga memorakporandakan Tokyo.

Jepang berada di persimpangan lempeng tektonik—dikenal sebagai Pacific Ring of Fire (Cincin Api Pasifik)—yang sarat dengan gerakan vulkanik. Negara ”Samurai” ini terkenal sebagai negara yang paling rawan terserang gempa.

Tokyo terletak di salah satu titik paling bahaya. Metropolitan Tokyo ada di atas pertemuan tiga lempeng benua, yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Laut Filipina. Tiga lempeng ini saling berdesakan dan menciptakan tekanan seismik luar biasa.

Karena itu, sejak kecil warga Jepang sudah diajarkan tentang hidup di tengah potensi gempa. (AP/MON)

Gempa 6,2 SR Guncang Cile

New York, suaramerdeka.com – Badan Survei Geologi Amerika Serikat (AS) melaporkan, gempa bumi sebesar 6,2 Skala Richter (SR) mengguncang kawasan lepas Pantai Cile, Senin (23/1) pukul 16.04 waktu setempat.

Laman Xinhua juga mewartakan, gempa itu berpusat sekitar 50 kilometer dari utara Concepcion, Bio-Bio, Cile, dengan kedalaman sekitar 29,7 kilometer.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban atau lingkungan yang rusak akibat gempa tersebut.

NTT Digoyang Gempa 6,3 SR

Jakarta – Wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur digoyang gempa berkekuatan 6,3 SR. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Dari situs BMKG, gempa tersebut terjadi sekitar pukul 03:32 WIB. Pusat ge,mpa berada di kedalaman 124 Km.

Lokasi gempa berada di 8.84 Lintang Selatan dan 119.60 Bujur Timur. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini.

Warga Lebak Banten dihimbau Waspadai Banjir Susulan

Lebak (ANTARA News) – Warga Kabupaten Lebak, Banten, khususnya yang tinggal di bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadi banjir susulan karena curah hujan beberapa hari ke depan diperkirakan cukup tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap mewaspadai kemungkinan terjadi banjir susulan karena curah hujan cukup tinggi hingga awal Februari mendatang,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Muklis, di Rangkasbitung, Selasa.

Continue reading

61 Titik Api Terdeteksi di Sumatera

Padang (ANTARA)– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Ketaping, Padang, mencatat 61 titik api terdeteksi di Sumatera berdasarkan pantauan satelit NOAA (National Oceanographic and Atmospheric).

“Keberadaaan titik api tersebut tersebar di Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan menyebabkan daerah tersebut diselimuti kabut asap,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Padang Syafrizal, di Padang, Kamis.

Continue reading

Bank Dunia Bantu Mitigasi Bencana Banjir di Jakarta

Jakarta (ANTARA News) – Dewan Direksi Eksekutif Bank Dunia menyetujui keterlibatan dalam proyek rehabilitasi sejumlah kanal dan waduk untuk mendukung sistem manajemen banjir DKI Jakarta.

“Studi menunjukkan bahwa langkah yang paling membawa manfaat bagi mitigasi banjir di Jakarta adalah merehabilitasi sistem manajemen banjir kota, agar kembali pada kapasitas semula. Selain pengerukan, perawatan rutin juga akan membantu mitigasi banjir,” ujar Spesialis Bank Dunia kantor Jakarta urusan air dan sanitasi, Fook Chuan Eng dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Continue reading

9 Desa Waspadai Letusan Gunung Kelud

MALANG – Sebanyak sembilan desa di Kabupaten Malang meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya letusan Gunung Kelud. Selain di Kabupaten Malang, sebanyak 17 desa di Kabupaten Kediri dan sepuluh desa di Kabupaten Blitar diminta juga meningkatkan kewaspadaan.

“Dari informasi yang saya dapat, ada perubahan karakter dan siklus letusan di Gunung Kelud. Warga tiga kabupaten yang tinggal di lereng Kelud harus meningkatkan kewaspadaan,” kata Bagyo Setyono, Kepala Bidang Tanggap Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Kamis (19/1).

Continue reading

100 Orang Terluka akibat Gempa 5,6 SR di Iran

TEHERAN – Televisi nasional Iran melaporkan sekira 100 orang terluka ketika gempa bumi sebesar 5,5 skala richter (SR) mengguncang wilayah di dekat Kota Neyshabur, Iran. Gempa tersebut terjadi pada Kamis kemarin pukul 16.05 waktu setempat, di wilayah yang terletak sekira 10 kilometer dari Kota Neyshabur. Kurang lebih 36 gempa susulan dikabarkan muncul, beberapa bangunan juga tampak rusak.

Continue reading