12 Desa di Aceh Terendam Banjir

metronews.com– Sedikitnya 12 desa di Kecamatan Muara Batu dan Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, terendam banjir, Selasa (13/12). Disinyalir, banjir diakibatkan meluapnya sungai Sawang setelah diguyur hujan lebat selama lebih dari lima jam.

Selain merendam jalan, banjir juga menggenangi rumah ibadah, areal perkebunan, dan pemukiman warga. Kawasan ini merupakan daerah rendah yang kerap dilanda banjir ketika musim hujan. Warga khawatir banjir akan berlangsung lama bila hujan kembali mengguyur. Bahkan banjir diperkirakan akan lebih parah bila hujan juga terjadi di kawasan dataran tinggi Gayo. Biasanya, banjir seperti ini disusul dengan banjir bandang akibat meluapnya sungai Peusangan yang berhulu di Kabupaten Aceh Tengah.

Untuk melihat video silahkan klik disini

3 Zona Berbahaya di Sekitar Tambora

Vivanews.com – Kepala Bidang Geologi dan Sumberdaya Mineral Dinas Pertambangan dan Energi Nusa Tenggara Barat Muhammaddun mengatakan, terdapat tiga kawasan rawan bencana di Gunung Tambora.

Pertama, kawasan rawan bencana I yang berada di radius 8 kilometer. Kedua, kawasan rawan bencana II di radius 5 kilometer. Ketiga, kawasan rawan bencana III di radius 3 kilometer.

Continue reading

Letusan Gamalama Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 1000 Meter

Hanya mereda sehari, sore tadi letusan gunung Gamalama kembali terjadi. Letusan ini adalah yang kedua kalinya dalam kurun waktu 24 jam ini terjadi pada Senin sore (12/12)pukul 17.52 WIT.
Berdasarkan laporan pos pemantau gunung Gamalama di kelurahan Marikurubu,terjadi satu kali gempa tektonik dengan lama gempa 365 detik. Letusan Gamalama sore tadi juga menyemburkan debu vulkanik dan awan hitam tebal setinggi 1000 meter dari kawah Gamalama. Arah angin sore tadi menerbangkan debu letusan condong ke arah tenggara selatan. Meski kembali terjadi letusan namun pos pengawas aktivitas gunung Gamalama masih menetapkan status Gamalama pada siaga level III.

Continue reading

Memasuki Puncak Musim Hujan Pemkab Lumajang dirikan 21 Posko Siaga Bencana

LUMAJANG–MICOM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, menyatakan siaga bencana banjir lahar dingin Gunung Semeru. Oleh karena itu saat ini telah didirikan 21 posko di daerah rawan bencana.

Siaga bencana diberlakukan karena memasuki musim hujan potensi banjir mengintai 64 desa akibat meluapnya Sungai Glidik, Mujur dan Rojali. Selain itu, akhir-akhir ini sudah terjadi bencana longsor yang merusak 24 rumah warga di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari, dan di
Desa/Kecamatan Pronijiwo setelah kawasan itu diguyur hujan deras.

Continue reading

Energi Gunung Sindoro Sudah Berada di Permukaan

Metrotvnews.com, Temanggung: Meski aktivitas kegempaan Gunung Sindoro di perbatasan Kabupaten Temanggung – Wonosobo, Jawa Tengah sudah menunjukkan penurunan. Namun, energi gunung tersebut diprediksi sudah berada di permukaan. Hal itu ditandai dengan munculnya gempa tremor, Senin (12/12).

Pengamatan dari Pos Desa Gentingsari pada Ahad (11/12) pukul 00.00 – 24.00 wib, Gunung Sindoro tampak separuh. Sebagian tubuh gunung tertutup kabut. Sedangkan suhu di pos berkisar 26-28 derajat celcius. Sementara itu, data seismik menunjukan ada lima kali aktivitas gempa vulkanik dalam (Va), lima kali gempa vulkanik dangkal (Vb), 14 kali hembusan (H), dan satu kali gempa tremor (Tr).

Prawoto, Ketua Pos Pengamatan Gunung Sindoro-Sumbing di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, Temanggung mengatakan, dibanding sehari sebelumnya, Sabtu (10/12) aktivitas kegempaan terbilang menurun. Namun, katanya telah muncul gempa tremor dua kali, yakni pada Ahad (11/12) dan Jumat (9/12)

16 Propinsi Rawan Banjir Saat Puncak Musim Hujan

JAKARTA, KOMPAS.com – Puncak musim hujan di wilayah Indonesia terjadi bulan Desember 2011 dan Januari 2012. Curah hujan akan menjadi salah satu faktor pemicu terjadi banjir, selain faktor lainnya seperti pendangkalan sungai dan kondisi lingkungan di hulu sungai.

Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), Sri Woro B. Harijono, dalam konferensi pers, Senin (12/12/2011) mengatakan bahwa peningkatan curah hujan yang terjadi Desember dan Januari bisa meningkatkan potensi banjir di 16 propinsi.

Continue reading

Reputasi Gunung Tambora Membuat Momok Warga NTB

VIVAnews.com – Gunung Tambora merupakan salah satu dari tiga Gunung yang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Dua Gunung lainnya adalah Rinjani yang berada di sebelah timur pulau Lombok dan Sangeang Api di Bima.

Mengapa momok? Itu tak lepas dari sejarah Tambora yang pernah meletus dahsyat pada tahun 1985. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mewaspadai Gunung Tambora sebagai salah satu potensi bencana besar yang dapat melanda masyarakat NTB terutama warga yang tinggal di Pulau Sumbawa.

Continue reading

Jakarta Siaga Banjir Besar Lima Tahunan

banjir-jakarta

Dari 13 sungai yang ada di DKI Jakarta, tujuh di antaranya melintasi wilayah Jakarta Barat. Pemerintah Kota Jakarta Barat siaga menghadapi ancaman banjir besar lima tahunan yang diperkirakan akan melanda Jakarta pada Januari 2012. Di antara yang telah dilakukan dalam mengantisipasi banjir besar ini dengan membuat pemetaan wilayah rawan banjir.

Wali Kota Jakarta Barat, Burhanuddin memaparkan, tujuh sungai yang melintasi Jakarta Barat adalah Kali Mookervaart, Angke, Pesanggrahan, Sekretaris, Grogol, Cengkareng Drain, dan Kali Banjir Kanal Barat. Kondisi ketujuh sungai utama yang melintasi Jakarta Barat itu menyempit, sehingga kemampuannya mengalirkan air minim.

Continue reading

6 Jenis Alat Pemantau Dipasang di Gunung Sindoro

detiknews.com, Temanggung – Aktifitas Gunung Sindoro yang berada di perbatasan Wonosobo dan Temanggung, Jawa Tengah sampai saat ini masih fluktuatif. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bersama Balai Pennyelidikan dan Pengembangan Kegunangapian (BPPTK) Yogyakarta Minggu(11/12/2011) memasang sebanyak enam jenis alat pemantauan gunung berapi.

Keenam jenis alat itu adalah seismograf short periode(3 buah), seismograft broadband(2 buah), tiltmeter(satu buah), electronic distance measurement(EDM) dengan dua reflektor, kamera inframerah (satu buah) dan mini differential optical absorption spectrometer (DOAS) satu buah.

Mengenai pemasangan enam jenis alat pemantau itu disampaikan oleh Petugas Pos Pengamatan Gunung Sindoro dan Sumbing (PGSS) di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, Temanggung, Jateng Sumaryanto kepada detikcom Minggu (11/12/2011).

“Sindoro masih cenderung fluktuatif (naik turun) aktifitasnya). Makanya sekarang dipasang sebanyak enam alat untuk memantau secara dekat dan ketat,” jelas Sumaryanto.

Sumaryanto mengungkapkan berdasarkan data terakhir, pada 10 Desember 2011 aktifitas Sindoro masih tetap berstatus waspada level II. Suhu udara 24-28 derajat celcius, kelembaban udara 78-81 persen. Data seismik tercatat muncul sebanyak sembilan kali gempa vulkanik dalam (VA), 22 kali gempa vulkanik dangkal (VB) dan 27 kali gempa hembusan.

Sebelumnya pada 8 Desember 2011 suhu ucara 23-28 derajat celcius kelembaban udara antara 80-82 persen. Data seismik tercatat satu keali gempa tektonik jauh, satu kali gempa tektonik lokal dan 11 kali gempa hembusan.

Kemudian pada 9 Desember 2011, suhu udara antara 24-26 derajat celcius, kelembaban udara antara 79-83 persen. Data seismik tercatat satu kali gempa tektonik jauh, satu kali gempa tektonik lokal, lima kali gempa hembusan dan satu kali gempa tremor.

Kasub Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunungapi Wilayah Barat PVMBG Bandung Hendra Gunawan menjelaskan keenam alat itu dipasang di kawasan puncak dan lereng Sindoro serta di Pos Pemantauan Gunung Sindoro.

Seismograft short period dan seismograf broadband untuk memantau aktifitas kegempaan, tiltmeter dan EDM untuk mengukur tekanan uap panas dan animali panas dikawasan puncak gunung.

“Alat ini untuk memudahkan pengambilan keputusan,” ungkap Hendra Gunawan.

Hendra Gunawan menungkapkan sebetulnya keenam alat itu sudah harus dipasang Sabtu (10/12/2011) kemarin. Namun, karena petugas dari BPPTK Yogyakarta baru datang hari ini maka begitu datang petugasnya langsung dipasang.

“Begitu dipasang maka langsung akan dioperasikan untuk memulai pemantauan gunung Sindoro secara detail,” turu Hendro Gunawan.

Hendro menambahkan alat pemauntauan ini nantinya juga akan disambungkan ke pemauntauan gunung Merapi di Desa Babadan, Kecamatan Dukun, Magelang, Jateng. Dari sana bisa dipantau mengenaik aktifitas kegempaan yang terjadi di Sindoro.

“Hanya aktifitas kegempaanya yang bisa dipantau di pos pemantauan Gunung Merapi di Pos Babadan, Magelang,” ungkap Hendro.

Korban Banjir di Arcamanik Sangat Membutuhkan Air Bersih

PikiranRakyat, BANDUNG – Warga korban banjir di Kampung Cingised, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik Bandung, mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih. Bahkan beberapa warga juga mengeluhkan penyakit gatal-gatal karena hingga saat ini air masih menggenangi ratusan rumah warga.

Salah seorang warga RT 1 RW 6 Ramli (52) mengatakan, sekarang ia dan keluarganya kesulitan mencari air untuk masak dan minum. “Banjir di rumah saya masih sekitar 50 sentimeter, enggak ada air bersih, jadi harus mencari setiap sejak kemarin (Sabtu, red.),” kata Ramli, ketika ditemui “PRLM” di Kampung Cingised, Minggu (11/12) sore.

Continue reading