3.800 KK Terancam Banjir Luapan Sungai Bengawan Jero

vivanews.com – Beberapa anak sungai di Bengawan Jero, Lamongan, Jawa Timur, mulai meluap, Minggu, 11 Desember 2011. Antara lain di Kali Godang, Plalangan, Mengkuli, Pengaron, dan Kali Deket dan Dapur. Hal ini akan membuat sedikitnya 3.800 Kepala Keluarga (KK) di sepanjang bantaran Bengawan Jero terancam banjir.

Ada lima kecamatan di wilayah Bengawan Jero yang rawan terendam banjir, yaitu, Kecamatan Turi, Karangbinangun, Kalitengah, Deket, dan Kecamatan Deket.

Continue reading

Kurikulum Manajemen Bencana Dikembangkan

Bernas JOGJA—Fakultas Kedokteran (FK) UGM mengembangkan kurikulum Manajemen Bencana. Pengembangan kurikulum ini dilakukan karena selama ini Indonesia sebagai negara yang rentan terkena berbagai macam bencana alam belum memiliki konsep manajemen penanganan bencana. “Indonesia belum mempunyai konsep manajemen bencana. Bahkan difinisi bencana baru ada peraturan pemerintahnya pada 2006 lalu,” ujar Koordinator Penanggulangan Bencana FK UGM, dr Hendro Wartatmo diselasela pameran ilmiah ‘Pengalaman FK UGM dalam Berbagai Bencana dan Kurikulum Bencana di Pendidikan S1 Kedokteran’ di fakultas setempat, Selasa (29/11).
Karena itu pemerintah kemudian menunjuk dua perguruan tinggi (PT) untuk mengembangkan kurikulum kebencanaan.

Continue reading

FK UGM Terapkan Kurikulum Manajemen Bencana

YOGYAKARTA, suaramerdeka.comFakultas Kedokteran (FK) UGM tengah mengembangkan kurikulum pengajaran Manajemen Bencana untuk program Sarjana (S1).

Pengembangan kurikulum itu diharapkan bisa mengatasi masalah penanganan kesehatan bencana. Pasalnya, selama ini koordinasi dalam penanganan bencana menjadi kendala yang terus dihadapi masyarakat dan pemangku kepentingan.

“Penanganan bencana selama ini hanya reaktif dan tidak menggunakan pendekatan ilmiah,” ujar Koordinator Penanggulangan Bencana FK UGM, dr Hendro Wartatmo di sela-sela pameran ilmiah “Pengalaman FK UGM dalam Berbagai Bencana dan Kurikulum Bencana di Pendidikan S1 Kedokteran” di fakultas setempat.
Continue reading

Marapi Masih Mengeluarkan Abu Vulkanik Setiap Hari

MICOM: Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat, selama sepekan terakhiri melontarkan abu lewat letusan-letusan kecil. Meski demikian, status gunung tersebut masih tetap waspada.

“Selama Desember Marapi memang kembali mengeluarkan letusan rata-rata dua sampai tiga kali sehari. Meski demikian status Marapi tidak naik, tetap waspada,” kata Bujang, petugas pengamat di Pos Pengamatan Gunung Marapi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana
Geologi (PVMBG) Bukittinggi, Kamis (8/12).

Continue reading

Gunung Sindoro Aktif tidak berarti akan terjadi Letusan

Temanggung (ANTARA News) – Badan Geologi menyatakan bahwa perilaku Gunung Sindoro di Jawa Tengah berubah, dari yang semula “istirahat” cukup lama, sekarang muncul air kawah panas dan asap solfatara.

“Ada perubahan perilaku dari normal menjadi tidak normal. Ketidaknormalan inilah yang harus diamati terus. Kini muncul gempa volkanik dangkal maupun dalam,” kata Kelapa Badan Geologi R Sukhyar di Temanggung, Kamis.

Continue reading

BNPB Cairkan 675 Juta untuk Bantuan Logistik Korban Letusan Gunung Gamalama

vivanews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai mencairkan bantuan untuk korban letusan Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara. Dana sebesar Rp675 juta telah dikucurkan dalam beberapa tahap.

“Untuk operasional darurat, BNPB menyerahkan dana siap pakai kepada BPBD Maluku Utara sebesar Rp300 juta,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Kamis 8 Desember 2011.

Continue reading

Empat Daerah Rawan Banjir di Jawa

Seputarindonesia.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, ada empat daerah rawan banjir yang perlu mendapat prioritas tinggi. Empat daerah itu adalah kawasan lereng Merapi, DKI Jakarta, daerah aliran Sungai Bengawan Solo,dan Citarum.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, memasuki musim penghujan, banjir lahar dingin Merapi menjadi ancaman bagi warga sekitar lereng. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaannya. Khusus untuk daerah Magelang, statusnya bahikan sudah dinaikkan menjadi siaga satu. “Ancaman lahar dingin sisa erupsi Merapi pada 2010 siap mengancam masyarakat dan infrastruktur di sepanjang 15 sungai di sekitar Merapi,” ungkap Sutopo di Jakarta kemarin.

Continue reading