Gempa Guncang Ternate

Gempa Guncang Ternate

Senin, 28 November 2011 06:00:03

Jakarta: Gempa bumi dengan kekuatan 5,2 skala Ritcher (SR) mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara, Senin (28/11) pukul 02.59 WIB. Pusat gempa berada di 2,00 lintang utara dan 126,84 bujur timur, dengan kedalaman lima kilometer.

Menurut situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang berpusat di 147 kilometer barat laut Ternate itu tidak berpotensi tsunami.(SHA)

 

Ribuan Orang Terperangkap Banjir di Australia

Sydney (ANTARA News) – Ribuan warga Australia terperangkap, Minggu akibat banjir di pantai timur meningkat yang menewaskan seorang anak, sementara penduduk di daerah barat negara itu mulai pulang ke rumah-rumah mereka setelah dilanda kebakaran.

Para pejabat mengatakan kota We Waa, New South Wales utara, 570km dari Sydney, akan terputus sampai satu minggu akibat banjir, setelah beberapa sungai di negara bagian itu meluap.

Continue reading

Gempa 5,5 SR Guncang Tanah Masa Sumut

Gempa 5,5 SR Guncang Tanah Masa Sumut

JAKARTA–MICOM: Kawasan Barat Laut Tanah Masa, Sumatera Utara, Minggu (27/11) diguncang gempa berkekuatan 5,5 skala richter (SR).

Menurut situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa itu terjadi pukul 18.01 WIB. Pusat gempa di kedalaman 10 kilometer, dengan jarak 71 km Barat Laut Tanah Masa, Sumut.

Pada Maret 2008, gempa dengan kekuatan 5,6 SR juga mengguncang daerah itu. Namun, gempa kali ini tidak berpotensi tsunami. (OL-8)

 

Pencarian Korban Jembatan Ambruk Dilanjutkan

Pencarian Korban Jembatan Ambruk Dilanjutkan

 

INILAH.COM, Tenggarong – Tim SAR yang dibantu oleh personil Polri dan TNI, kembali melakukan pencarian korban di sekitar kawasan jembatan Tenggarong yang ambruk di Sungai Mahakam, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Minggu (27/8/2011) lalu.

Pencarian korban kembali dilakukan oleh petugas gabungan sekitar pukul 07.00 WITA, setelah pada Sabtu malam sempat dihentikan karena kurangnya penerangan dan derasnya arus sungai Mahakam.

“Hari ini pencarian kembali dilanjutkan, kita masih fokus mencari kemungkinan ada korban yang hilang serta mencoba mengevakuasi mobil-mobil yang tenggelam di dasar sungai Mahakam yang berkedalaman 50 meterm” ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (27/11/2011).

Sejumlah peralatan, yang terdiri dari lima perahu karet, dua perahu speed boat telah dipersiapkan untuk melakukan pencarian. Pada Sabtu malam kemarin, tim SAR banyak menerima laporan dari masyarakat yang mengatakan kehilangan keluarga dan kemungkinan menjadi korban dalam peristiwa ambruknya jembatan Mahakam II.

Sebelumnya jembatan Mahakam II alias Jembatan Tenggarong sepanjang sekitar 720 meter di Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Sabtu (26/11/2011) sore, runtuh.

Jembatan Kutai Kartanegara adalah jembatan yang melintas di atas sungai Mahakam. Bentang bebasnya, atau area yang tergantung tanpa penyangga mencapai 270 meter dari total panjang jembatan sekitar 710 meter. Jembatan tersebut merupakan sarana penghubung antara kecamatan Tenggarong Seberang, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. [bay]

 

,

Evakuasi Korban Sudah Siap Terjun

alt

Jembatan Tenggarong Runtuh

Evakuasi Korban Sudah Siap Terjun

 alt

INILAH.COM, Jakarta – Sejumlah kendaraan diperkirakan masih berada di bawah sungai Mahakam, lokasi runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara atau jembatan tenggarong. Tim SAR yang dibantu TNI kini sudah siap melakukan evakuasi.

Di lokasi kejadian, pihak pemerintah setempat sudah menyiapkan 1 tenda dapur umum untuk konsumsi petugas. Ada juga 1 tenda pengungsi, sebagai tempat transit korban sebelum dibawa ke rumah sakit Parikesit.

Sekitar 30 personil Tagana disiapkan untuk proses evakuasi. Didukung 1 unit truck kayu, 2 mobil RTU, 1 truck dumlap, dan dua perahu karet. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab rubuhnya jembatan tersebut. Termasuk total kerugian yang ditimbulkan.

Evakuasi kemungkinan akan dilakukan pada minggu (27/11/2011) pagi. Sebab, penundaan evakuasi pada sabtu malam karena kondisi arus masih deras dan gelap.

Hingga kini, korban meninggal masih 4 orang. Korban luka-luka ada 19 orang, teridiri dari 12 laki-laki dan 5 perempuan. Korban yang masih dirawat inap di RS berjumlah 10 orang dengan kondisi luka-luka. Sementara itu, 9 orang terluka sudah diperbolehkan pulang. Kendaraan yang diperkirakan turut hanyut yaitu 5 unit mobil dan 10 sepeda motor.

Hingga Sabtu tengah malam, masyarakat masih memadati lokasi. Selain ingin melihat secara jelas, kehadiran masyarakat karena memang lokasi di sekitar jembatan Tenggarong ini adalah tempat tongkrongan akhir pekan. [gus]

Gempa 4,8 SR Goyang Waingapu

Gempa 4,8 SR Goyang Waingapu

KUPANG–MICOM: Gempa bumi berkekuatan 4,8 SR, Minggu sekitar pukul 06.35 WITA mengguncang Waingapu, Suma Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Lokasi gempa berada pada 9,75 Lintang Selatan, 120,12 Bujur Timur, 18 km Barat Daya Waingapu.

Demikian disampaikan Safii, dari Dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kelas I Penfui Kupang, Minggu (27/11).

Gempa tersebut berkedalaman 40 km, dirasakan di Waingapu dengan III MMI, kata Safii. Namun, tambahnya, tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut. (Ant/OL-10)

 

Aktivitas Gunung Marapi Menurun

Aktivitas Gunung Marapi Menurun

 

BUKITTINGGI–MICOM: Aktivitas Gunung Marapi di Kabupaten Tanahdatar dan Agam, Sumatra Barat, menunjukkan penurunan, namun masih dalam status waspada level II. Petugas Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BGPVMB) Pos Pengamatan Gunungapi Merapi, Warseno, di Bukittinggi, mengatakan penurunan aktivitas ditandai dengan berkurangnya letusan terjadi sepanjang Jumat (25/11).

Ia mengatakan, letusan gunung secara kualitas juga mengalami penurunan dibandingkan dengan letusan hari sebelumnya, yakni kurang dari setinggi 100 meter di atas permukaan gunung. “Penurunan aktivitas gunung belum disertai dengan penurunan status kewaspadaannya atau gunung masih tetap waspada level II, sehingga warga tetap diajurkan tidak melakukan pendakian sampai tiga kilometer dari puncak,” katanya.

Ia mengatakan, gunung ini hingga Oktober 2011 telah mengeluarkan letusan sebanyak 330 kali atau rata-rata sehari meletus 11 kali, sadangkan pada November 2011 letusan pada gunung kurang dari 11 kali sehari. Letusan 330 kali selama Oktober 2011 di antaranya hembusan 278 kali, 121 gempa vulkanik dangkal, 11 kali gempa vulkanik dalam, tujuh kali gempa lokal, 57 kali gempa tektonik jauh, dan dua kali gempa tremor.

“Paling banyak gunung alami letusan sehari di bulan November 2011 berkisaran dua hingga tiga kali,” katanya. Ia mengatakan jika dibandingkan dengan letusan pada 3 Agustus 2011,kekuatan letusan yang terjadi sekarang ini hanya berskala kecil atau sedang. Salah satu gunung aktif di Sumbar setinggi 2.891 meter di ataspermukaan laut (mdpl) itu sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang dengan ketinggian mencapai 1.000 meter dan menjangkau sejumlah daerah di Sumbar seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang.

Gunung Marapi terakhir kali meletus pada 2005. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan gunung Tandikek itu menjadi salah satu tujuan bagi pendaki dari dalam maupun dari luar Sumbar. (Ant/Ol-3)

700 Gempa Guncang El Salvador dalam 24 Jam

700 Gempa Guncang El Salvador dalam 24 Jam

SAN SALVADOR, KOMPAS.com – Lebih dari 700 gempa ringan hingga sedang mengguncang sebuah wilayah di El Salvador timur dalam waktu 24 jam, sehingga merusak puluhan rumah tapi tidak melukai seorang pun. Gempa-gempa singkat itu, yang mulai Kamis (24/11/2011) dan berkisar antara 1,8 hingga 4,6 pada Skala Richter kekuatannya, terjadi di kotapraja El Carmen, sekitar 163 kilometer di timur ibu kota San Salvador, kata badan Teritorial Nasional negara itu.

Jorge Melendez, yang memimpin perlindungan sipil, mengatakan, Jumat (25/11/2011), bahwa 80 rumah telah rusak akibat gempa-gempa itu. Sebuah rumah sakit di daerah itu memperlihatkan keretakan pada dindingnya tapi tidak ada kerusakan bangunannya sejauh ini, katanya. Militer telah dikirim untuk memantau tempat-tempat yang rusak. Sementara pemerintah belum memerintahkan evakuasi, banyak warga di El Carmen memilih untuk tidur di tempat terbuka dan militer telah membagi-bagikan tenda.

El Salvador telah menderita dua gempa yang sangat kuat belakangan ini: gempa berkekuatan 7,6 SR pada Januari 2001 dan lainnya gempa berkekuatan 6,6 SR sebulan kemudian. Kedua gempa itu menewaskan 1.150 orang dan menyebabkan sekitar satu juta orang yang lain tidak memiliki rumah.

Jakarta di ancam Banjir, Pemkot Jamin Gratis Pengobatan

Jakarta, detik.com – Ancaman hujan dan banjir mengintai Jakarta di musim penghujan ini. Untuk mengantisipasi korban banjir yang kemungkinan akan menyeruak, Pemprov DKI Jakarta menjamin para korban banjir tersebut diberi pengobatan gratis di berbagai rumah sakit pemerintah daerah.

“Seluruh biaya pengobatan bagi para korban genangan akan digratiskan di seluruh RSUD. Kita juga telah menyiagakan seluruh puskesmas di DKI untuk dapat melayani masyarakat sebagai pertolongan pertama,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakata Dien Emmawati kepada wartawan, Kamis (24/11/2011).

Continue reading

Gempa 5,0 Skala Richter Mengguncang Sorong

Jakarta (ANTARA News) – Gempa berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR) mengguncang Sorong, Papua Barat, Kamis, pukul 21.51 WIB atau 23.51 WIT.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, dalam websitenya, menyebutkan bahwa pusat gempa berjarak 94 kilometer timur laut Sorong, Papua Barat.

Pusat gempa itu berada pada kedalaman 10 kilometer dan berlokasi di 0,14 lintang selatan dan 131,74 bujur timur ini tidak berpotensi tsunami.