TOKYO – Jepang kembali diguncang gempa yang cukup kuat. Kali ini dua gempa yang berkekuatan 6,1 skala richter (SR) dan 6,0 SR melanda Negeri Matahari Terbit.
Gempa guncang barat laut Genyem Jayapura
Gempa guncang barat laut Genyem Jayapura
Jayapura (ANTARA News) – Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter mengguncang barat laut Genyem, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat 25 November 2011, pukul 06.18 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jayapura menyebutkan bahwa pusat gempa berjarak 34 kilometer arah barat laut Genyem, Kabupaten Jayapura, Papua. Pusat gempa itu di kedalaman 10 kilometer dan berlokasi 2.29 lintang selatan dan 140.12 bujur timur. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan dari instansi berwenang tentang kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
(ANT-185)
Warga Lebak Diminta Waspadai Longsor dan Banjir
Warga Lebak Diminta Waspadai Longsor dan Banjir
LEBAK–MICOM: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Serang mengingatkan warga Kabupaten Lebak mewaspadai bencana banjir dan longsor sehubungan memasuki musim hujan pada November-Desember 2011. “Kami mengimbau warga yang tinggal di daerah aliran sungai maupun tebing waspada banjir dan longsor. Sebab wilayah Lebak masuk kategori daerah rawan bencana alam,” kata Koordinator Unit Analisa BMKG Serang Hadiyanti, Rabu (23/11). Ia mengatakan, selama ini diprakirakan curah hujan meningkat dan peluang hujan pagi atau malam hari. Peluang hujan dipastikan terus menerus sehingga berpotensi terjadi banjir dan longsor di sejumlah daerah di Kabupaten Lebak. Selama ini, masyarakat masih ada yang tinggal di daerah bantaran aliran sungai maupun perbukitan. “Kami minta warga mengungsi ke tempat lain jika hujan terus menerus khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir,” katanya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Muklis mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat mengantisipasi banjir dan longsor menghadapi musim hujan. Peringatan imbauan ini, kata dia, untuk mencegah korban jiwa. Saat ini, kata dia, jumlah desa di Kabupaten Lebak yang masuk kategori rawan banjir tahunan dan longsor tercatat 42 desa di Kecamatan Wanasalam, Banjarsari, Rangkasbitung, Warunggunung, Cileles, Cibadak, Leuwidamar, Bayah, Cikulur, Cimarga, Kalanganyar, Sobang, Cibeber, Cilograng, dan Sajira.” Kami berharap masyarakat selalu siaga pada musim hujan nanti agar tidak menjadi korban banjir dan longsor,” ujarnya. (Ant/OL-04)
Gempa 5,1 SR Guncang Yogya
Gempa 5,1 SR Guncang Yogya
Jakarta – Gempa kembali mengguncang kawasan Bantul, Daerah Istimewa Yogykarta (DIY). Kali ini, kekuatan gempa mencapai 5,2 skala richter (SR).
“Gempa 5,1 SR pukul 10.55 WIB,” begitu pengumuman yang tertulis dalam akun twitter BMKG, Kamis (24/11/2011).
Menurut BMKG, pusat gempa berada di 144 km barat daya Bantul. Kedalaman gempa 10 km.
Belum ada laporan bagaimana imbas gempa ini terhadap warga Bantul. Belum ada juga laporan kerusakan akibat guncangan ini.
Gempa 6,2 SR Guncang Bolivia
Gempa 6,2 SR Guncang Bolivia
LIMA–MICOM: Gempa dengan kekuatan 6,2 pada skala Richter mengguncang Bolivia pada Selasa (22/11) waktu setempat. Gempa juga terasa di bagian selatan Peru, demikian keterangan Geophysics Institute of Peru (IGP).
Pusat gempa tersebut, yang berada pada kedalaman 553,30 kilometer, mulanya ditetapkan berada di 15,3448 derajat Lintang Selatan dan 65.1099 derajat Bujur Barat.
Pusat gempa itu –yang berada di wilayah Beni di Bolivia– berjarak 350 kilometer dari ibu kota Bolivia, La Paz, di barat dan 325 kilometer dari Santa Cruz di timur.
Gempa tersebut, yang dilaporkan terjadi pukul 13:48 waktu setempat, Selasa (Rabu, 01:48 WIB) di Peru, menimbulkan ketakutan di wilayah pantai selatan Peru, Arequipa dan Tacna. Kedua wilayah itu berada sekitar 600 kilometer di sebelah selatan Beni di Bolivia.
Peru berada di “Pacific Ring of Fire”, tempat 85 persen gempa di dunia terjadi setiap tahun. Gempa terakhir yang mengguncang Peru memiliki kekuatan 8,1 SR dan memporak-porandakan wilayah Canete, Chincha, Pisco serta Ica di bagian tengah negeri itu. Gempa tersebut juga merenggut 596 jiwa dan merusak lebih dari 70.000 rumah. (Ant/wt/X-12)
Kepulan Asap Putih Gunung Anak Krakatau Menjadi Tontonan
Anyer (ANTARA News) – Asap putih dari Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda menjadi tontonan wisatawan yang berkunjung di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
“Asap yang keluar dari GAK berwarna putih,” kata Kepala Pos Pemantau GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Anton Tripambudi, Selasa.
Bolivia Diguncang Gempa 6,2 SR
REPUBLIKA.CO.ID, -Gempa dengan kekuatan 6,2 pada skala Richter yang mengguncang Bolivia pada Selasa (22/11) juga terasa di bagian selatan Peru, demikian keterangan Geophysics Institute of Peru (IGP).
Pusat gempa tersebut, yang berada pada kedalaman 553,30 kilometer, mulanya ditetapkan berada di 15,3448 derajat Lintang Selatan dan 65.1099 derajat Bujur Barat.
Mentawai 2 Kali Diguncang Gempa
Padang (ANTARA News) – Gempa bumi dua kali mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Selasa malam.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatolgi dan Geofisika (BMKG) gempa berkekuatan 5,1 Skala Richter (SR) terjadi pada Selasa (22/11) pukul 23.45 WIB, posisi 40 Km BaratDaya Sipora Mentawai, berlokasi 2.32 Lintang Selatan, 99.31 Bujur Timur dengan kedalaman 16 Km. Gempa itu tidak berpotensi tsunami.
Cuaca Ektreem Masih Menghantui Kota Padang
PADANG–MICOM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teluk Bayur, Kota Padang memprediksi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah Sumatra Barat hingga akhir 2011.
Analis Cuaca BMKG Teluk Bayur, Kota Padang Amarizal di Padang, Selasa (22/11), memaparkan cuaca ekstrem tersebut berupa perubahan cuaca cerah menjadi hujan lebat atau sebaliknya yang terjadi dalam waktu yang cukup singkat.
Banjir Lahan Dingin Ancam Stok Air Bersih DIY
VIVAnews.com – Bahaya sekunder erupsi Merapi yaitu banjir lahar dingin kini mengintai warga yang berada di bantaran sungai yang berhulu di Merapi saat musim hujan berlangsung. Bahaya dan kerugian juga menanti bagi sekitar 5.000 pelanggan air bersih yang ada di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ancaman untuk pelanggan PDAM ini karena sumber air dari Sungai Progo dan Sungai Opak dipenuhi material sisa erupsi. Kedua sungai tersebut di saat musim hujan mendapatkan limpahan material merapi berupa pasir dan lumpur akibatnya instalasi untuk pengambilan air yang mengalami kerusakan.