Longsor, Jalur Alternatif 2 Kecamatan ke Kota Magelang Putus

Akibat pondasi tanah yang labil dan terus tergerus air hujan, jalan di atas tanah Desa Kedungdowo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang Jateng longsor setinggi kurang lebih tujuh meter.

Jalan alternatif yang menjadi jalur utama masyarakat di dua desa di dua kecamatan; Kecamatan Mertoyudan dan Kecamatan Candimulyo, jika akan menuju Kota Magelang ini putus. Warga terpaksa harus memutar melalui jalan darurat yang dibuat swadaya oleh warga.

Continue reading

Semarang Bawah Kian Ambles

SEMARANG – Banjir yang akhir-akhir ini terulang di bagian Semarang Kota membuktikan tingkat penurunan tanah sudah mengkhawatirkan. Bagian tengah kota antara Sungai Banjirkanal Barat dengan Banjirkanal Timur  menjadi cekungan yang mengakibatkan permukaan tanahnya lebih rendah dari permukaan laut.

”Bagian tengah sudah menjadi semacam tempat penampungan air. Hujan deras beberapa jam saja sudah banjir,” kata pakar hidrologi Undip, Robert Kodoatie, Minggu (20/11).

Continue reading

Banjir Kiriman Rendam Cawang Hingga 1,5 Meter

alt

alt

JAKARTA – Banjir kiriman Bogor yang sudah rutin terjadi mengakibatkan sejumlah rumah di Cawang Atas, Jakarta Timur, terendam hingga mencapai 1,5 meter.

Air mulai masuk pukul 06.00 WIB, pagi ini dan merendam sedikitnya lima rukun tetangga (RT), yakni RT 012, 013, 010, 03 dan 06, di RW 011.

Warga jalan Baiduri Bulan, Bidara Cina, RT 06 RW 011, Aidil kepada okezone mengaku tidak kaget dengan banjir kiriman yang sudah langganan ini. “Kami tidak kaget, karena ini sudah biasa, sudah rutin, banjir kiriman Bogor,” kata Aidil saat ditemui okezone, Jumat (18/11/2011).

Continue reading

Tingkat Kegempaan Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif

ANTARA News.com – Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau (GAK) Anton Tripambudi menjelaskan, tingkat kegempaan yang terjadi di gunung tersebut masih fluktuatif.

“Tingkat kegempaan masih fluktuatif, kadang naik tapi kadang juga berkurang,” katanya ketika dikonfirmasi di Cinangka, Serang, Banten, Kamis.

Ia menjelaskan, data kegempaan yang terekam Seismograf pada Senin (14/11) sebanyak 1.581 kali, kemudian Selasa (15/11) 1.400 kali, dan Rabu (16/11) tercatat 1. 533 kali.

Continue reading

Gempa di Bantul Bukti Sesar Opak Masih Aktif

Gempa di Bantul Bukti Sesar Opak Masih Aktif

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sesar Opak di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diduga masih aktif. Hal ini dibuktikan dengan adanya gempa berkekuatan 3,0 skala Richter (SR), Rabu (16/11/2011) pukul 21.36 WIB.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Geofisika Yogyakarta Toni A Wijaya mengatakan, pusat gempa berasal dari sekitar Patahan Opak. Ia menduga sesar atau patahan purba itu masih aktif. Meski demikian, kekuatan pada gempa-gempa yang ditimbulkan umumnya relatif kecil.

Gempa bumi pada Rabu malam berpusat di kedalaman 10 kilometer, sekitar 12 kilometer barat daya Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, DIY, atau pada posisi 7,98 Lintang Selatan-110,49 Bujur Timur. Menurut Toni, gempa bumi tektonik pada 27 Mei 2006 yang mengguncang Yogyakarta dan sekitarnya berpusat di sekitar Sesar Opak di wilayah Bantul. Pascagempa tersebut, kata Toni, sering terjadi gempa kecil yang berpusat di sekitar Sesar Opak. “Namun, gempa-gempa itu sumbernya atau pusat gempanya dari sesar minornya Sesar Opak,” katanya.

Beberapa gempa kecil yang berpusat di sekitar Sesar Opak pascagempa besar 27 Mei 2006 antara lain gempa berkekuatan 3,4 SR pada 24 Maret 2008 pukul 22.18. Gempa lainnya terjadi pada 21 Agustus 2010 malam dengan kekuatan 5,0 SR. Pusat gempanya sekitar 27 kilometer timur Sesar Opak.

Sumber :  Antara

Dinding pembendung Banjir di Rusak massa

Liputan6.com, Ayyuthaya: Warga Bangkok, Thailand, marah dengan pembangunan dinding pembendung banjir. Mereka beramai-ramai menghancurkan bendungan penahan air banjir yang terletak di sekitar pusat Kota Bangkok itu.

Laman NHK, Selasa (15/11), melaporkan, dinding pembendung banjir terbuat dari karung pasir yang tersusun sepanjang 5.000 meter. Awalnya untuk mencegah mengalirnya air ke arah selatan menuju Bangkok. Namun bendungan tersebut justru memperburuk banjir di wilayah utara kota.
Continue reading

Klaten Siaga Bencana

KLATEN–MICOM: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Jawa Tengah, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana pada musim penghujan ini.

Pemerintah kabupaten juga menyiapkan dana Rp600 juta sisa sumbangan masyarakat untuk korban erupsi Merapi.

Continue reading

Papua diguncang Gempa 6,2 SR

Papua diguncang gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR). Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa terjadi pada pukul 06.42 WIB, Rabu (16/11/2011). BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Menurut informasi yang dirilis situs resmi BMKG, pusat gempa ada pada 34 Km Barat Daya Oksibil, 92 Km Timur Laut Tanah Merah, 132 Km Tenggara Sumohai, 185 Km Timur Laut Kepi, Papua.

Pusat gempa berjarak 3731 Km Timur Laut dari Jakarta. Pusat gempa berada pada kedalaman 57 Km.

Akibat Hujan Deras Banjir Kawasan Pondok Labu Semakin Parah

REPUBLIKA.CO.ID, PONDOK LABU- Hujan yang mengguyur Jakarta pada Senin sore (14/11) membuat tinggi banjir di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan kembali naik. Hingga malam hari ini ketinggian air mencapai 160-180 cm atau setinggi leher orang dewasa.

“Air masih seleher orang dewasa, sampai saat ini warga sudah dievakuasi kembali” ujar Sekretaris RT 11 Pondok Labu, Budi, kepada Republika, Senin (14/11). Akibatnya, 239 KK harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Continue reading

Korban Tewas Akibat Banjir di Thailand Mencapai 562 Jiwa

Okezone.com – Korban tewas akibat banjir di Thailand hingga saat ini masih terus bertambah. Dilaporkan jumlah korban tewas saat ini sudah mencapi 562 jiwa. Departemen Mitigasi dan Penanggulangan Bencana Thailand melaporkan, hingga saat ini 22 provinsi di Negeri Gajah Putih tersebut masih terendam air. Sementara banjir pun menyebabkan 5,1 juta warga terpengaruh. Demikian diberitakan The Nation, Senin (14/11/2011).

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-Moon dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton, akan mengunjungi Bangkok, guna melihat banjir yang terjadi di Thailand. Kedua tokoh itu bermaksud untuk memeriksa apa yang dibutuhkan oleh Thailand demi mengatasi krisis banjir yang mereka alami. 

Continue reading