Nusa Dua Bali Diguncang Gempa Susulan 5,6 SR

alt

Nusa Dua Bali Diguncang Gempa Susulan 5,6 SR

alt

Sebuah mobil rusak parah tertimpa atap beton akibat guncangan gempa 6,8 SR yang melanda Bali, Kamis (13/10/2011) sekitar pukul 11.16

TRIBUNNEWS.COM, NUSA DUA – Gempa susulan berkekuatan 5,6 skala Richter mengguncang kawasan Nusa Dua, Bali, Kamis (13/10/2011) sekitar pukul 14.52 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, pusat gempa berada pada 131 kilometer barat daya Nusa Dua Bali atau 9,76 Lintang Selatan (LS)-114,53 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Sebelumnya, Gempa berkekuatan 6,8 skala Richter mengguncang kawasan Nusa Dua, Bali, Kamis (13/10/2011) sekitar pukul 10.16 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, pusat gempa berada pada 143 kilometer barat daya Nusa Dua Bali atau 9,89 Lintang Selatan (LS)-114,53 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Namun BMKG mencatat gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. (*)

Gempa 6,8 SR Mengguncang Bali

Gempa berkekuatan 6,8 skala Richter mengguncang wilayah Bali. Sebuah pura di Jalan Pertigaan Nusa Indah runtuh akibat guncangan gempa ini.

Gempa berkekuatan 6,8 skala Richter ini terjadi pada pukul 10.16 WIB. Berada di 143 km Barat Daya Nusa Dua Bali. Gempa berpusat di kedalaman 10 km. Selain di Bali, gempa ini juga dirasakan di Lombok dan Banyuwangi di Jawa Timur. Informasi yang dilansir Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa berkekuatan 6,8 SR terjadi sekitar pukul 10.16 WIB di Nusa Dua, Bali, Kamis 13 Oktober 2011.

Continue reading

Bali Digoyang Gempa 6,8 SR

alt

Bali Digoyang Gempa 6,8 SR

alt

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Bali diguncang gempa dengan kekuatan 6,8 skala richter pada pukul 10.16 WIB. Menurut BMKG, gempa terjadi di 143 kilometer barat daya Nusa Dua Bali dengan kedalaman 10 km. Sejauh ini belum ada tanda-tanda tsunami. Namun situasi di Bali cukup panik, masyarakat berhamburan ke luar rumah.


Sumber: BMKG

Gempa Gunung Anak Krakatau Tidak Berpotensi Memicu Tsunami

Kalianda, Lampung – Petugas pemantau gunung api menyatakan bahwa potensi gempa vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk memicu terjadinya tsunami sangat kecil, dan warga tidak perlu khawatir dengan aktivitas gunung di Perairan Selat Sunda itu.

“Kegempaan Gunung Anak Krakatau memiliki kekuatan rendah sehingga sangat kecil berpotensi menimbulkan tsunami,” kata Petugas Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancuran Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andisuardi di Rajabasa, Rabu.

Continue reading

BMKG Bisa Beri Peringatan Dini Tsunami ke 23 Negara

BMKG Bisa Beri Peringatan Dini Tsunami ke 23 Negara


SRIPOKU.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dipercaya sebagai salah satu dari 3 negara kawasan Samudera Hindia yang dipercaya sebagai Regional Tsunami Service Provider-RTSP). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.
Sebagai anggota RTSP, BMKG bertanggung jawab memberikan peringatan dini tsunami ke-23 negara kawasan Samudera Hindia, di antaranya Bangladesh, Yaman, Thailand, Timor Leste, Myanmar, Singapura, dan Malaysia. Bersama Indonesia, negara lain yang juga ditunjuk adalah Australia dan India.
“Ini merupakan tantangan bagi Indonesia sebab kita harus memberikan sistem peringatan dini bagi negara lain. Ke depan, kita harus berusaha untuk mampu memberikan informasi yang baik dan akurat,” jelas Suhardjono, Rabu (12/11/2011).
Dengan ditunjuknya Indonesia sebagai RTSP, maka fasilitas peringatan dini tsunami yang ada di BMKG saat ini punya dua fungsi. Selain sebagai sistem peringatan dini untuk kawasan Indonesia, perangkat tersebut juga berguna sebagai sistem peringatan dini kawasan regional Samudera Hindia.
Suhardjono menjelaskan, operasional RTSP sudah diluncurkan hari ini bersamaan dengan dilakukannya IOWave 2011 Exercise, uji coba peringatan dini tsunami yang dilaksanakan di bawah naungan International Intergovermental Comission of UNESCO. Dalam IOWave 2011 Exercise, dilakukan uji coba peran dan fungsi negara RTSP, melihat kesiapan negara-negara wilayah Samudera Hindia dalam menerima pesan peringatan serta menguji prosedur operasional RTSP dan pusat peringatan di masing-masing negara.
Saat melakukan uji coba hari ini, BMKG mengirimkan peringatan dengan skenario tsunami Aceh 26 Desember 2004 yang dipicu oleh gempa 9,2 SR di lepas pantai barat Sumatera. Disimulasikan, gelombang tsunami menyebrangi Samudera Hindia dalam waktu 12 jam melanda pantai Afrika Selatan.
Simulasi hari ini juga ditindaklanjuti dengan Tabletop Exercise tingkat nasional oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB di Aceh, Padang dan Bantul. BMKG mengirim peringatan dan institusi penerima menindaklanjuti sesuai prosedur.
Suhardjono menjelaskan bahwa dengan dimulainya uji coba hari ini, RTSP secara resmi telah beroperasi. “Dalam setahun ke depan akan terus dimonitor dan dievaluasi pelaksanannya,” katanya.

Sumber : Kompas.com

Gunung Kerinci Mengalami Peningkatan Gempa

Sumatera Barat – Gunung Kerinci di perbatasan Kabupaten Kerinci, Jambi, dan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengalami peningatan gempa hembusan sejak awal Oktober sampai 300 kali sehari.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Kerinci, Heri Prasetyo, Rabu, mengatakan gempa hembusan itu  dibarengi dengan kepulan asap putih setinggi 400 meter.

Continue reading

15.000 Masker Dibagikan Menyusul Letusan Gunung Marapi

Gunung Marapi di Sumatera Barat mengeluarkan letusan setinggi 700 meter, Selasa, 11 Oktober 2011, pukul 08.40 WIB. “Mengeluarkan awan kelabu hitam,” ujar petugas Pos Pengamat Gunung Marapi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bukittinggi, Warsono.

Hujan abu jatuh di Kecamatan Simabur, Pariangan, Batusangkar, dan Salimpaung. Warga di sekitar lokasi mulai dibagikan masker.

Continue reading

Bangkok di Kepung Banjir

Para petugas membangun tanggul-tanggul penahan banjir di pinggiran Bangkok untuk mencegah air menggenangi wilayah ibukota Thailand. Banjir dari kawasan Thailand utara diperkirakan akan mencapai daerah-daerah rendah, termasuk kawasan Bangkok, pekan ini.

Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana mengatakan setidaknya 269 orang tewas akibat hujan lebat, banjir, dan tanah longsor di 27 provinsi sejak akhir Juli lalu.

Sebagian besar wilayah di Thailand utara tergenang banjir dan 2,3 juta warga terkena dampak bencana ini. Bangkok yang berada dua meter di atas permukaan laut bisa tergenang bila kiriman air dari utara datang bersamaan dengan gelombang pasang pada hari Kamis (13/10).

Para petugas telah mempercepat upaya membangun dinding penahan banjir di Pathum Thani di sebelah utara Bangkok. Di kawasan ini air sungai meluap Senin malam (10/10) menggenangi rumah-rumah setinggi dua meter. “Saya belum pernah melihat banjir separah ini,” kata Wanpen Suanmakam, warga di Pathum Thani kepada kantor berita Reuters.

“Air datang dengan tiba-tiba,” imbuh Sukanna Saeieaw, warga yang juga tinggal di Pathum Thani. Di provinsi Ayutthaya, salah satu kawasan yang paling parah terkena bencana, warga berjejalan di tempat-tempat pengungsian.

Di provinsi ini juga terdapat 198 pabrik di kawasan industri yang antara lain dipakai oleh perusahaan otomotif Honda dan perusahaan kamera Nikon. Beberapa laporan menyebutkan Nikon untuk sementara menghentikan produksi kamera SLR akibat banjir ini. Toyota yang memiliki tiga pabrik di Thailand juga dilaporkan mengambil langkah serupa