
Workshop penyusunan rencana penanggulangan bencana dan krisis kesehatan di dinas kesehatan (District Health Disaster Plan) berlangsung selama 2 hari di Hotel Cakra Kusuma Yogyakarta. Pemateri hari pertama disampaikan oleh dr. Hendro Wartatmo, SpB. KBD menyampaikan tentang kerangka konsep penanggulangan bencana bidang kesehatan yang dipandu oleh Wisnu Damarsasi, MPH. Pembicara menyebutkan bahwa public health emergency preparedness (PHEP) merupakan rencana kesiapan menghadapi krisis bencana di masyarakat yang harus terkoordinasi dan kontinyu. Pembicara juga menjelaskan tentang prinsip yang harus ada dalam dalam petunjuk teknis penanggulangan krisis kesehatan di daerah. Pada sesi diskusi dibahas tentang kewenangan antara Dinas Kesehatan dan BPBD dalam penanggulangan krisis kesehatan di daerah. Pemateri selanjutnya adalah pengorganisasian, analisis resiko bencana dan krisis kesehatan, Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk Dinas Kesehatan Disaster Plan, serta komponen Dinas Kesehatan Disaster Plan. Kegiatan hari kedua merupakan penugasan terkait penyusunan dokumen disaster plan Dinas Kesehatan di masing-masing instansi serta presentasi hasilnya. Peserta secara aktif berdiskusi dalam setiap sesi pada workshop ini. Pada sesi penutup disampaikan bahwa Dinas Kesehatan sebagai koordinator di daerah harus memiliki rencana penanggulangan bencana. informasi selengkapnya Klik Disini






Berada pada suatu kondisi yang tidak diharapkan menuntut seseorang untuk dapat melakukan tindakan yang tepat. Berada di tengah-tangah aksi pengeboman dan baku tembak merupakan salah satu contohnya. Pada keadaan ini, ketenangan mental menjadi salah satu kunci yang harus dimiliki. Terdapat beberapa langkah penyelamatan diri yang dapat dilakukan pada saat dan setelah kejadian berlangsung. Pada saat kejadian, hal pertama yang harus dipikirkan adalah kemungkinan jalan keluar dari lokasi. Dianjurkan untuk menghindari berada di pintu atau jendela karena berpotensi untuk menjadi sasaran tembak dari kedua belah pihak. Selanjutnya hindari kerumunan atau keramaian karena juga merupakan sasaran serangan kedua belah pihak. Pada saat kejadian sulit untuk membedakan antara penyerang dengan aparat keamanan, sehingga hindarilah orang berpakaian sipil bersenjata. Apabila situasinya menjadikan Anda terjebak di lokasi, segeralah mencari tempat persembunyian seperti di sisi pot, tanaman, atau kolong mobil. Namun apabila berada di area terbuka, segera tiarap dan usahakan tidak bergerak. Anda harus tetap memandang ke arah petugas berwenanga, agar mereka mengetahui Anda baik-baik saja. Informasi selengkapnya 
