Webinar : Lingkungan Mayor Kejadian Prehospital Chemical, Biological, Radiological, Nuclear and Explosives (CBRNE)

http://cdn.mascotmedical.com.au/mm/2016/09/28184121/david.jpgWebinar ini berjudul “Lingkungan Mayor Kejadian Prehospital CBRNE-Bukti Terkini dan Kesenjangan Persisten yang Mempengaruhi Perlakuan Korban, Tindakan Medis, dan Dekontaminasi”. Webinar diselenggarakan pada hari Jumat pukul 09.00 AEST (Australian Eastern Standard Time). Topik tentang CBRNE ini pertama kalinya diselenggarakan oleh WADEM dengan pembicaranya yaitu Associate Professor David Heslop, UNSW Sydney. Pembicara memiliki pengalaman selama lebih dari 12 tahun di militer di Australia serta berbagai pengalaman pelatihan pada pengobatan CBRNE. CBRNE merupakan kepanjangan dari Chemical, Biological, Radiological, Nuclear and Explosive (Bahan Peledak Kimia, Biologis, Radiologi dan Nuklir). Bahan-bahan ini dapat dijadikan sebagai senjata dan menimbulkan korban masal. Seorang responder kegawatdaruratan harus memahami penanganan situasi kegawatdaruratan yang disebabkan oleh CBRNE tersebut. Pada Webinar ini akan disampaikan terkait dengan judul tersebut, sehingga dapat memperluas informasi terkait berbagai aspek pada CBRNE. Informasi selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

 

Perawatan Psikososial pada Warga dan Komunitas yang Terkena Dampak Insiden CBRNE

cbrne paper

cbrne paperPerawatan psikososial bertujuan untuk memberikan perawatan secara langsung pada kebutuhan psikososial seseorang yang mengalami dampak dari suatu kejadian. Perawatan ini dibutuhkan untuk seseorang yang mengalami kejadian seperti bencana atau krisis serta disebabkan oleh kejadian akibat CBRNE. Pada kejadian yang diakibatkan oleh CBRNE terdapat tindakan berbeda yang harus dilakukan oleh pemberi layanan kesehatan. Pada sistematik review ini, perbedaannya dijabarkan dalam beberapa kategori yaitu resiko dan krisis komunikasi; pendidikan dan latihan; dukungan serta perawatan profesional dan konseling. Tugas sulit yang harus dikuasai oleh setiap responder adalah membedakan antara konsekuensi fisik yang dialami korban akibat terpapar oleh bahan CBRNE dan efek dari stres. Pada kasus ini juga responder harus memperhatikan kesehatannya, sehingga tidak terkontaminasi. Tidak semua responder telah mendapatkan pelatihan khusus terkait dengan penanganan kasus akibat CBRNE, sehingga informasi ini dapat menjadi salah satu pilihan pembaca. Informasi selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

 

Peran Dokter Hewan pada Kondisi Kegawatdaruratan Maupun Bencana

peran dokter hewan saat bencana

peran dokter hewan saat bencanaAmerican Veterinary Medical Association (AVMA) membuat publikasi tentang pedoman dalam kesiapsiagaan dan respon kegawatdaruratan bagi dokter hewan. Kondisi kegawatdaruratan maupun bencana tidak hanya menimbulkan dampak bagi manusia, hewan sebagai makhluk hidup juga memiliki resiko yang sama untuk terkena dampaknya. Di sisi lain, hewan yang terkena dampak oleh kondisi lingkungan juga dapat berbahaya bagi manusia. Hewan buas yang dapat mengancam kehidupan, bahkan berbagai masalah yang disebabkan oleh serangga yang kecil sekalipun. Dokter hewan sebagai salah satu petugas kesehatan juga memiliki peran yang penting. Pada publikasi ini cara penyelamatan maupun perawatan hewan primata, hewan yang berukuran besar, burung, dan jenis-jenis lainnya pada sebelum, saat bencana maupun setelah bencana terjadi. tindakan penyelamatan maupun perawatan juga dipaparkan dalam berbagai setting bencana yang kemungkinan dihadapi. Cara melindungi diri dari serangan hewan juga sebagai bentuk lain dampak bencana juga dijelaskan secara detail. Publikasi ini tidak hanya dapat digunakan oleh dokter hewan, masyarakat yang memiliki atau berada di daerah yang memiliki banyak hewan dapat menggunakan pedoman ini dalam kondisi kegawatdaruratan terjadi.

Informasi selengkapnya: Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

Webinar Series : Melawan Lupa Tsunami dan Gempa Aceh

header aceh

header acehWebinar series yang akan diselenggarakan oleh Divisi Bencana Kesehatan PKMK Fakultas Kedokteran UGM bulan ini adalah “Melawan Lupa Tsunami dan Gempa Aceh”. Webinar ini akan dilaksanakan pada Kamis, 27 Juli 2017 pukul 13.00-15.00 WIB di Lab Leadership (Lt. # Gd. IKM Lama) Fakultas Kedokteran UGM. Topik ini diangkat untuk mengingat kembali Gempa dan Tsunami Aceh 2004 lalu. Diharapkan upaya siaga bencana yang diperoleh melalui webinar ini dapat meningkatkan kesiagaan setiap pihak.

Informasi selengkapnya: Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

GLOBAL TERRORISM INDEX 2016 : MENGUKUR DAN MEMAHAMI DAMPAK TERORISME

gti disaster

gti disasterGLOBAL TERRORISM INDEX (GTI) merupakan studi analisis yang komprehensif terhadap dampak terorisme di 163 negara di dunia atau 99,7% dari populasi dunia. Tujuan utamanya adalah mengkaji tren dan membantu dalam memberikan informasi yang positif tentang terorisme serta memerlukan respon dari kebijakan yang ada. Penemuan penting yang diperoleh diantaranya yaitu 5 negara dengan dampak terbesar yang telah diukur GTI adalah Iraq, Afghanistan, Nigeria, Pakistan dan Syria. Kelima negara ini dilaporkan merupakan asal dari 72% semua kematian yang diakibatkan terorisme. Kematian yang disebabkan oleh terorisme menurun 10% pada tahun 2015 menjadi 29,376. Hal ini merupakan penurunan pertama dalam jumlah kematian semenjak 2010. Terorisme dapat berdampak pada berbagai sektor dalam suatu negara seperti ekonomi. Pada publikasi ini juga dilakukan analisis tentang tren terorisme sejak 16 tahun yang lalu, kelompok terorisme, serta berbagai penemuan menarik lainnya.

Informasi selengkapnya: Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

PENDIDIKAN PADA ANAK DARI DAMPAK SERANGAN TERORISME

VETERANS-AFFAIRS-BUILDINGSerangan terorisme yang dialami langsung maupun yang dipelajari dari menonton tv, mendengarkan orang dewasa mendiskusikannya maupun media pendukung lainnya dapat memberikan dampak pada anak-anak. Peran orang tua dalam memberikan respon pada anak-anak merupakan hal terpenting yang harus dilakukan. Berdasarkan penemuan pada penelitian di kota Oklahoma terdapat 2 faktor yang dapat meningkatkan gejala stres pada anak yaitu tingginya paparan tentang terorisme di televisi dan distres yang dialami orang tua. Orang tua dapat membantu koping anak terhadap terorisme dengan cara menciptakan lingkungan yang aman, memberikan dukungan emosional pada anak, jujur pada anak dengan apa yang terjadi, monitor paparan media pada anak, memberitahukan anak tentang apa yang dilakukan pemerintah, dan lain-lain.

Informasi selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

STRES TRAUMATIS AKIBAT TERORISME

http://static.wixstatic.com/media/ff0b51_3e161107d44e4a848d2dc92805b08b78.jpg_srz_609_406_85_22_0.50_1.20_0.00_jpg_srzBerdasarkan penelitian diketahui bahwa orang yang paling beresiko mengalami reaksi stres traumatik yang buruk seperti Posttraumatic Stress Disorder (PTSD) adalah orang yang mengalami paparan terbesar terhadap kejadian traumatis. Korban, keluarga, serta petugas penyelamat. Petugas penyelamat juga dapat secara langsung maupun tidak dengan korban yang hilang atau terbunuh. Petugas penyelamat harus memiliki koping yang kuat dalam mengatasi hal tersebut. National Center for PTSD mengumpulkan informasi dari penelitian tentang berbagai kondisi orang-orang yang berada pada lingkaran kejadian terorisme pada berbagai kejadian terorisme dunia. Masalah depresi, kecemasan dan penggunaan obat biasanya dilaporkan pada orang dengan PTSD.

Informasi selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

KULIAH ONLINE TENTANG PERAN PERAWAT PADA KEJADIAN KEGAWATDARURATAN

http://tsisupport.com/wp-content/uploads/2016/10/Backup-Disaster-Recovery-368x227.jpgSebagai key player dalam kejadian kegawatdaruratan, perawat diharapkan dapat memerankan kepemimpinan selama krisis kesehatan. Tidak hanya memberikan perawatan yang berkualitas pada korban, memastikan keamanan diri sendiri juga sangat penting. Agar hal tersebut dapat lebih efektif, tetap up to date terhadap pedoman pemerintah dalam menangani kejadian kegawatdaruratan, termasuk di dalamnya serangan terorisme. Untuk membantu perawat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kegawatdaruratan, Mosby mengembangkan ReadyRN: Disaster Nursing and Emergency Preparedness sebagai sebuah kuliah online. Tujuan dari kursus ini adalah untuk memastikan bahwa perawat dapat mempersiapkan dirinya dalam merespon kejadian krisis kesehatan nasional. Terdapat 26 mata kuliah yang ditawarkan untuk menghadapi kejadian seperti sistem surveilans pada bioterorisme, dampak psikososial pada bencana, terorisme biologis dan kimia, dan lain-lain.

Informasi selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

Kesiapsiagaan Pengguna Kursi Roda Pada Kondisi Kegawatdaruratan di New Zealand

disaster australasian

disaster australasianNew Zealand adalah salah satu negara kepulauan yang memiliki potensi untuk terjadinya gempa, erupsi gunung berapi, banjir dan kejadian alami lainnya. Kejadian tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak sosial, kerusakan lingkungan dan lain-lain. Semua anggota masyarakat memiliki resiko yang sama dalam menghadapi resiko kejadian-kejadian tersebut. Berbeda dengan orang dengan disabilitas, resikonya atau kerentanannya akan lebih besar dibandingkan dengan anggota masyarakat lainnya. Walaupun kesiapsiagaan personal merupakan cara yang paling efektif untuk mengetahui resiko yang berhubungan dengan kegawatdaruratan, kesiapsiagaan pada orang dengan disabilitas dilaporkan rendah. Hal tersebut menjadi dasar dalam melakukan penelitian ini. yang memamparkan tentang kesiapsiagaan pengguna kursi roda pada kondisi kegawatdaruratan di New Zealand. Kebutuhan mereka selama kondisi ini teridentifikasi dari penemuan dalam penelitian ini. Pembelajaran tentang kelompok disabilitas khususnya pengguna kursi roda dapat diperoleh melalui hasil penelitian ini. Penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

 

Infografis untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan dalam Kejadian Kegawatdaruratan

infografis

infografisPenelitian ini menunjukkan perkembangan infografis dalam meningkatkan kesadaran tentang gempa bumi dan kesiapsiagaan dalam kegawatdaruratan untuk berbagai komunitas di New Zealand. Komunitas yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini adalah orang dengan lanjut usia, orang dengan masalah mobilitas dan orang-orang yang memilik masalah literacy atau kemampuan dalam menggunakan atau mencari informasi terkait kegawatdaruratan yang ada. Pesan kesiapsiagaan yang efektif dapat meningkatkan kapasitas seseorang dalam mempersiapkan, merespon, dan mengurangi bahaya selama kejadian kegawatdaruratan. Berbagai strategi edukasi digunakan dalam mencapai kesiapsiagaan pada komunitas seperti melalui sosial media, televisi, radio dan domain diskusi publik. Penelitian ini dapat membantu setiap elemen untuk mengetahui tentang kebutuhan informasi pada berbagai komunitas di masyarakat. Hasilnya kemudian dapat dijadikan acuan dalam pengembangan infografis selanjutnya. Penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon