Loading Now

Gas Beracun Tak Terdeteksi Pada Jarak 700 Meter

Dieng – Gas beracun yang berasal dari lubang Kawah Timbang, Gunung Dieng (2.565 mdpl) tidak terdeteksi pada jarak 700 meter. Rentang sejauh itu menjadi bahan pertimbangan PVMBG dalam mengevaluasi status aktivitas vulkanik gunung api yang mencakup tiga wilayah itu.

Sebelumnya, aliran gas tersebut sempat mencapai jarak 400 meter. Kamis (21/3) pagi, luncurannya hanya sejauh 200 meter. Aroma belerang juga tak tercium pada jarak 1 Km.

“Jika di jarak 700 meter dari Kawah Timbang ada gas berbahaya yang melebihi standar, tidak menutup kemungkinan statusnya dinaikan ke Siaga Dieng. Radius steril bisa bertambah dari 500 meter ke 1000 m,” jelas Kepala PVMBG, Dr Surono.

Sampai kemarin, PVMBG masih mempertahankan Dieng di status Waspada. Pengukuran gas beracun hanya dilakukan pada jarak 700 meter kendati kawasan terlarang masih dalam rentang 500 meter dari lubang kawah.

Gas yang diukur di antaranya karbon monoksida, karbon dioksida, metan, dan hidrogen sulfida. Hasil pendeteksian juga menunjukan sebaran gas ke arah barat yang mengarah ke Desa Simbar dan Desa Pekasiran (timur) tidak mendapati gas yang berbahaya bagi kehidupan.

Catatan kegempaan Dieng juga masih didominasi gempa vulkanik dalam. Meski demikian, Kamis dinihari, terekam gempa vulkanik dangkal. Fenomena jarang sejak gunung dinaikan menjadi Waspada pada Senin (11/3) lalu itu menunjukan adanya pergerakan energi di permukaan.

sumber: http://www.suaramerdeka.com

Post Comment

YOU MAY HAVE MISSED