Pengungsi Banjir di Jambi Terserang Penyakit

Jambi – Berhari-hari berada di pengungsian, ribuan korban banjir di Jambi menderita berbagai penyakit. Umumnya mereka mengalami gatal-gatal, demam, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Bahkan ada yang mengidap penyakit kronis lain seperti jantung.
Warga menetap di pengungsian hingga Rabu (20/2/2013), setelah rumah mereka tenggelam genangan air bah sejak 2 pekan lalu. Setiap posko yang didirikan ditempati tak kurang dari 150 sampai 300 kepala keluarga. Mereka terdiri dari orangtua sampai anak-anak.
Kondisi ini tak bisa dibiarkan begitu saja. Dinas kesehatan setempat menerjunkan tim yang bersiaga 24 jam. Mereka bertugas di setiap posko pengungsian.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, jumlah warga yang terserang penyakit mencapai lebih dari 2 ribu warga.
Hingga kini banjir di Provinsi Jambi baru surut di Kabupaten Sarolangun dan Merangin. Sedangkan di Kota Jambi dan Muaro Jambi serta Kabupaten Tanjung Jabung Timur ketinggian air meningkat akibat meluapnya Sungai Batanghari.
Banjir di Jambi tak kunjung surut akibat hujan yang terus mengguyur. Bahkan genangan air bah sempat meluas hingga merendam 4 kabupaten yaitu Kerinci, Sarolangun, Merangin, dan Batanghari. Tinggi air sempat mencapai hampir 1 meter di Kabupaten Batanghari
sumber: http://news.liputan6.com
Post Comment