Tujuan dari penulisan ini untuk mengkaji partisipasi masyarakat dalam penanggulangan banjir kesiapan. Metode yang digunakan berupa meta-analisis dari studi literatur berbagai artikel jurnal pada 2011-2019 dengan topik mitigasi bencana banjir di Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, diambil dari jurnal internasional Disaster Risk Reduction, Jurnal Kebencanaan Sumatera, jurnal geografi dan pendidikan geografi Jamba: Jurnal studi risiko bencana, ilmu alam, dan dari seminar internasional. Kurangnya artikel di Indonesia yang membahas tentang partisipasi masyarakat dalam bencana banjir dalam bahasa Inggris seperti artikel dari negara lain, menyebabkan penelitian ini belum pernah dilakukan. Hasil review – nya menunjukkan bahwa dari 9 pasal yang digunakan, ternyata partisipasi masyarakat dalam menangani banjir di beberapa daerah di Indonesia termasuk dalam kategori aktif. Bentuk partisipasi meliputi partisipasi dalam bentuk uang, iuran tenaga kerja, pendidikan antar masyarakat, pengawasan pembangunan infrastruktur dan penambahan ruang terbuka hijau. Artikel ini dipublikasikan pada 2020 oleh LPPM Unila. Selengkapnya
Sosialisasi Internal DokumenHospital Disaster Plan(HDP) RSUD Kabelota Donggala

Kerangka Acuan Kegiatan
Sosialisasi Internal Dokumen Hospital Disaster Plan(HDP) RSUD Kabelota Donggala
Jum’at, 22 dan 29 Oktober 2021
13.00 – 14.30 WITA
Pengantar
PKMK FK – KMK UGM bekerja sama dengan Caritas Germany akan melakukan program perluasan peningkatan kapasitas masyarakat melalui penguatan sistem dan pemberdayaan dalam menghadapi bencana dan krisis Kesehatan di Sulawesi Tengah. Pengembangan dokumen perencanaan penanggulangan bencana di tingkat Rumah Sakit (HospitalDisaster Plan)sering disusun hanya sekedar pemenugan akreditasi rumah sakit. Pada Maret 2021 lalu, RSUD Kabelota Donggala sudah menyusun dokumenhospital disaster plandan berproses selama 6 bulan untuk penyelesaian dokumen. Penyusunan dokumenhospital disaster planini didampingi oleh fasilitator lokal Sulawesi Tengah dan Tim dari PKMK FK – KMK UGM. Melalui dokumen ini, rumah sakit harus memahami bahwa dokumen HDP sebagai salah satu bentuk kesiapan rumah sakit untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi tidak mengganggu layanan rutin sehari – hari.
Selama proses penyelesaian dokumenhospital disaster plan, terdapatwhatsapp group /WAG sebagai wadah untuk diskusi jika sewaktu-waktu tim penyusun kecil mengalami kendala. Isi dari dokumen ini masih diketahui oleh segelintir orang yang terlibat dalam penyusunan sementara dalam pengaplikasian dokumen seluruh staf di rumah sakit terlibat. Internal rumah sakit penting mengetahui kapan dokumen ini akan diaktifkan, apa yang menjadi peran masing – masing bidang, bagaimana alur komando dan komunikasi serta SOP yang digunakan saat bencana. Melalui kegiatan ini tim penyusun kecil dokumen HDP akan mensosialisasikan dokumen yang sudah disusun kepada staf internal rumah sakit.
Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi dokumenhospital disaster plankepada internal Rumah Sakit Kabelota Donggala.
Proses Kegiatan
Kegiatan ini akan dilakukan melalui virtual menggunakan aplikasi zoom. Sosialisasi dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Pertemuan pertama tim penyusun kecil akan mempresentasikan dokumen kemudian staf internal melengkapi atau memberikan masukan jika ada kekurangan dalam dokumen. Selanjutnya jeda 5 hari tim penyusun akan merevisi kembali dan pada pertemuan kedua disosialisasikan kembali.
Hal yang PerluDipersiapkan oleh Peserta
- Peserta menyiapkan dokumen yang digunakan saat penanggulangan bencana baik itu SOP, formulir dan alur
- Tim penyusun kecil HDP menyiapkan dokumenhospitaldisaster planyang sudah disusun dan siap dipresentasikan
Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan ini adalah staf internal Rumah Sakit Kabelota Donggala khususnya SDM kesehatan yang terlibat dalam struktur organisasi saat bencana.
Output Kegiatan
Staf internal Rumah Sakit mengetahui dan memahami isi dari dokumen HDP.
Jadwal dan Materi Kegiatan
Link Zoom setiap pertemuan
Meeting ID: 846 9529 6276
Passcode: 067260
Pertemuan 1
Waktu : Jumat, 22 Oktober 2021
Pukul : 13.00 – 14.30 WITA
Pertemuan 2
Waktu : Jumat, 29 Oktober 2021
Pukul : 13.00 – 14.30 WITA
| Waktu | Kegiatan/Materi | Fasilitator |
| Pertemuan 1 : Jumat, 22 Oktober 2021 | ||
| 13.00 – 13.10 | Pengantar dan Pembukaan |
PKMK FK – KMK UGM Direktur RSUD Kabelota Donggala |
| 13.10 – 13.40 | Presentasi dokumen HDP RSUD Kabelota | Tim Penyusun Dokumen HDP RSUD Kabelota Donggala |
| 13.40 – 14. 20 | Diskusi | Peserta dan Fasilitator |
| 14.20 – 14.30 | Rencana Tindak Lanjut | |
| Pertemuan 2 : Jumat, 29 Oktober 2021 | ||
| 13.00 – 13.05 | Pengantar | PKMK FK – KMK UGM |
| 13.05 – 13.45 | Presentasi dokumen HDP RSUD Kabelota | Tim Penyusun Dokumen HDP RSUD Kabelota Donggala |
| 13.45 – 14.00 | Diskusi | |
| 14.00 – 14.20 | Rencana Table Top Exercise (TTX) atau simulasi dokumen HDP RSUD Kabelota | PKMK FK – KMK UGM |
| 14.20 – 14.00 | Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut | |
Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Puskesmas Sangurara

Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Puskesmas Sangurara
(Puskesmas Disaster Plan)
Jum’at, 22 dan 29 Oktober 2021
10.00 – 11.30 WITA
Pengantar
Disaster Plan)masih sangat jarang dilakukan. Pada Maret 2021, lalu Puskesmas Sangurara sudah menyusun dokumen puskesmas disaster plan dan berproses selama 6 bulan untuk penyelesaian dokumen. Penyusunan dokumen puskesmasdisaster planini didampingi oleh fasilitator lokal Sulawesi Tengah dan Tim dari PKMK FK – KMK UGM. Melalui dokumen ini puskesmas harus memahami bahwa dokumen PuskesmasDisaster Plansebagai salah satu bentuk kesiapan puskesmas untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi tidak mengganggu layanan rutin sehari – hari.
disaster plan, terdapatwhatsapp group /WAG sebagai wadah untuk diskusi jika sewaktu – waktu tim penyusun kecil mengalami kendala. Isi dari dokumen ini masih diketahui oleh segelintir orang yang terlibat dalam penyusunan sementara dalam pengaplikasian dokumen seluruh staf di puskesmas terlibat. Internal puskesmas penting mengetahui kapan dokumen ini akan diaktifkan, apa yang menjadi peran masing – masing bidang, bagaimana alur komando dan komunikasi serta SOP yang digunakan saat bencana. Melalui kegiatan ini tim penyusun kecil dokumen puskesmas disaster plan akan mensosialisasikan dokumen yang sudah disusun kepada staf internal puskesmas.
Tujuan
- disaster plankepada internal Puskesmas Sangurara
Proses Kegiatan
Hal yang PerluDipersiapkan olehPeserta
- Peserta menyiapkan dokumen yang digunakan saat penanggulangan bencana baik itu SOP, formulir dan alur
- Tim Penyusun Kecil Puskesmas Disaster Plan menyiapkan dokumen puskesmas disaster plan yang sudah disusun dan siap dipresentasikan
Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan ini adalah staf internal Puskesmas Sangurara khususnya SDM kesehatan yang terlibat dalam struktur organisasi saat bencana.
Output Kegiatan
Staf internal Puskesmas mengetahui dan memahami isi dari dokumen puskesmas disaster plan.
Jadwal dan Materi Kegiatan
Link Zoom setiap pertemuan
*menyusul
Pertemuan 1
Waktu : Jumat, 22 Oktober 2021
Pukul : 10.00 – 11.30 WITA
Pertemuan 2
Waktu : Jumat, 29 Oktober 2021
Pukul : 10.00 – 11.30 WITA
| Waktu | Kegiatan/Materi | Fasilitator |
| Pertemuan 1 : Jumat, 22 Oktober 2021 | ||
| 10.00 – 10.10 | Pengantar dan Pembukaan |
PKMK FK – KMK UGM Kepala Puskesmas Sangurara |
| 10.10 – 10.40 | Presentasi dokumen Puskesmas Disaster Plan | Tim Penyusun Dokumen Puskesmas Disaster Plan Sangurara |
| 10.40 – 11. 20 | Diskusi | Peserta dan Fasilitator |
| 11.20 – 11.30 | Rencana Tindak Lanjut | |
| Pertemuan 2 : Jumat, 29 Oktober 2021 | ||
| 10.00 – 10.05 | Pengantar | PKMK FK – KMK UGM |
| 10.05 – 10.45 | Presentasi dokumen Puskesmas Disaster Plan | Tim Penyusun Dokumen Puskesmas Disaster Plan Sangurara |
| 10.45 – 11.00 | Diskusi | |
| 11.00 – 11.20 | Rencana Table Top Exercise (TTX) atau simulasi dokumen Puskesmas Disaster Plan | PKMK FK – KMK UGM |
| 11.20 – 11.30 | Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut | |
Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Puskesmas Tompe

Kerangka Acuan Kegiatan
Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Puskesmas Tompe
(Puskesmas Disaster Plan)
Jum’at, 22 dan 29 Oktober 2021
10.00 – 11.30 WITA
Pengantar
PKMK FK – KMK UGM bekerja sama dengan Caritas Germany akan melakukan program perluasan peningkatan kapasitas masyarakat melalui penguatan sistem dan pemberdayaan dalam menghadapi bencana dan krisis Kesehatan di Sulawesi Tengah. Pengembangan dokumen perencanaan penanggulangan bencana di tingkat puskesmas (Puskesmas Disaster Plan) masih sangat jarang dilakukan. Pada Maret 2021 lalu, Puskesmas Tompe sudah menyusun dokumen puskesmas disaster plan dan berproses selama 6 bulan untuk penyelesaian dokumen. Penyusunan dokumen puskesmas disaster plan ini didampingi oleh fasilitator lokal Sulawesi Tengah dan Tim dari PKMK FK – KMK UGM. Melalui dokumen ini puskesmas harus memahami bahwa dokumen Puskesmas Disaster Plan sebagai salah satu bentuk kesiapan puskesmas untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi tidak mengganggu layanan rutin sehari – hari.
Selama proses penyelesaian dokumen puskesmas disaster plan, terdapat whatsapp group / WAG sebagai wadah untuk diskusi jika sewaktu – waktu tim penyusun kecil mengalami kendala. Isi dari dokumen ini masih diketahui oleh segelintir orang yang terlibat dalam penyusunan sementara dalam pengaplikasian dokumen seluruh staf di puskesmas terlibat. Internal puskesmas penting mengetahui kapan dokumen ini akan diaktifkan, apa yang menjadi peran masing – masing bidang, bagaimana alur komando dan komunikasi serta SOP yang digunakan saat bencana. Melalui kegiatan ini tim penyusun kecil dokumen puskesmas disaster plan akan mensosialisasikan dokumen yang sudah disusun kepada staf internal puskesmas.
Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi dokumen puskesmas disaster plan kepada internal Puskesmas Tompe
Proses Kegiatan
Kegiatan ini dilakukan melalui virtual menggunakan aplikasi zoom. Sosialisasi dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Pertemuan pertama tim penyusun kecil akan mempresentasikan dokumen kemudian staf internal melengkapi atau memberikan masukan jika ada kekurangan dalam dokumen. Selanjutnya jeda 5 hari tim penyusun akan merevisi kembali dan pada pertemuan kedua disosialisasikan kembali.
Hal yang Perlu Dipersiapkan oleh Peserta
- Peserta menyiapkan dokumen yang digunakan saat penanggulangan bencana baik itu SOP, formulir dan alur
- Tim Penyusun Kecil Puskesmas Disaster Plan menyiapkan dokumen puskesmas disaster plan yang sudah disusun dan siap dipresentasikan
Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan ini adalah staf internal Puskesmas Tompe khusunya SDM kesehatan yang terlibat dalam struktur organisasi saat bencana.
Output Kegiatan
Staf internal Puskesmas mengetahui dan memahami isi dari dokumen puskesmas disaster plan.
Jadwal dan Materi Kegiatan
Link Zoom setiap pertemuan
Meeting ID: 827 0502 7756
Passcode: 090945
Pertemuan 1
Waktu : Jumat, 22 Oktober 2021
Pukul : 10.00 – 11.30 WITA
Pertemuan 2
Waktu : Jumat, 29 Oktober 2021
Pukul : 10.00 – 11.30 WITA
| Waktu | Kegiatan/Materi | Fasilitator |
| Pertemuan 1 : Jumat, 22 Oktober 2021 | ||
| 10.00 – 10.10 | Pengantar dan Pembukaan |
PKMK FK – KMK UGM Kepala Puskesmas Tompe |
| 10.10 – 10.40 | Presentasi dokumen Puskesmas Disaster Plan | Tim Penyusun Dokumen Puskesmas Disaster Plan Tompe |
| 10.40 – 11. 20 | Diskusi | Peserta dan Fasilitator |
| 11.20 – 11.30 | Rencana Tindak Lanjut | |
| Pertemuan 2 : Jumat, 29 Oktober 2021 | ||
| 10.00 – 10.05 | Pengantar | PKMK FK – KMK UGM |
| 10.05 – 10.45 | Presentasi dokumen Puskesmas Disaster Plan | Tim Penyusun Dokumen Puskesmas Disaster Plan Tompe |
| 10.45 – 11.00 | Diskusi | |
| 11.00 – 11.20 | Rencana Table Top Exercise (TTX) atau simulasi dokumen Puskesmas Disaster Plan | PKMK FK – KMK UGM |
| 11.20 – 11.30 | Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut | |
Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Palu

Kerangka Acuan Kegiatan
Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Palu
(Dinas Kesehatan Disaster Plan)
Kamis, 21 – 28 Oktober 2021 | Pukul 09.00 – 10.30 WITA
{tab title=”Kerangka Acuan Kegiatan” class=”red”}
Pengantar
PKMK FK – KMK UGM bekerja sama dengan Caritas Germany melakukan program perluasan peningkatan kapasitas masyarakat melalui penguatan sistem dan pemberdayaan dalam menghadapi bencana dan krisis Kesehatan di Sulawesi Tengah. Pengembangan dokumen perencanaan penanggulangan bencana di tingkat Dinas Kesehatan (Dinkes Disaster Plan) masih sangat jarang dilakukan. Pada Maret 2021 lalu, Dinas Kesehatan Kota Palu sudah menyusun dokumen dinkes disaster plan dan berproses selama 6 bulan untuk penyelesaian dokumen. Penyusunan dokumen dinkes disaster plan ini didampingi oleh fasilitator lokal Sulawesi Tengah dan tim dari PKMK FK – KMK UGM. Melalui dokumen ini, dinas kesehatan harus memahami bahwa dokumen Dinkes Disaster Plan atau disebut juga dengan rencana kontingensi sebagai salah satu bentuk kesiapan Dinas Kesehatan untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi sistem komando sudah terkoordinir dengan baik.
Selama proses penyelesaian dokumen dinkes disaster plan, terdapat WhatsApp group / WAG sebagai wadah untuk diskusi jika sewaktu – waktu tim penyusun kecil mengalami kendala. Isi dari dokumen ini masih diketahui oleh segelintir orang yang terlibat dalam penyusunan sementara dalam pengaplikasian dokumen seluruh staf di dinas kesehatan terlibat. Internal dinas kesehatan penting mengetahui kapan dokumen ini akan diaktifkan, apa yang menjadi peran masing – masing bidang, bagaimana alur komando dan komunikasi serta SOP yang digunakan saat bencana. Melalui kegiatan ini tim penyusun kecil dokumen dinkes disaster plan akan mensosialisasikan dokumen yang sudah disusun kepada staf internal dinas kesehatan.
Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi dokumen dinkes disaster plan kepada internal Dinas Kesehatan Kota Palu
Proses Kegiatan
Kegiatan ini akan dilakukan melalui virtual menggunakan aplikasi zoom. Sosialisasi dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Pertemuan pertama tim penyusun kecil akan mempresentasikan dokumen kemudian staf internal melengkapi atau memberikan masukan jika ada kekurangan dalam dokumen. Selanjutnya jeda 5 hari tim penyusun akan merevisi kembali dan pada pertemuan kedua disosialisasikan kembali.
Hal yang Perlu dipersiapkan oleh peserta
- Peserta menyiapkan dokumen yang digunakan saat penanggulangan bencana baik itu SOP, formulir dan alur
- Tim Penyusun Kecil Dinkes Disaster Plan Kota Palu menyiapkan dokumen dinkes disaster plan yang sudah disusun dan siap dipresentasikan
Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan ini adalah staf internal Dinas Kesehatan Kota Palu khususnya SDM kesehatan yang terlibat dalam struktur organisasi saat bencana.
Output Kegiatan
Staf internal Dinas Kesehatan mengetahui dan memahami isi dari dokumen dinas kesehatan disaster plan.
Jadwal dan Materi Kegiatan
Link Zoom setiap pertemuan
Meeting ID: 879 2311 6304
Passcode: 325089
Pertemuan 1
Waktu : Kamis, 21 Oktober 2021
Pukul : 09.00 – 10.30 WITA
Pertemuan 2
Waktu : Kamis, 28 Oktober 2021
Pukul : 09.00 – 10.30 WITA
| Waktu | Kegiatan/Materi | Fasilitator |
| Pertemuan 1 : Kamis, 21 Oktober 2021 | ||
| 09.00 – 09.10 WITA | Pengantar dan Pembukaan |
PKMK FK – KMK UGM Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu |
| 09.10 – 09.40 WITA | Presentasi dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan Kota Palu | Tim Penyusun Dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan Kota Palu |
| 09.40 – 10. 20 WITA | Diskusi | Peserta dan Fasilitator |
| 10.20 – 10.30 WITA | Rencana Tindak Lanjut | |
| Pertemuan 2 : Kamis, 28 Oktober 2021 | ||
| 09.00 – 09.05 WITA | Pengantar | PKMK FK – KMK UGM |
| 09.05 – 09.45 WITA | Presentasi dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan | Tim Penyusun Dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan Kota Palu |
| 09.45 – 10.00 WITA | Diskusi | |
| 10.00 – 10.20 WITA | Rencana Table Top Exercise (TTX) atau simulasi dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan | PKMK FK – KMK UGM |
| 10.20 – 10.30 WITA | Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut | |
{tab title=”Reportase” class=”blue”}
Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Palu
(Dinkes Disaster Plan)
21 Oktober dan 1 November 2021
Isi dari dokumen ini masih diketahui oleh segelintir orang yang terlibat dalam penyusunan sementara dalam pengaplikasian dokumen seluruh staf di Dinas Kesehatan Kota Palu. Internal dinkes penting mengetahui kapan dokumen ini akan diaktifkan, apa yang menjadi peran masing – masing bidang, bagaimana alur komando dan komunikasi serta SOP yang digunakan saat bencana. Melalui kegiatan ini tim penyusun kecil dokumen dinkes disaster plan akan mensosialisasikan dokumen yang sudah disusun kepada staf internal dinkes. Kegiatan ini berlangsung sebanyak 2 kali pertemuan yang dihadiri oleh 25 orang staf internal Dinkes Kota Palu.
Kamis, 21 Oktober 2021

Dok. PKMK FK-KMK UGM “Sosialisasi dokumen Dinkes Disaster Plan Kota Palu“
Tim penyusun dokumen diwakili oleh Jeranah memaparkan dokumen dinkes disaster plan. Setelah pemaparan ditanyakan kembali kepada peserta apa saja yang perlu dilengkapi dalam dokumen. Bidang Hukum dan SDMK melihat dari dasar hukum pengadan barang dan jasa sudah ada yang terbaru dan peraturan lainnya juga perlu perbaikan. Dokumen ini juga perlu dipertimbangkan supaya dokumen dinkes disaster plan tidak hanya fokus pada dampak bencana pada masyarakat saja namun mempertimbangkan bagaimana rencana kontijensi ini pada tenaga kesehatannya. Karena pada Permenkes Nomor 75 Tahun 2019 tentang krisis kesehatan, adanya kesiapan tenaga kesehatan khusunya kompetensi dan ketersediaan tenaga. Bagaimana kita bisa tau kompetensi dan kesediaan tenaga kesehatan pada saat bencana. Sebaiknya diawali dengan inventarisir ketersediaan kompetensi tenaga kesehatan yang dimiliki. Kemudian dalam rencana tindak lanjut bisa dituliskan pelatihan untuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.
Bidang Surveilans menyampaikan bahwa dalam dokumen ini belum tertulis tupoksi masing – masing bidang. Poin yang perlu dilakukan ialah menambahkan prosedur yang lebih mendetail, misalnya fungsi surveilans itu melakukan apa sehingga jelas siapa melakukan apa. Semua masukan dari peserta menjadi bahan bagi tim penyusun untuk melengkapi dokumen. Pada pertemuan selanjutnya hasi revisi dokumen akan dipaparkan kembali.
Senin, 1 November 2021

Dok. PKMK FK-KMK UGM “Sosialisasi Dokumen Dinkes Disaster Plan Kota Palu bagian Tupoksi“
Tim penyusun dokumen kembali memaparkan penambahan tupoksi struktur pengorganisasian dalam dokumen. Tupoksi yang disusun sudah sesuai dengan bidang atau jabatan yang ada dalam stuktur dan alur komunikasi disesuaikan dengan sistem komando. Tim kembali menanyakan kepada peserta apakah ada hal lainnya yang perlu direvisi kembali, dari bidang farmasi mengatakan bahwa tupoksi mereka sudah lengkap dituliskan dalam dokumen. Mungkin nanti penambahan dan penekanan dalam SOP. Kepala Puskesmas Pantoloan menyampaikan secara pengorganisasian, pukesmas yang ada di Kota Palu masuk dalam bagian Tim Reaksi Cepat (TRC). Dan disini tupoksi masih seputar pembagian wilayah namun tindakan apa yang dilakukan di lapangan belum tertulis. Tim penyusun merespon situasi yang terjadi menuntut puskesmas mau tidak mau harus tetap bekerja karena puskesmas dalam hal teknis langsung di lapangan. Dalam dokumen dinkes disaster plan ditulis tupoksi hanya pengkajian dan melaporkan hasil pelaksnaan. Akan di tambahkan terkait fungsi pelayanan di lapangan dalam dokumen dinkes disaster plan. Namun lebih teknis lagi fungsi TRC ini dicantumkan dalam dokumen puskesmas disaster plan.
Secara keseluruhan sosialisasi dokumen dinkes disaster plan Kota Palu berjalan dengan baik. Setelah pemaparan dokumen, Tim PKMK FK-KMK UGM menyampaikan rencana Table Top Exercises (TTX) dokumen dinkes disaster plan. TTX ini akan dilaksanakan secara onsite, bersama – sama akan diuji apakah dokumen ini sudah operasional dan apakah orang – orang yang terlibat sudah memahami isi dari dokumen.
Reportase : Happy R Pangaribuan
Div. Manajemen Bencana PKMK FK-KMK UGM
{/tabs}
Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala

Kerangka Acuan Kegiatan
Sosialisasi Internal Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala
(Dinas Kesehatan Disaster Plan)
Kamis, 21 dan 28 Oktober 2021
Pukul 10.30 – 12.00 WITA
Pengantar
PKMK FK – KMK UGM bekerja sama dengan Caritas Germany akan melakukan program perluasan peningkatan kapasitas masyarakat melalui penguatan sistem dan pemberdayaan dalam menghadapi bencana dan krisis Kesehatan di Sulawesi Tengah. Pengembangan dokumen perencanaan penanggulangan bencana di tingkat Dinas Kesehatan (Dinkes Disaster Plan) masih sangat jarang dilakukan. Pada Maret 2021 lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala sudah menyusun dokumen dinkes disaster plan dan berproses selama 6 bulan untuk penyelesaian dokumen. Penyusunan dokumen dinkes disaster plan ini didampingi oleh fasilitator lokal Sulawesi Tengah dan Tim dari PKMK FK – KMK UGM. Melalui dokumen ini dinas kesehatan harus memahami bahwa dokumen Dinkes Disaster Plan atau disebut juga dengan rencana kontingensi sebagai salah satu bentuk kesiapan dinas kesehatan untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi sistem komando sudah terkoordinir dengan baik.
Selama proses penyelesaian dokumen dinkes disaster plan, terdapat WhatsApp group / WAG sebagai wadah untuk diskusi jika sewaktu – waktu tim penyusun kecil mengalami kendala. Isi dari dokumen ini masih diketahui oleh segelintir orang yang terlibat dalam penyusunan sementara dalam pengaplikasian dokumen seluruh staff di dinas kesehatan terlibat. Internal dinas kesehatan penting mengetahui kapan dokumen ini akan diaktifkan, apa yang menjadi peran masing – masing bidang, bagaimana alur komando dan komunikasi serta SOP yang digunakan saat bencana. Melalui kegiatan ini tim penyusun kecil dokumen dinkes disaster plan akan mensosialisasikan dokumen yang sudah disusun kepada staf internal dinas kesehatan.
Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi dokumen dinkes disaster plan kepada internal Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala
Proses Kegiatan
Kegiatan ini akan dilakukan melalui virtual menggunakan aplikasi zoom. Sosialisasi dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Pertemuan pertama tim penyusun kecil akan mempresentasikan dokumen kemudian staf internal melengkapi atau memberikan masukan jika ada kekurangan dalam dokumen. Selanjutnya jeda 5 hari tim penyusun akan merevisi kembali dan pada pertemuan kedua disosialisasikan kembali.
Hal yang Perlu Dipersiapkan oleh Peserta
- Peserta menyiapkan dokumen yang digunakan saat penanggulangan bencana baik itu SOP, formulir dan alur
- Tim Penyusun Kecil Dinkes Disaster Plan Kabupaten Donggala menyiapkan dokumen dinkes disaster plan yang sudah disusun dan siap dipresentasikan
Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan ini adalah staf internal Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala khususnya SDM kesehatan yang terlibat dalam struktur organisasi saat bencana.
Output Kegiatan
Staf internal Dinas Kesehatan mengetahui dan memahami isi dari dokumen Dinas Kesehatan disaster plan.
Jadwal dan Materi Kegiatan
Link Zoom setiap pertemuan
Meeting ID: 820 2643 6953
Passcode: 131054
Pertemuan 1
Waktu : Kamis, 21 Oktober 2021
Pukul : 10.30 – 12.00 WITA
Pertemuan 2
Waktu : Kamis, 28 Oktober 2021
Pukul : 10.30 – 12.00 WITA
| Waktu | Kegiatan/Materi | Fasilitator |
| Pertemuan 1 : Kamis, 21 Oktober 2021 | ||
| 10.30 – 10.40 WITA | Pengantar dan Pembukaan |
PKMK FK-KMK UGM Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala |
| 10.40 – 11.10 WITA | Presentasi dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan Kabupaten Donggala | Tim Penyusun Dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan Kabupaten Donggala |
| 11.10 – 11. 50 WITA | Diskusi | Peserta dan Fasilitator |
| 11.50 – 12.00 WITA | Rencana Tindak Lanjut | |
| Pertemuan 2 : Kamis, 28 Oktober 2021 | ||
| 10.30 – 10.35 WITA | Pengantar | PKMK FK-KMK UGM |
| 10.35 – 11.05 WITA | Presentasi dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan | Tim Penyusun Dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan Kabupaten Donggala |
| 11.05 – 11.30 WITA | Diskusi | |
| 11.30 – 11.50 WITA | Rencana Table Top Exercise (TTX) atau simulasi dokumen Dinas Kesehatan Disaster Plan | PKMK FK-KMK UGM |
| 11.50 – 12.00 WITA | Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut | |
Matrikulasi Materi Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan pada Fasilitator Lokal Sulawesi Tengah
Kerangka Acuan Kegiatan
Matrikulasi Materi Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan pada Fasilitator Lokal Sulawesi Tengah
Mei – Oktober 2021
Pengantar
Pada kejadian gempa Mamuju Sulawesi Barat, fasilitator lokal berkoordinasi dengan tim PKMK FK – KMK UGM untuk ikut terlibat dalam penanganan gempa. Selanjutnya fasilitator lokal juga sudah berperan sebagai pemateri pada pelatihan penyusunan dokumen penanggulangan bencana dan krisis kesehatan di Dinkes Kota Palu, Dinkes Kabupaten Donggala, RSUD Kabelota, Puskesmas Tompe dan Puskesmas Sangurara. Secara umum, fasilitator mampu memaparkan materi dengan baik. Penyampaian materi pada pelatihan tersebut didampingi oleh narasumber dari PKMK FK – KMK UGM.
PKMK FK – KMK UGM akan terus bekerja sama dengan fasilitator lokal dalam rangka melakukan program perluasan peningkatan kapasitas masyarakat melalui penguatan sistem dan pemberdayaan dalam menghadapi bencana dan krisis Kesehatan di Sulawesi Tengah. Pengembangan kapasitas lokal ini juga menjadi salah satu program pengembangan kapasitas sumber daya di daerah dalam penanganan bencana dan krisis kesehatan. Fasilitator lokal sudah memilih materi yang mereka minati dan menjadi materi ajar ketika ada pelatihan penyusunan disaster plan. Harapannya, fasilitator lokal bukan hanya sekedar mengetahui gambaran umum dari materi ajar melainkan juga benar – benar memahami konsep materi dan tujuan dari materi.
Terlebih materi perencanaan penanggulangan bencana ini terus berkembang dan perlu untuk di – update sesuai dengan potensi bencana yang sedang dan yang akan terjadi. Dengan demikian, penguatan pemahaman fasilitator lokal terhadap materi yang sudah dipilih sangat penting untuk diperdalam kembali supaya fasilitator lebih memahami dan menguasai konsep materi. Melalui kegiatan matrikulasi ini dapat memenuhi kekurangan dan menjawab kesenjangan dalam pengetahuan atau keterampilan fasilitator lokal dalam menguasai materi pembelajaran disaster plan.
Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kekurangan dan menjawab kesenjangan dalam pengetahuan atau keterampilan fasilitator lokal untuk menguasai materi pembelajaran penyusunan perencanaan penanggulangan bencana dan krisis kesehatan di dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas.
Proses Kegiatan
Kegiatan ini akan dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom meeting dengan pembagian room sesuai dengan minat fasilitator.
Peserta Kegiatan
Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah fasilitator lokal yang sudah mengikuti rangkaian training of trainer (TOT) disaster plan oleh PKMK FK – KMK UGM
Hal yang Perlu Dipersiapkan oleh peserta:
Materi yang sudah pernah dibawakan pada pelatihan dan pertanyaan/ pernyataan yang perlu diperdalam.
Output Kegiatan
Fasilitator lokal lebih memahami konsep materi yang diminati/dipilih
Jadwal dan Materi Kegiatan
Link zoom (setiap pertemuan)
Meeting ID: 849 5726 0557
Passcode: 712834
Pertemuan 1
Hari/Tanggal : Jumat, 15 Mei 2021
Waktu : 14.00 – 15.30 WITA
Pertemuan 2
Hari/Tanggal : Senin, 25 Oktober 2021
Waktu : 14.00 – 15.30 WITA
Pertemuan 3
Hari/Tanggal : Kamis, 28 Oktober 2021
Waktu : 14.00 – 15.30 WITA
| Kamis, 15 April 2021 | ||||
| Waktu | Materi/Kegiatan | Fasilitator Lokal | Narasumber | |
| Pertemuan 1 : Jumat, 15 Mei 2021 | ||||
| 14.00 – 14.10 | Pengantar | – PKMK FK – KMK UGM | – | |
| 14.10 – 14.20 | Pembagian room sesi 1 | – PKMK dan Peserta | – | |
| 14.20 – 15.20 |
Room 1 : Materi Kebijakan dan Komponen Disaster Plan di Dinkes, RS dan Puskesmas Akreditasi SNARS |
|
dr. Bella Donna, M.Kes
|
|
|
Room 2 : Materi Analisis Risiko |
|
– Madelina Ariani, MPH – Happy R Pangaribuan, MPH |
||
|
Room 3 : Materi Logistik dan Fasilitas saat Bencana |
Gde Yulian Yogadhita, M.Epid, Apt
|
|||
| 15.20 | Rencana Tindak Lanjut | |||
| Pertemuan 2 : Senin, 25 Oktober 2021 | ||||
| 14.00 – 14.05 | Pembagian room | – | ||
| 14.05 – 15.30 |
Room 1 : Sistem Pengorganisasian |
|
dr. Bella Donna, M.Kes
|
|
|
Room 2 : SOP dan Pengembangan Skenario |
|
– Madelina Ariani, MPH – Happy R Pangaribuan, MPH |
||
|
Room 3 : – Data dan Informasi – Peta Respon |
|
Gde Yulian Yogadhita, M.Epid, Apt
|
||
| Pertemuan 3 : Kamis, 28 Oktober 2021 | ||||
| 14.00 -14.05 | Pembagian room penugasan | |||
| 14.05 – 14. 50 |
Room 1 Penugasan Sistem Pengorganisasian |
|
dr. Bella Donna, M.Kes | |
|
Room 2 Penugasan Analisis Risiko |
|
Happy R Pangaribuan, SKM, MPH | ||
|
Room 3 Penugasan Pengembangan Skenario dan SOP |
|
Madelina Ariani, MPH | ||
|
Room 4 Penugasan Praktik Peta Respon dan Fasilitas saat Bencana |
|
Gde Yulian Yogadhita, M.Epid, Apt
|
||
| 14.50 – 15.30 | Penugasan Draft Dokumen Disaster Plan | Seluruh fasilitator lokal | ||
| 15.30 | Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut | |||
Bencana Alam Akibat Perubahan Iklim Mengancam, PMI Persiapkan Ini
Merdeka.com – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) M. Jusuf Kalla meminta PMI bersiap menghadapi potensi bencana alam yang dipicu perubahan iklim. Meski demikian, PMI diminta tetap optimal membantu penanganan pandemi Covid-19.
“Hari ini kita selalu mendengarkan bagaimana dahsyatnya Covid-19, tetapi menurut para ahli akan muncul bencana yang lebih besar lagi yaitu perubahan cuaca atau perubahan iklim,” ujarnya saat memberi sambutan dalam acara pelantikan Pengurus PMI DIY masa bakti 2021-2026 di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Jumat (8/10) malam.
Mantan Wakil Presiden RI itu mengungkapkan bahwa bencana alam yang dipicu perubahan iklim, seperti banjir, telah melanda sejumlah negara di benua Eropa, Amerika Serikat, Asia, dan Afrika.
“Banjir, gempa bumi, dan bahaya-bahaya dari perubahan alam. Karena itulah di samping kita mengatasi masalah Covid-19 ini kita juga harus siap mengatasi bencana-bencana alam selanjutnya apabila ada,” ungkapnya.
Siaga Bencana, BPBD Padang Siagakan Personel dan Peralatan
PADANG – Gubernur Mahyeldi menetapkan status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di wilayah Sumbar.
Menyikapi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyiagakan personil dan peralatan guna membantu warga jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
“Menurut prakiraan dari BMKG, cuaca ekstrim akan berlangsung hingga akhir tahun nanti. Sebagai antisipasi, kita menyiagakan personil dan peralatan bencana,” kata Kepala BPBD Kota Padang Barlius, Minggu (10/10/2021).
Menurut Barlius, wilayah Sumbar, termasuk Kota Padang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Di Kota Padang sendiri terdapat beberapa wilayah yang menjadi langganan bencana banjir dan tanah longsor. Diantaranya Kecamatan Koto Tangah, Lubuk Kilangan, Bungus Teluk Kabung, Padang Selatan dan Nanggalo.
Untuk itu, Barlius kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam.
“Personil kita selalu siaga 24 jam. Mereka siap diturunkan kapan saja untuk membantu dan mengevakuasi warga nantinya,” tutur Barlius.
Barlius menambahkan, dalam penanggulangan bencana, BPBD juga dibantu TNI/Polri, insan kebencanaan seperti Tagana, Kelompok Sadar Bencana (KSB) dan organisasi relawan kebencanaan lainnya. (MC)
Bencana Besar Landa China
jpnn.com, BEIJING – Sedikitnya 54.000 warga dievakuasi akibat banjir melanda wilayah utara dan timur China selama masa libur Hari Nasional.
Selain itu, sebanyak 60 lokasi pertambangan batu bara, 372 pertambangan nonbatu bara, 14 pabrik kimia berbahaya, 1.035 lokasi proyek konstruksi, dan 166 objek wisata di Provinsi Shanxi di wilayah utara China itu ditutup.
Air meluap di wilayah hilir Sungai Fenhe, Provinsi Shanxi. Peristiwa terburuk dalam 40 tahun terakhir, tulis media China, Sabtu.
Lebih dari 100 unit alat berat dan 500 orang dikerahkan untuk membendung tanggul sungai dengan batu sebanyak 5.000 meter kubik, demikian diungkapkan otoritas Shanxi.
Biro meteorologi Provinsi Shanxi memperkirakan banjir akan melanda wilayah timur China itu karena hujan deras turun terus-menerus sejak Jumat (8/10) hingga Sabtu.
Otoritas setempat telah melakukan berbagai tindakan darurat dalam 24 jam terakhir.
Kementerian Sumber Daya Air China telah mengirimkan tujuh satuan tugas khusus ke Shaanxi, Shanxi, Henan, dan Shandong untuk melakukan upaya pengendalian banjir.
Tanah longsor yang menyertai hujan secara terus-menerus sejak Kamis (7/10) telah mengakibatkan satu gedung perkantoran di Provinsi Shaanxi runtuh. Tiga dari empat orang yang tertimbun reruntuhan bangunan tersebut tewas, seperti diberitakan sebelumnya.
Kota Beijing diguyur hujan sejak Sabtu (2/10) hingga Rabu (6/10). Hanya Kamis (7/10) dan Jumat (8/10) cuaca Beijing cerah, namun pada Sabtu kembali hujan.
Libur Hari Nasional yang merupakan peringatan berdirinya Republik Rakyat China berlangsung pada 1-7 Oktober 2021. (ant/dil/jpnn)