Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand, Ahad (23/10), melaporkan 356 orang tewas dan dua lainnya hilang dalam musibah banjir besar. Banjir juga dilaporkan masih berlanjut di 28 provinsi di wilayah utara, timur laut, tengah, serta barat dan diperkirakan 2,4 juta orang terpaksa mengungsi.
Banjir Bandang di Myamar Mengakibatkan 100 Orang Tewas
Lebih dari 100 orang tewas akibat banjir bandang di Myanmar tengah setelah hujan lebat pekan ini, kata seorang pejabat, Minggu.
“Sejauh ini, 35 mayat ditemukan dari 106 orang yang hilang. Sejumlah 71 orang lainnya juga diduga tewas akibat banjir” Kamis dan Jumat, kata seorang pejabat pemerintah kepada AFP tanpa bersedia namanya disebutkan.
“Kami belum menemukan mayat-mayat mereka dan masih sedang mencari.”
Ia menambahkan lebih dari 2.000 orang hanyut akibat banjir yang melanda empat kota di daerah Magway, dan sekitar 6.000 rumah masih terendam.
138 Tewas dan 350 orang Terluka di Turki Timur
Sebuah gempa berkekuatan 7,2 skala richter pada Minggu menewaskan 138 orang dan melukai 350 lainnya di Turki timur, perdana menteri Turki mengatakan.
Sembilan puluh tiga orang tewas di Provinsi Van dan 45 di distrik Ercis, kata Perdana Menteri Tayyip Erdogan kepada wartawan ketika meninjau kerusakan akibat gempa kuat itu.
Diperkirakan 500-1.000 orang tewas akibat gempa di Turki
Sekitar 1.000 orang diperkirakan tewas tertimpa reruntuhan gedung yang rubuh akibat gempa berkekuatan 7,3 di kota Van, Turki, Minggu (23/10/2011).
“Diperkirakan 500 hingga 1.000 orang tewas akibat gempa,” ujar Kepala Institut Seismological Kandili di Istanbul, dalam jumpa pers.
Dalam laporan sebelumnya tidak disebutkan adanya korban tewas, namun hanya dikhawatirkan ada yang terperangkap dalam reruntuhan bangunan yang rubuh.
105 Warga Amerika Tengah Tewas Akibat Banjir
105 Warga Amerika Tengah Tewas Akibat Banjir

Presiden El Savador Mauricio Funes melalui televisi mendesak komunitas internasional untuk segera mengirimkan bantuan kemanusiaan ke wilayah yang dilanda banjir.
Sementara itu Presiden Honduras Porfirio Lobo mendesak warganya agar saling bantu membantu dalam menangani korban.
“Inilah yang dinamakan desakan baru untuk solidaritas,” ujar Lobo, seperti dikutip Associated Press, Jumat (21/10/2011).
Menurut laporan, jumlah warga yang tewas di Guatemala mencapai 38 orang, Sementara itu di Elsavador 34 orang. Banjir juga melanda Honduras, dan Nikaragua, jumlah korban yang tewas di negara tersebut masing-masing adalah 15 dan 14 orang. Costa Rica juga menjadi salah satu negara yang dilanda banjir dan tanah longsor, namun hanya lima orang yang tewas dalam bencana maut itu.
Guatemala juga langsung memasukkan peristiwa ini sebagai sebuah bencana nasional. Karena sebanyak 130 ribu warga menjadi korban banjir maut itu.(rhs)
Banjir Landa Myanmar,60 Orang Hilang
Banjir Landa Myanmar,60 Orang Hilang

PAKOKKU – Banjir yang tiba-tiba saja melanda sebuah wilayah di Myanmar menyebabkan puluhan orang hilang. Sebagian besar korban hilang merupakan warga yang tinggal di wilayah pinggiran sungai.
Gempa 5,2 Skala Richter Goyang Maluku
Gempa 5,2 Skala Richter Goyang Maluku
INILAH.COM, Jakarta – Gempa berkekuatan 5.2 Skala Richter (SR) mengguncang Saumlaki, Maluku, Jumat (21/10/2011) pagi ini pukul 09.56 WIB.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan, gempa dengan kedalaman 85 Km ini berada pada lokasi 186 km BaratLaut Saumaki – Maluku.
BMKG tidak menginformasikan apakah gempa menimbulkan gelombang tsunami. [mvi]
Warga Bangkok Bersiaga Hadapi Banjir
Penduduk yang tinggal di tujuh daerah di Bangkok, diminta untuk memindahkan barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi, di tengah upaya pemerintah menangkal banjir terparah di Thailand.
Tentara, sukarelawan dan penduduk yang tinggal di kawasan Bangkok yang lebih rendah, berupaya menangkal banjir dengan menyusun kantung-kantung pasir dan mengalihkan air ke laut.
Namun sejumlah penahan banjir jebol karena tingginya aliran air ke ibukota dari arah utara.
Gunung Anak Krakatau Mengeluarkan Hembusan 32 Kali dan 6.132 Gempa Vulkanik
Cinangka- Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengeluarkan hembusan sebanyak 32 kali, dan gempa vulkanik 6.132 kali pada Selasa tanggal 18 Oktober 2011.
“Kemarin GAK di Selat Sunda sesuai data dari rekaman Seismograf mencatat 32 kali hembusan, dan gempa vulkanik 6.132 kali, dengan demikian total kegempaannya 6.164 kali,” kata Kepala Pos Pemantau GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Anton Tripambudi, Rabu.
Kabut Asap Mengganggu Pemantauan Aktifitas Gunung Marapi
Bukittinggi – Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BGPVMB) Gunung Marapi di Bukittinggi, Sumatera Barat, mengalami kendala dalam memantau aktivitas vulkanik gunung tersebut karena tertutup kabut asap.
“Sejak beberapa hari terakhir, Gunung Merapi diselimuti kabut asap, sehingga tidak bisa dilihat secara visual apakah gunung masih mengeluarkan asap hitam atapun abu vulkanik,” kata petugas BGPVMB di Pos Pemantuan Gunung Marapi Warseno, Rabu.