Integrasi Gender dalam Aksi Kemanusiaan Di Wilayah Asia-Pasifik

genderBencana dan krisis menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat. laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan dalam bagaimana mereka mengalami, merespon dan penyembuhannya dari bencana. Ketika bencana terjadi, laki-laki dan wanita memiliki kemampuan yang berbeda dalam merespon kejadian tersebut. Perempuan sering kali dikaitkan dengan diskriminasi, ketidaksetaraan dan tindakan kekerasan. Akan tetapi, di wilayah Asia Pasifik bukti ilmiah menunjukkan bahwa perempuan sebagai first responder pada krisis dan bencana memiliki peran yang krusial. Publikasi ini merupakan contoh dari praktik yang mengintegrasikan gender dalam asi kemanusiaan yaitu peran perempuan dalam berbagai aksi kemanusiaan di wilayah Asia Pasifik. Publikasi ini merupakan yang ke-4 dalam kaitannya dengan peran perempuan dalam berbagai aksi kemanusiaan. Penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

Kuliah Online Prinsip Kesehatan Masyarakat dalam Bencana dan Respon Kemanusiaan

kuliah online

kuliah onlineKuliah atau kursus online “Prinsip Kesehatan Masyarakat dalam Bencana dan Respon Kemanusiaan” ini merupakan program yang dikembangkan oleh Collaborating Centre for Oxford University and CHUHK for Disaster and Medical Humanitatian Response (CCOUK). Terdapat 7 topik perkuliahan yang diberikan kepada peserta yaitu pendekatan kesehatan masyarakat dalam respon bencana, konsep dan trend bencana, dampak bencana, dampak kesehatan manusia pada bencana, respon terhadap kebutuhan kesehatan pada bencana 1, respon terhadap kebutuhan kesehatan pada bencana 2, serta kesiapsiagaan darurat kesehatan masyarakat. Proses pembelajaran menggunakan studi kasus, online tools dan publikasi internasional yang relevan. Peserta dapat mengatur jadwal perkuliahannya sendiri dan perkuliahan ini gratis. Registrasi untuk perkuliahan terbuka hingga 15 September 2017 untuk proses pembelajaran hingga 16 Oktober 2017. Penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

Trend dan Isu Bencana Melalui Sudut Pandang Multi Sektor

disaster trend

disaster trendPublikasi ini diterbitkan pertama kali di konferensi Global Platform for Disaster Risk Reduction, Mexico. Publikasi ini memberikan informasi tentang ilmu pengetahuan dan teknologi terkini. Lebih lengkapnya terkait dengan trend, tantangan dan solusi yang muncul dalam pelaksanaan, pemantauan, tindak lanjut terkait dengan bencana yang telah dibuktikan melalui penelitian. Publikasi ini disusun oleh profesi dari multi sektor seperti ilmuwan, praktisi, engineers, dan lain-lain. Topik-topik yang diangkat adalah pengurangan dan kesiapsiagaan bencana; ilmu, teknologi dan inovasi; resiliansi bencana, respon bencana dan pemulihan, pengurangan resiko bencana dan isu terkini terkait bencana. Penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

Pengurangan Resiko Bencana Melalui Manajemen Berbasis Komunitas

disaster risk reduction

disaster risk reductionAdventist Development and Relief Agency International (ADRA) memiliki 17 kantor di Asia, yang merupakan wilayah dengan resiko bencana terbesar di dunia. Wilayah Asia menempati urutan tertinggi dalam hubungannya dengan masalah keuangan dan korban meninggal dalam bencana. Seiring dengan berkembangnya bukti ilmiah dalam mengatasi masalah kebencanaan melalui pengurangan resiko bencana, ADRA mengambil pendekatan dengan mengintegrasikan antara pengurangan resiko bencana dan adaptasi perubahan iklim. Tantangan perubahah iklim dianggap sebagai salah satu yang berdampak pada wilayah yang rentan terhadap bencana. Adaptasi wilayah dilakukan mealui manajemen komunitas. Manajemen ini meliputi kegiatan seperti pelatihan pada level rumah tangga tentang manajemen resiko bencana, kerentanan serta pembangunan kapasitas komunitas. Pelatihan dilakukan di berbagai negara seperti India, Myanmar, Laos, Sri Lanka, dan lain-lain. Berbagai pendekatan dengan manajemen komunitas dipaparkan dalam publikasi ini. Penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

Webinar Series : Emergency Medical Team (EMT)

http://www.bencana-kesehatan.net/images/2017/2/handoyo.jpgWebinar ini diselenggarakan pada Selasa, 20 Juni 2017 pukul 13.00-15.00 WIB. Pembicaranya adalah dr. Handoyo Pramusinto, SpBS (Ketua PokJa Bencana FK UGM). Berdasarkan INPRES No. 4 Tahun 2013, setiap Kabupaten/ Kota diwajibkan untuk membentuk PSC. Permenkes No. 19 pada 2016 lalu juga membahas tentang SPGDT. Dampaknya adalah Emergency Medical Team (EMT) atau tim medis reaksi cepat akhirnya tidak hanya ditujukan sebagai kesiapsiagaan respon bencana saja, namun bagaimana kecepatan pengiriman tim atau hal lainnya. EMT berperan penting sebagai aspek dari SDM kesehatan yang kompeten untuk penyelenggaraan dua kebijakan tersebut. Hal yang lebih menarik lagi adalah kerangka kerja EMT di Indonesia juga telah dinisiasi oleh oleh Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dan pihak terkait pada November 2016 lalu. Peraturan baru ini memunculkan gairah baru dalam diskusi tentang kebencanaan di Indonesia. Topik ini dapat disimak melalui webinar yang akan diselenggarakan ini. Penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

 

Webinar Sejarah Keperawatan Bencana di Jepang

mayumi kako

mayumi kakoJepang memiliki banyak pengalaman bencana karena berada di lokasi pacific rim of fire. Jepang juga merupakan target bencana CBRNE yang terjadi pada 1995, kejadian kereta bawah tanah Sarin. Webinar ini akan menceritakan tentang perkembangan yang pesat dari bencana kesehatan, terutama berfokus pada keperawatan bencana di Jepang. Pembicara akan menyimpulkan tentang keperawatan bencana yang terjadi di Jepang dan memaparkan tentang overview sistem organisasi, khususnya pada situasi bencana. Webinar ini diselenggarakan oleh WADEM pada 29 Juni 2017 Pukul 08:30 (ACST/waktu Australia). Pembicara dalam webinar ini adalah dosen Flinders University dan Associate Director dari Torrens Resillience Institute yaitu Dr. Mayumi Kako. Ia mengembangkan ketertarikannya di bidang penelitian bencana kesehatan berdasarkan pengalamannnya sebagai relawan setelah bencana gempa bumi yang terjadi pada 1955 di Jepang. Pembaca yang ingin mengikuti webinar ini dapat melakukan registrasi dengan Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

Perkembangan Terkini Resiliansi Komunitas Internasional

2 wadem newsletter

2 wadem newsletterBagian psikososisl dari WADEM menerbitkan newsletter 3 kali dalam setahun. Newsletter ini dikembangkan sebagai media untuk menyediakan informasi terkait kegiatan internasional bidang psikososial. Setiap buletin membahas tentang abstrak penelitian, review artikel, satu atu lebih jurnal yang membahas tentang tema yang diangkat. Lembaga sekolah pascasarjana atau institusi yang memiliki berbagai sumber informasi psikososial, jurnal yang berfokus pada psikososial serta acara mendatang terkait tema juga dibahas. Terbitan pertama tahun ini mengangkat tema tentang resiliansi komunitas. Pembaca yang memiliki ketertarikan tentang perkembangan ilmu psikososial terutama resiliansi komunitas dapat menjadikan newsletter ini sebagai bacaan minggu ini. penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

 

 

Mengupas Sisi Lain Dari Kongres Toronto Pada April 2017

wadem congress

wadem congressKongres ke-20 WADEM pada April 2017 lalu menyediakan ruang yang besar untuk para peneliti internasional. Berbagai topik menarik dapat diperoleh dari kegiatan tersebut. Selain dari topik inti yang telah direportasekan sebelumnya, masih banyak informasi menarik yang belum diangkat dari kegiatan tersebut. Terdapat sesi khusus yang diisi oleh berbagai pembicara dari berbagai penjuru negara. Sesi ini dilaksanakan pada pagi hari, menjelang malam dan setelah makan siang. Beberapa topik yang dipresentasikan tersebut adalah bagaimana cara untuk menemukan indikator yang baik dalam mengukur kesiapsiagaan bencana, triage selama bencana, tantangan dan kesempatan dalam melakukan penelitian kebencanaan yang berkualitas tinggi, pengobatan bencana pada anak di seluruh dunia, palang merah Kanada, dekontaminasi masal rumah sakit dan simulasi (10 langkah sukses penanggulangannya), dan lain-lain. Penjelasan lengkap setiap topik di atas serta topik lainnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon

Belajar Melalui Sistem Kesehatan di Urban Disasters

2 health system

2 health systemSetiap bencana itu unik. Perbedaan hazard, sistem pelayanan kesehatan struktur sosial politik dan level ekonomi dapat memberikan pembelajaran yang besar bagi setiap orang. Seperti suatu perumpamaan bahwa salah satu proses pembelajaran yang baik adalah melalui pengalaman, baik diri sendiri maupun orang lain. Hal tersebut dapat diperoleh dari publikasi yang berjudul Health System in Urban Disastersini. Publikasi ini menggambarkan sistem kesehatan yang diterapkan di beberapa negara yang mengalami bencana besar seperti Jepang, Chile, Filipina, Thailand, Haiti, dan lain-lain. Upaya dari sektor kesehatan selama fase respon, pemulihan, kesiapsiagaan didiskusikan dari kasus yang dialami setiap negara. Publikasi ini memberikan gambaran umum tentang bagaimana sistem kesehatan berjalan melalui perbedaan tantangan serta waktu; dan menggunakan analisis yang mempertimbangkan pemerintah, pembiayaan, logistik, dan informasi. Penjelasan selengkapnya Klik Disini arrow, external, leave, link, open, page, url icon