Pengantar Minggu ini 23-30 Desember 2013

wonosari

Usai Simulasi, Bencana Benar-Benar Terjadi

wonosari

Ketua Pokja Bencana FK UGM, dr.Handoyo Pramusinto, SpBS ketika mendapat kabar ini menyatakan keperihatinannya sembari bersyukur bahwa tidak ada korban jiwa. Selain itu, tim Pokja Bencana FK UGM bersyukur telah berkontribusi dalam mendidik masyarakat untuk dapat siap siaga dalam penanggulangan bencana tanah longsor di Gunung Kidul. Untuk melihat reportase simulasi penanggulangan bencana tanah longsor di Gedangsari, silahkan Klik di sini  dan berita terkait, silakan klik-disini

Artikel Minggu ini:

Engaging the Public in Critical Disaster Planning and Decision Making: Workshop Summary

bukuHasil workshop dan pertemuan para ahli bencana dan perencanaan bencana ini menghasilkan kerangka pikir yang operasional dalam melibatkan publik pada perencaaan kesiapsiagaan bencana. Buku ini mengulas mengenai awal kerangka keterlibatan publik dana perumusan keputusan dan bagaimana keterlibatan mereka. Hal ini diperkuat dengan praktiknya dalam melaksanakan kegiatan keterlibatan publik. Buku ini ditulis berdasarkan masukan dari berbagai ahli dan aktivis bencana maka buku ini juga diperkaya dengan pembelajaran dan pengalaman serta contoh sederhana bagaimana melibatkan publik dalam perencanan bencana. Untuk membaca buku ini selengkapnya silakan klik-disini


Minggu lalu:

pameran-600

International Symposium on Climate Change and Health klik-disini

pameran-600

Simulasi Penanggulangan Bencana di Kabupatan Gunung Kidul klik-disini

Pengantar Minggu ini 17 – 23 Desember 2013

hdp-magetan

Pendampingan Hospital Disaster Plan RSUD dr. Sayidiman Magetan

hdp-magetanRS dirasa perlu mensiapsiagakan diri terhadap bencana, maka acara Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit / Hospital Disaster Plan (HDP) mutlak dilakukan. Selama dua hari (16-17/12/2013) Divisi Manajemen Bencana Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan FK UGM melakukan pendampingan kedua di RSUD dr.Sayidiman Magetan. Kegiatannya, selain review draft HDP yang sudah disusun oleh Tim Bencana RSUD dr.Sayidiman Magetan, juga dilaksanakan Table Top Exercise guna menguji dokumen HDP yang disusun. Harapan ke depannya, kegiatan ini dapat menghasilkan dokumen HDP yg operasional untuk penanggulangan bencana.

 

 

Lokakarya Agenda Riset Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

pengantar-2

Perubahan iklim yang memberikan dampak, terlebih pada negara tropis mewajibkan upaya adaptasi dan mitigasi dari segenap masyarakat untuk menghadapinya. Untuk itu, Sekolah Pascasarjana UGM mengadakan kegiatan Lokakarya Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim (MAPI) dengan agenda kegiatan Penyusunan Agenda Riset MAPI dalam rangka pengurangan risiko bencana akibat perubahan iklim di Indonesia pada Senin (9/12/2013) di Ruang Seminar lantai 5 Sekolah Pascasarjana UGM. Kegiatan ini mengundang tidak saja civitas akademik tetapi instansi pemerintah yang terkait.

Reportase International Symposium  on Climate Change and Health

Telah berlangsung kegiatan simposium internasional mengenai perubahan iklim dan upaya mitigasi dan adaptasi di sektor kesehatan pada Rabu, 4 Desember 2013 di Auditorium FK UGM. Kegiatan ini merupakan kerjasama FK UGM dengan Umea university, Swedia. Untuk membaca reportase, silakan klik-disini

Reportase:

Gladi Lapang Penanggulangan Bencana di Kabupaten Gunung Kidul

Simulasi BencanaTanah Longsor

Telah berlangsung kegiatan simulasi bencana tanah longsor di Desa Gedang Sari Kabupaten Gunung Kidul pada Kamis, 5 Desember 2013. Kegiatan yang diselenggarakan oleh FK UGM dan Umea university, Swedia ini melibatkan BPBD, PMI, Puskesmas, Dinas Kesehatan, Polsek, Koramil, Rumah Sakit Wonosari, dan Masyarakat Gedang sari, Kabupaten Gunung Kidul. Simulasi yang berjalan kurang lebih dia jam bertujuan untuk melihat kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah desa serta pemerintah Gunung Kidul dalam menghadapi bencana di sektor kesehatan.  Untuk membaca reportase, silakan klik-disini


Minggu lalu:

pameran-600

Reportase table top excerciseRSUD Wonosari klik-disini

pameran-600

Penyuluhan dan Simulasi Bencana klik-disini

Pengantar Minggu ini 2 – 9 Desember 2013

simulasi

 Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan informasi terbaru setiap minggunya!


Kesiapsiagaan Bencana melalui Seminar dan Simulasi

simulasi

International Symposium  on Climate Change and Health

Pada tanggal 4 Desember 2013 telah diadakan simposium internasional mengenai dampak perubahan iklim terhadap kesehatan. Untuk menghindari dampak yang serius dari climate change terhadapa kesehatan masyarakat, semua sektor dan masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan dan menerapkan strategi untuk menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca. Sektor kesehatan merupakan sektor yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap emisi gas rumah kaca sehingga perlu menjadi sektor yang menjadi contoh. Terkait dengan hal itu, sebuah proyek yang dibiayai oleh Swedish International Development Cooperation Agency (Sida) bekerjasama dengan Umeå University, Swedia dan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia, bermaksud mengadakan simposium terkait upaya mitigasi perubahan iklim dan adaptasi di sektor kesehatan termasuk penggunaan eHealth. Simposium berfokus pada pemaparan pengetahuan dan kesenjangan yang terjadi saat ini yang harapannya menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi semua pihak. Informasi selengkapnya, silahkan klik-disini

Gladi Lapang Penanggulangan Bencana di Kabupaten Gunung Kidul :

Simulasi BencanaTanah Longsor

Kesiapsiagaan menghadapi bencana tanah longsor, tidak cukup dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi juga melibatkan masyarakat. Salah satu upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan uji coba perencanaan kesiapsiagaan bencana oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul dapat dilakukan dengan menggelar simulasi penanggulangan bencana tanah longsor. Harapannya, hasil dari simulasi ini dapat memberikan masukan kepada Pemerintahan Gunung Kidul, Rumah Sakit di Gunung Kidul, dan masyarakat Gunung Kidul dalam menyiapkan perencanaan penanggulangan bencana baik ditingkat daerah atau Regional Disaster Plan (RDP) dan perencanaan penanggulangan bencana di sektor kesehatan baik bagi dinas kesehatan dan rumah sakit atau Hospital Disaster Plan (HDP). Informasi lebih lanjut silahkan klik-disini

Reportase Table top Exercise RSUD Wonosari

Sebelum penyelenggaraan simulasi bencana pada tanggal 5 Desember 2013, Tim PKMK dan Pokja Bencana FK UGM telah melakukan pendampingan table top exercise  di RSUD Wonosari.  Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan rumah sakit dalam penanggulangan bencana berdasarkan dokumen yang telah dimiliki. Reportase kegiatan silahkan klik-disini

Penyuluhan dan Simulasi Bencana oleh Mahasiswa KKN FK UGM

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada 2013 Unit KP-01 mengadakan acara Penyuluhan dan Simulasi Bencana Longsor pada Minggu, 1 Desember 2013.  Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Banjaroya ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat desa Banjaroya terhadap mitigasi, adaptasi dan penanganan bencana di daerah mereka. Reportase selengkapnya silakan klik-disini


Minggu lalu:

pameran-600

Pameran Ilmiah Bencana FK UGM klik-disini

pameran-600

Seminar Strategi Penyusunan Hospital Disaster Plan (HDP) klik-disini

Pengantar Minggu ini 26 November – 4 Desember 2013

gunung-kidul

International Symposium on Climate Change and Health

gunung-kidul

Kejadian bencana terus meningkat satu dekade ini di seluruh dunia. Sebanyak 332 bencana alam terjadi di tahun 2011, dimana kejadian ini sama dengan rata-rata kejadian bencana yang terjadi pada rentang 2001-2010 sebanyak 384 kejadian. Korban pengungsian mencapai 244,7 juta jiwa dengan korban meninggal sebanyak 30773 jiwa. China, Amerika, Filipina, India, dan Indonesia adalah lima negara dengan frekuensi kejadian bencana terbanyak di dunia. Silahkan simak selengkapnya, melalui klik-disini

Table Top Exercise Hospital Disaster Plan (HDP) di RSUD Wonosari

Meningkatnya frekuensi bencana seharusnya diiringi dengan kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana. Namun, belum semua rumah sakit di Indonesia memiliki Perencanaan Kesiapsiaan Bencana atau Hospital Disaster Plan (HDP). Sebuah rumah sakit yang menyatakan dirinya memiliki HDP pun harus terus melakukan uji dan simulasi kesiapsiagaan terhadap bencana, seperti yang dilakukan oleh Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan, Divisi Manajemen Bencana bekerja sama dengan Pokja Bencana FK UGM dan Umea University terhadap HDP yang dimiliki oleh Rumah Sakit Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan Table Top Exercise ini dilaksanakan pada Selasa (26/11/2013) bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari Gunung Kidul. Peserta yang terlibat selain dari rumah sakit juga melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Kidul. Reportase dan dokumentasi Table Top Exercise HDP RSUD Wonosari dapat dilihat mulai esok hari.

International Symposium on Climate Change and Health

Untuk menghindari dampak yang serius dari climate change terhadap kesehatan masyarakat, di semua sector, maka masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan dan menerapkan strategi untuk menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca. Sektor kesehatan merupakan sektor yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap emisi gas rumah kaca sehingga perlu menjadi sektor yang menjadi contoh. Terkait dengan hal itu, sebuah proyek yang dibiayai oleh Swedish International Development Cooperation Agency (Sida) bekerjasama dengan Umeå University, Swedia dan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia, bermaksud mengadakan simposium terkait upaya mitigasi perubahan iklim dan adaptasi di sektor kesehatan termasuk penggunaan eHealth. Simposium berfokus pada pemaparan pengetahuan dan kesenjangan yang terjadi saat ini yang harapannya menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi semua pihak. Informasi peserta, silahkan  klik-disini


Minggu lalu:

pameran-600

Pameran Ilmiah Bencana FK UGM klik-disini

pameran-600

Seminar Strategi Penyusunan Hospital Disaster Plan (HDP) klik-disini

Pengantar Minggu ini 19 – 24 November 2013

Gunung Merapi Kembali Bergejolak

Merapi kembali memperlihatkan aktivitasnya, dini hari (04.53 WIB, 18/11/13) Merapi menghembuskan abu setinggi 2 KM dari puncaknya. Hembusan abu Merapi menyebabkan hujan abu di daerah timur (Klaten, Boyolali, Solo, dan Sragen). Di Jogjakarta, hal ini membuat warga di Dusun Srunen, Kalitengah Lor, dan Kali tengah Kidul sempat mengungsi. Penduduk mengungsi hingga mendekati pukul 10.00 WIB pagi tadi dan pengungsi oleh BPBD dihimbau untuk kembali karena status Merapi masih dinyatakan normal (Press Release BPBD DIY dan Tribunnews Jogja).

Hembusan yang terjadi pagi ini, mirip dengan yang terjadi pada tanggal 22 Juli 2013 lalu. Tidak ada gejala awal yang ditimbulkan, kejadian ini dipicu oleh gempa tektonik pada kedalaman 100 KM dari puncak Merapi dan faktor curah hujan yang tinggi selama beberapa hari di sekitar Merapi. Tidak ada kawasan yang dikosongkan, kecuali himbauan untuk tidak melakukan pendakian hingga 1 KM dari puncak Merapi (Press Release BPBD DIY).

Sumatera Utara, Gunung Sinabung Kabupaten Karijuga kembali menunjukkan aktivitasnya. Erupsi terjadi pagi ini dimana hembusan debu mencapai 9 KM dari puncak Sinabung. Hembusan ini mengakibatkan keluarnya himbauan untuk mengalihkan jalur penerbangan pesawat yang melintasi Gunung Sinabung. Hingga saat ini, pengungsi Gunung Sinabung diketahui mencapai 2500 orang.

Artikel minggu ini yang dapat pembaca simak terkait dampak yang ditimbulkan bagi lingkungan dan dirasakan masyarakat akibat hujan debu vulkanik dibeberapa kejadian bencana gunung meletus klik-disinidan klik-disini


Minggu lalu:

pameran-600

Pameran Ilmiah Bencana FK UGM klik-disini

pameran-600

Seminar Strategi Penyusunan Hospital Disaster Plan (HDP) klik-disini

Pengantar Minggu ini 11 – 18 November 2013

pameran-600

Kegiatan Sedang Berlangsung:

Pameran Ilmiah Bencana FK UGM

pameran-600

Health System and Disaster. Pameran dibuka untuk mahasiswa FK UGM dan umum mulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB. Untuk mengikuti reportase kegiatan silahkan klik-disini

Kegiatan Minggu ini:

Seminar Strategi Penyusunan Hospital Disaster Plan (HDP)

Yogyakarta- Selasa (12/11/13) diselenggarakan Seminar Strategi Penyusunan Hospital Disaster Plan (HDP) oleh Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK UGM. Seminar ini dihadiri oleh rumah sakit-rumah sakit se-Jawa Bali, LSM kemanusiaan dan bencana, serta dari mahasiwa. Seminar berlangsung dari pukul 08.00-15.30 WIB di Gedung Senat FK UGM lantai dua. Acara akan dihadiri oleh pembicara yang membahas HDP terkait akreditasi, strategi penyusunan HDP, hingga pengalaman rumah sakit saat menyusun HDP. Pembaca sekalian dapat menyimak arsip video streaming dan materi presentasi, silakan klik-disini. Sedangkan untuk Reportase kegiatan silahkan klik-disini


Minggu lalu:

siklus-manajemen-resikoMembangun Ketahanan Masyarakat terhadap Kekeringan

petabencana

Kesalahan Manajemen Logistik Bencana Memicu Masalah

Pameran Ilmiah Bencana FK UGM

Pengantar Minggu ini 5 – 12 November 2013

seminar-hdp


 Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan informasi terbaru setiap minggunya!


Seminar Penyusunan Hospital Disaster Plan

seminar-hdp

Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan FK UGM kembali mengadakan Seminar Penyusunan Hospital Disaster Plan pada Selasa, 12 November 2013 bertempat di Gedung Senat FK UGM lantai 2. Peserta berasal dari direktur dan staf rumah sakit yang bertanggung jawab pada bidang kebencanan, dinas kesehatan, aktivis dan mahasiswa seluruh Indonesia. Peserta terbatas, informasi pendaftaran silahkan klik-disini

Indonesia bukan lagi negara supermarket bencana tetapi negara laboratorium bencana. Dalam kata laboratorium artinya ada proses pembelajaran yang bisa diambil dari setiap kejadian bencana. Dalam working paper Asian Cities Climate Resilience, kita dapat mengambil pelajaran dari enam kota di Indonesia yang tepilih dalam pembangunan ketahanan masyarakat perkotaan terhadap perubahan iklim, selengkapnya klik-disini

Bencana merupakan pengalihan antara risiko bahaya dan kerentanan serta pembagian dengan kapasitas, artinya dengan meningkatkan kapasitas maka dampak bencana yang ditimbulkan bisa diminimalisir. Peningkatan kapasitas harus melibatkan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha agar terjalin kerjasama menghadapi bencana. Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana sektor Kesehatan yang digagas oleh Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan, WHO, dan Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan FK UGM berikut merupakan salah satu upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam penanganan bencana. Kegiatan ini telah berlangsung selama seminggu (17/10/2013-2/11/2013) di Yogyakarta yang dihadiri perwakilan dari 27 provinsi di Indonesia. Reportase kegiatan bisa disimak, silahkan klik-disini


Minggu lalu:

siklus-manajemen-resikoMembangun Ketahanan Masyarakat terhadap Kekeringan

petabencana

Kesalahan Manajemen Logistik Bencana Memicu Masalah

Kesalahan Manajemen Logistik Bencana Memicu Masalah

Kesalahan Manajemen Logistik Bencana Memicu Masalah

petabencana

Kerap terdengar bantuan bencana  yang  tidak tepat sasaran, rusak, dan tidak layak guna. Pekan lalu, dua ton beras yang disimpan BPBD Kudus untuk bencana mendatang mengalami kerusakan setelah disimpan setahun. Belum lagi, banyaknya bantuan datang dengan jenis yang sama padahal korban membutuhkan jenis barang yang lain. Sementara, sebenarnya hal ini telah diatur oleh BNPB dalam Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 10 tahun 2012 tentang Pengelolaan Bantuan Logistik pada Status Keadaan Darurat Bencana, untuk menyimaknya silahkanklik-disini. Diikuti dengan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana nomor 20 tahun 2011 tentang Pedoman Monitoring dan Evaluasi Manajemen Logistik Penanggulangan Bencana, silahkan klik-disiniuntuk membaca lebih lanjut.

Kami juga menyediakan beberapa artikel terkait manajemen logistik pada masa bencana sebagai bahan bacaan:

notulenHumanitarian aid logistics: supply chain management in high gear klik-disini

notulenFacility location in humanitarian relief klik-disini

notulenEmergency logistics planning in natural disasters, klik-disini

Kami juga mengundang rekan-rekan semua untuk bergabung dalam Seminar Penyusunan Hospital Disaster Plan yang akan diselenggarakan pada Selasa, 12 November 2013 di Fakultas Kedokteran UGM. Informasi selengkapnya klik-disini


Minggu lalu:

siklus-manajemen-resikoMembangun Ketahanan Masyarakat terhadap Kekeringan

petabencana

Indonesia Labolatorium Bencana

Indonesia: Laboratorium Bencana

petabencana

Indonesia: Laboratorium Bencana

petabencana

Sepekan ini, warga di beberapa daerah yang mengalami kekeringan sudah bisa lega karena mulai dirasakan adanya tanda-tanda hujan. Yogyakarta misalnya, dalam sepekan ini sudah terjadi hujan dua kali. Seperti perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika tentang musim kemarau dan penghujan tahun ini, selengkapnya klik-disini

Kini Indonesia dikenal juga dengan sebutan Laboratorium bencana. Tidak berlebihan memang, karena dalam setahun Indonesia mengalami puluhan bencana sekaligus. Bahkan dalam satu musim, Indonesia mengalami dua bencana sekaligus, banjir dan kekeringan. Buletin bencana BNPB bulan September selengkapnya memaparkan tentang fenomena ini, Silahkan klik-disini

Sayangnya, rumah sakit di Indonesia masih belum siap dalam menghadapi bencana. Untuk itulah, Pusat Kebijakan Manajemen Pelayanan Kesehatan FK UGM akan menyelenggarakan Seminar Penyusunan Hospital Disaster Plan (HDP) pada 12 November mendatang. Peserta yang diharapkan hadir adalah pimpinan dan staf rumah sakit di Indonesia yang bertanggungjawab mengenai penanggulangan bencana, pimpinan Dinas Kesehatan, pimpinan dan dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat, penelitian dan pemerhati bencana, serta mahasiswa. Selengkapnya TOR seminar klik-disini.

Pekan ini, kembali kami hadirkan artikel-artikel mengenai manajemen bencana banjir untuk menghadapi musim penghujan yang akan tiba,

Proceeding Workshop, Flood Risk Management in South Asia, silahkan klik-disini

Original Paper, Flood Risk Perceptions and spatial multi-criteria analysis: an exploratory research for hazard mitigation,  silahkan klik-disini

Systematic Review, Public Perception of Flood Risk and Community-based Disaster Preparedness, silahkan klik-disini

Seluruh SKPD di daerah yang terkena bencana, oleh kepala daerah diminta untuk siaga dan terus memantau perkembangan bencana, pengungsi, dan penyakit. Termasuk di dalamnya dinas kesehatan, dinas sosial, dan BPBD. Hingga lebih dari pertengahan tahun 2013, Indonesia masih belum aman terhadap bencana.

Minggu lalu:

siklus-manajemen-resikoMembangun Ketahanan Masyarakat terhadap Kekeringan

peta-bencana-bnpb Bencana dan Penyakit Tidak Menular

Membangun Ketahanan Masyarakat terhadap Kekeringan

siklus-manajemen-resiko

siklus-manajemen-resiko

Selama sebulan ini, bahasan kita masih tentang peristiwa kekeringan yang terjadi di banyak daerah di Indonesia. Berbagai hal tentang kekeringan yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat telah kita sampaikan pada pengantar-pengantar yang lalu. Kali ini kita akan membahas tentang ketahanan masyarakat terhadap bencana kekeringan.

Silahkan klik-disini untuk membaca artikel terkait. Kerentanan masyarakat terhadap bencana diartikan sebagai ancaman resiko bahaya (susceptibility), kemampuan (resilience) masyarakat untuk menghadapi (response) dan bangkit (recovery) dari bencana. Pengurangan kerentanan terhadap bencana terdiri dari dua kegiatan; upaya pengurangan resiko bahaya (susceptibility) dan upaya peningkatan ketahanan (resilience) masyarakat.

Apakah saat ini kita terlambat membangun ketahanan? Tidak, karena upaya peningkatan ketahanan masyarakat meliputi kesiapan, respon, dan pemulihan. Saat ini kita berada pada masa respon (tanggap) dan beberapa daerah telah memasuki masa pemulihan terhadap bencana kekeringan. Hampir semua daerah yang mengalami kekeringan telah melakukan upaya tanggap darurat dengan melakukan dropping air, bahkan BNPB telah menyiapkan dana 90 miliar untuk bencana kekeringan. Namun, respon kita masih kurang dalam upaya mengontrol penyebaran penyakit infeksi, sanitasi air dan lingkungan, serta surveilans penyakit akibat kekeringan.

Berikut ini buku dan paper mengenai pengalaman-pengalaman beberapa negara dalam menghadapi bencana kekeringan; Buku-Drought and Water Crises: Science, Technology, and Management Issues, silahkan klik-disini

Paper- Drought, Livestock and Livelihoods: Lessons from the 1999-2001 emergency response in the pastoral sector in Kenya silahkan klik-disini

Paper – Anticipating and Responding to Drought in Southern Africa: lessons from the 2002-2003 Experience, silahkan klik-disini

Seluruh SKPD di daerah yang terkena bencana, oleh kepala daerah diminta untuk siaga dan terus memantau perkembangan bencana, pengungsi, dan penyakit. Termasuk di dalamnya dinas kesehatan, dinas sosial, dan BPBD. Hingga lebih dari pertengahan tahun 2013, Indonesia masih belum aman terhadap bencana.

Minggu lalu:

peta-bencana-bnpb Bencana dan Penyakit Tidak Menular peta-bencana-bnpbIndonesia Masih Terus Dilanda Bencana