Lima Desa di Sampang Direndam Banjir

Metrotvnews.com, Sampang: Ratusan rumah di lima desa Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur terendam banjir akibat luapan sungai Kali Kemuning. Banjir terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama sepekan terakhir.

Ketinggian air mencapai setinggi lutut orang dewasa. Kelima desa yang direndam itu yakni Desa Kemuning, Tanggumong, Gunung Maddah, Panggung, dan Paseang.

Selain rumah, banjir juga merendam dan merusak belasan hektare tanaman padi siap panen. Banjir juga menyebabkan akses jalan yang menghubungkan pusat

Pelatihan Jarak Jauh

Pembuatan Modul dan Pelatihan Jarak Jauh Fasilitator
Peningkatan SDM Kesehatan di 100 Rumah Sakit Pada Daerah Rawan Bencana untuk Program 100 Hari

Latar Belakang

Banyaknya korban yang membanjiri Rumah Sakit saat terjadi bencana harus dapat diantisipasi oleh pihak Rumah Sakit, sehingga Rumah Sakit sebagai tempat rujukan bagi korban bencana harus mampu menjadi tempat yang aman dan layak untuk para pasien. Untuk meminimalkan resiko bencana ,institusi kesehatan khususnya Rumah Sakit harus mempunyai perencanaan dan prosedur untuk penanganan bencana, sehingga dapat menangani korban dalam jumlah yang sangat banyak dalam situasi bencana bahkan dapat mengidentifikasi potensial terjadinya bencana di lingkungan Rumah Sakit. Rumah sakit (RS) dalam hal ini memegang  peranan utama dalam kesiapan menangani korban bencana. Sayangnya hampir seluruh RS di Indonesia belum sepenuhnya dapat menangani korban bencana dengan cepat dan tepat.Hal itu sering terjadi karena  salah satu dari  fungsi atau struktur kolap. Di samping itu, masing-masing rumah sakit memiliki cara penanganan korban yang beragam sehingga menyulitkan koordinasi.

Dalam beberapa tahun terakhir ini terdapat peningkatan pemahaman akan perlunya  manajemen layanan kesehatan dalam situasi bencana alam baik di rumah sakit maupun dikalangan dokter. hal ini dipicu oleh adanya kelompok kesehatan dan rumahsakit yang telah mengalami situasi bencana alam di daerahnya dan menginginkan adanya persiapan yang lebih baik apabila bencana terjadi kembali. Disamping itu keinginan untuk memberikan kontribusi bagi komunitas lokal dalam hal perawatan bagi korban bencana alam (terlepas dari banyaknya jumlah korban) juga telah menjadi alasan untuk peningkatan ini.

Karena itu perlu adanya sistem penanggulangan bencana di tiap RS. Tetapi mengingat banyaknya jumlah RS di Indonesia maka tidak mungkin satu institusi melatih seluruh RS . Karena itu Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan bersama-sama dengan Pusat Penanggulangan krisis mengadakan Training of Trainer untuk mencari instruktur-instruktur yang benar-benar berkomitmen dalam penanggulangan bencana dan handal dalam melatih atau membantu  pihak Rumah Sakit yang ingin membuat Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit (Hospital Disasater Plan) berdasarkan modul yang   disusun  oleh Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan.

Untuk tahap pertama maka akan dilakukan pelatihan Jarak Jauh dengan cara teleconference. Sebagai introduksi maka semua peserta akan di sosialisasikan  materi modul Hospital Disaster Plan . Tahap berikutnya akan diadakan pertemuan untuk finalisasi pelatihan pada seluruh peserta sekaligus dilakukan beberapa test guna mendapatkan instruktur yang siap dalam melaksanakan kegiatan  berikutnya yaitu membantu Rumah Sakit–Rumah Sakit yang akan membuat Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit (Hospital Disasater Plan).

Tujuan :
Adapun tujuan dari kegiatan pelatihan jarak jauh ini dilakukan adalah :

  1. Mensosialisasikan modul Hospital Disaster Plan
  2. Mendapatkan trainer/ instruktur yang benar-benar berkomitmen untuk membantu Rumah Sakit membuat Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit (Hospital Disasater Plan)

Peserta

  • Partisipan pelatihan Jarak Jauh ini mempunyai persyaratan sbb:
  • Sudah pernah mengikuti Training of fasilitator atau Training of Trainer manajemen lainnya
  • Mempunyai komitmen yang jelas dan kuat terhadap program disaster planning
  • Mempunyai pemahaman yang cukup terhadap salah satu atau beberapa modul Rencana Penanggulangan Bencana Rumah Sakit (HDP) yang telah di ajarkan sebelumnya
  • Berasal dari 9 regional, yaitu Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Manado dan Makasar
  • Masing-masing regional mengirimkan 2 tim yang tiap tim terdiri dari 4 orang yang mewakili unsur Rumah Sakit, Perguruan Tinggi, Dinas Kesehatan dan profesi.
  • Keempat orang tersebut direncanakan untuk memfokuskan pada salah satu bidang modul.

Sebagai contoh :

Tim 1 :
1.    Rumah Sakit ->Modul 2 Operasional,
2.    Dinas Kesehatan -> Modul 3 Logistik,
3.    Perguruan Tinggi -> Modul 1 Kordinasi Tim,
4.    Profesi -> Modul 4 Perencanaan
Tim 2 :
1.    Rumah Sakit -> Modul 1 Kordinasi Tim
2.    Dinas Kesehatan -> Modul 4 Perencanaan
3.    Perguruan Tinggi -> Modul 3 Logistik
4.    Profesi -> Modul 2 Operasional

Isi Kegiatan :

  1. Peserta akan dikirim alat Teleconference, Modul dan  bahan bacaan  sebagai bahan pelatihan jarak jauh
  2. Teleconference dilakukan sebagai sosialisasi dan introduksi mengenai materi modul.
  3. Pada saat pelatihan, peserta akan dikirim bahan pre test dan slide modul yang akan dibahas saat itu
  4. Pelatihan jarak jauh  secara serentak dilakukan teleconference
  5. Finalisasi pelatihan akan dilakukan dalam pertemuan seluruh peserta dari 9 regional sekaligus dilakukan Post test (undangan akan dikirimkan utk acara ini )
  6. Tempat pelatihan akan ditentukan oleh masing-masing regional.

Waktu Pelaksanaan :
Pelatihan ini dilakukan 2 kali kegiatan:
1.    TOT  jarak jauh yang  akan dilaksanakan selama 2 hari dengan rincian kegiatan :

  • Pre Test
  • Introduksi
  • Materi

2.   Pertemuan lanjutan yang rencananya akan dilaksanakan di Jakarta :

  • Pembukaan
  • Overview Hospital Disaster Plan
  • Materi dengan Table Top
  • Pengenalan mengelola Gladi Lapang
  • Teknik Fasilitasi
  • Post Test

Jadwal Kegiatan

No

Kegiatan

Waktu

Desember

Januari

 

Minggu III

Minggu IV

Minggu I

Minggu II

1

Persiapan

 

 

 

 

2

Pengiriman alat dan bahan modul

 

 

 

 

3

Pelatihan jarak jauh

 

 

 

 

4

Pertemuan akhir dan Post test

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Agenda Acara:

Waktu

Topik

Nara Sumber

Hari I Selasa, 12 Januari 2010

08.00 – 08.30

Introduksi

Kerangka Konsep manajemen bencana

Dr. Hendro Wartatmo. SpB. KBD

 

08.30 – 09.00

Kebijakan dan Strategi Kesehatan Pada Bencana

Prof. Laksono Trisnantoro, MSc. PhD

09.00 – 09.30

Istirahat

 

09.30 – 10.00

Persiapan RS dalam menghadapi bencana

Prof Aryono

 

10.00 – 10.30

Respon Rumah Sakit dalam Penanggulangan Bencana

Dr. Adib A Yahya, MARS

10.30 – 11.00

Istirahat

11.00 – 11.30

Leadership

Dr. Andreasta Meliala, MKes

Hari 2 Rabu, 13 Januari 2010

08.00 – 08.30

Manajemen Logistik

Dr. Sulanto Saleh Danu

08.30 – 09.00

Koordinasi pada penanggulangan bencana

Dr. Hendro WArtatmo, SpB

09.00 – 09.30

Istirahat

09.30 – 10.00

Pelayanan Kesehatan Dasar Pada saat Bencana

Sutono Skp

10.00 – 10.30

Perencanaan Dan Pendanaan

Dr. Bella Donna, MKes

10.30 – 11.00

Istirahat

11.00– 12.00

Jejaring Penanggulangan Bencana Wilayah/RDP

Dr Edy Wibowo

 

Website Terkait

alt

altwhodepkesaltaltaltidrccawbibkkbn

Website di samping ini akan dapat menjadi sumber belajar serta sumber referensi langsung dari lembaga-lembaga terkemuka di bidang kesehatan seperti: World Association for Disaster and Emergency Medicine (WADEM), Kementrian Kesehatan, PPK Kemenkes, WHO, BNPB, BMKG, IDRC Canada, World Bank Institute, BKKBN dan lain sebagainya. Dengan mengakses website-website tersebut, pembaca dapat mengkonfirmasi berbagai data dan informasi terbaru.

Website Manajemen

 

mrsmpk mbiayakpenkedokk

Disamping website kebijakan, tersedia pula berbagai website manajemen dengan fokus yang khusus. Berbagai isu manajemen dengan logika bahwa penanganan bencana dalam pelaksanaannya juga berhubungan dengan manajemen rumah sakit, manajemen jaminan kesehatan, Manajemen pendidikan kedokteran dan kesehatan, manajemen pelayanan kesehatan Informasi lebih lanjut

Website Kebijakan

Sebagai pemimpin lembaga pendidikan tinggi kedokteran dan kesehatan yang baik, diharapkan para pengguna website ini juga aktif dalam menggunakan website kebijakankesehatanindonesia.net

Program Studi Magister Manajemen Bencana

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2011

1.    Matakuliah Dasar Umum Prodi
   
    Tabel 1. Daftar Matakuliah Dasar Umum (Wajib Prodi) MMB

No.

Matakuliah

SKS

Smt

Kode Matakuliah

1.

Kebijakan dan Kelembagaan dalam Penanggulangan Bencana

3 SKS

W/1

MMB -731

2.

Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Manajemen Bencana

3 SKS

W/1

MMB – 621

3.

Ancaman Multibencana

2 SKS

W/1

MMB – 611

4.

Dasar-dasar Pengelolaan Multibencana

2 SKS

W/1

MMB – 612

5.

Dasar-dasar Analisis Risiko Multibencana

2 SKS

W/1

MMB – 613

6.

Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Berbasis Risiko Bencana

2 SKS

W/2

MMB – 721

7.

Monitoring Sumber Bencana dan Peringatan Dini

2 SKS

W/1

MMB – 722

8.

Manajemen Lingkungan

2 SKS

W/2

MMB – 711

9.

Sosiologi Bencana dan Pemberdayaan Masyarakat

2 SKS

W/2

MMB – 631

10.

Metodologi Penelitian

2 SKS

W/3

MMB – 701

11.

Tesis

8 SKS

MMB – 799

Jumlah SKS

30 SKS

2.    Matakuliah Dasar Keahlian dan Matakuliah Keahlian Berdasarkan Minat

a.     Minat Potensi dan Mitigasi Bencana
Tabel 2. Matakuliah Minat Potensi dan Mitigasi Bencana

No.

Matakuliah

SKS

Smt

Kode Matakuliah

1.

Ilmu Kebumian untuk Kajian Kebencanaan

3 SKS

W/2

MMB – 614

2.

Prinsip-prinsip Ilmu Perencanaan Penataan Ruang

2 SKS

P/3

MMB – 611

3.

Analisis Risiko Multibencana

3 SKS

W/2

MMB – 712

4.

Sumberdaya Ekonomi Regional

2 SKS

P/3

MMB – 681

5.

Pengelolaan Multibencana

3 SKS

P/3

MMB – 613

6.

Inventarisasi Data untuk Penataan Ruang dengan SIG

2 SKS

P/3

MMB – 621

7.

Perencanaan dan Pengelolaan DAS

2 SKS

P/3

MMB – 711

8.

Pemodelan untuk Manajemen Risiko Bencana

2 SKS

P/3

MMB – 721

9.

Sistem Informasi Manajemen Risiko Bencana

2 SKS

P/3

MMB – 722

Jumlah SKS

21 SKS

b. Minat Dampak dan Tanggap Darurat Bencana
    Tabel 3. Matakuliah Minat Dampak dan Tanggap Darurat Bencana

No.

Matakuliah

SKS

Smt

Kode Matakuliah

1.

Organisasi Tanggap Darurat Bencana

2 SKS

W/2

MMB – 632

2.

Evakuasi dan  Penanganan Korban

3 SKS

W/2

MMB – 661

3.

Manajemen Bantuan Bencana

2 SKS

W/2

MMB – 781

4.

Tanggap Darurat Kesehatan dan Kesehatan Masyarakat

2 SKS

P/3

MMB – 662

5.

Manajemen Pemulihan Infrastruktur

3 SKS

P/3

MMB – 771

6.

Kesehatan dan Ketahanan Mental Tanggap Darurat

2 SKS

P/3

MMB – 651

7.

Manajemen Komunikasi dan Informasi Tanggap Darurat

2 SKS

P/3

MMB – 731

8.

Kerja praktek

2 SKS

W/3

MMB – 601

9.

Studio

2 SKS

W/3

MMB – 702

Jumlah SKS

20 SKS

c. Minat Rehabilitasi – Rekonstruksi Pasca Bencana
    Tabel 4. Matakuliah Minat Rehabilitasi – Rekonstruksi Pasca Bencana

No. Matakuliah SKS Smt Kode Matakuliah
1. Pemetaan Kerusakan dan Kehilangan 3 SKS W/2 MMB – 622
2. Analisis Kebutuhan Pasca Bencana 3 SKS W/2 MMB – 732
3. Manajemen Pemulihan Infrastruktur Fisik 3 SKS W/2 MMB – 772
4. Pemulihan Sosial Ekonomi 3 SKS P/3 MMB – 781
5. Manajemen Rehabilitasi Korban 3 SKS P/3 MMB – 761
6. Manajemen Rehabilitasi Lingkungan 3 SKS P/3 MMB – 712
7. Pengembangan Kapasitas 3 SKS P/3 MMB – 732
Jumlah SKS 21 SKS

Matakuliah

S2 Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan (KMPK)

RPKPS

(Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester)

Nama Mata Kuliah : Manajemen Bencana
Kode Mata Kuliah / SKS : KUI 641 / 2 (Dua) SKS
Semester : 1 (Satu)
Sifat Mata Kuliah : Pilihan (Minat KMPK)
Dosen Pengampu :
  • HW : dr. Hendro Wartatmo, Sp.B – Koordinator
  • BD : dr. Bella Donna, M.Kes
  • SSD : dr. Sulanto Saleh Danu, SpFK
  • SP : Dr. Ir. Subagyo Pramumijoyo
  • SR : dr. Sigit Riyarto, M.Kes
  • HK : Prof. dr. Hari Kusnanto, DrPH
  • LL : dr. Lufan Lazuardi, M.Kes, PhD
  • AP : M. Agus Priyanto, SKM. M.Kes
  • CR : dr. Carla Raymondalexas, Sp.KJ
  • MBS : dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA
  • AM : dr. Andreasta Meliala, Dipl.PH., M.Kes, MAS

Deskripsi Mata Kuliah

       Bencana sering terjadi di Indonesia, dan telah menimbulkan korban dan kerugian materi yang besar. Menurut data BNPB, pada tahun 2010 di Indonesia terjadi 644 kejadian bencana dengan jumlah korban meninggal dunia 1.711 orang, jumlah korban yang mengalami luka dan hilang sekitar 1.398.923 orang dan kerugian material Rp 15 triliun.
Belajar dari pengalaman bencana sejak dari Tsunami 2004 sampai dengan sekarang, dapat dilihat adanya kemajuan dalam penanggulangan bencana yang cukup pesat, tetapi belum cukup untuk dapat menghasilkan menejemen penanggulangan bencana yang terorganisir dengan baik. Untuk meningkatkan kemampuan dalam menejemen bencana tersebut, diperlukan peningkatan kemampuan menejerial yang dilandasi oleh suatu kerangka pikir yang terkonsep secara jelas, sehingga dapat di implementasikan dalam suatu aktifitas yang terstruktur, sistematis, efektif dan efisien.
        Penanggulangan bencana merupakan usaha yang melibatkan banyak sektor, dimana salah satu yang menonjol adalah sector kesehatan. Oleh karena itu menejemen bencana di sector kesehatan ini perlu dipahami oleh semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

Tujuan Pembelajaran

  • Memberikan gambaran mengenai manajemen sektor kesehatan dalam usaha penanggulangan bencana, khususnya di Indonesia
  • Memberikan pemahaman mengenai berbagai aspek dalam menejemen bencana di sektor kesehatan.

Metode Pembelajaran

  • Kuliah tatap muka
  • Group work
  • Belajar mandiri

Evaluasi Pembelajaran

  • Presentasi
  • Ujian

Sumber Bacaan Utama

  • Fuad, Kusnanto, Utarini, Groothoff, Van Dijk. The Use of Geographic Information System (GIS) for Rapid Assessment Followong Tsunami Disaster in Aceh. PAMI conference 2006.
  • Fuad, A. Peran sistem informasi geografis kesehatan dalam manajemen bencana. (http:/fuadanis.blogspot.com).
  • Fuad, A. Webgis pasca gempa. (http:/fuadanis.blogspot.com).
  • Modul Manajemen Bencana di Sektor Kesehatan

Buku yang akan dibagikan sebagai buku wajib:

  • Sundnes, Knut Ole, Birnbaum, Marvin L. (2003). Health Disaster Management Guidelines For Evaluation And Research In The Utstein Style. Prehospital & Disaster Medicine. Volume 17/Supplement 3.
  • Depkes RI (2007). Pedoman Teknis Penanggulangan Krisis Kesehatan Akibat bencana (Mengacu pada standar internasional). Panduan bagi Petugas Kesehatan yang Bekerja dalam Penanganan Krisis Kesehatan Akibat Bencana di Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. 
  • bagi yang berminat tersedia versi bahasa Inggris: Ministry of Health (2007). Technical Guidelines For Health Crisis Responses On Disaster (Refer to international standard). Guidelines for Health Workers that Involve in Health Crisis Responses on Disaster in Indonesia. Jakarta: Ministry of Health Republic of Indonesia.

JADUAL KULIAH

Sesi Hari/Tgl./Jam Pukul Topik Dosen
1

Jumat, 23 Sept.

15.30-17.10 Kerangka pikir mengenai Bencana dan Usaha Penanggulangannya dan Resiko Kesehatan
Materi Kuliah:

HW
2 Kamis, 29 Sept.
15.00-16.40

Macam-macam Bencana 

Materi: Sesi_2_SP_Macam2_Bencana

SP
3 Jumat, 30 Sept.
15.00-16.40

Pembiayaan

Materi Kuliah :  Pembiayaan Bencana  

SR
4 Kamis, 6 Okt.
15.30-17.10

Pendekatan Public Health dan Manajemen Bencana dan Surveilance

Materi Kuliah: Sesi_4_MANAJEMEN BENCANA DAN SURVEILANS RESPONS KMPK

Sutjipto
5 Jumat, 7 Okt.
15.00-16.40 Governance Bencana
Materi Kuliah:
 Manajemen Bencana Aspek Governance
BD
6  Kamis, 13 Okt. 15.00-16.40 Logistik Medik dan Manajemen Relawan
SSD
7 Jumat, 14 Okt.
15.30-17.10

Penanganan Medik Fase Akut

Materi:

HW
8 Rabu, 19 Okt.
15.00-16.40 Informatika dan Telematika
LL
9 Kamis, 20 Okt.
15.00-16.40

Promosi Kesehatan

Materi Kuliah:

YSP
10 Rabu, 26 Okt.
15.30-17.10

Aspek Kesehatan Jiwa dan Psikososial

Materi:

CR
11 Kamis, 27 Okt.
15.30-17.10 Networking dan Political Aspect MBS
12 Rabu, 2 Nov.
15.30-17.10 Leadership AM
13 Kamis, 3 Nov. 13.30-15.10 UJIAN


PROGRAM PENDIDIKAN KEDOKTERAN

Phase 3: Clinical Rotation – Becoming a Competent Doctor

Year 5

Clinical Rotation

Compre Exams 2

Phase 2: Transition from Theory to Practice

Year 4: Emergency & Disaster

Compre Exams

Phase 3: Clinical Rotation – Becoming a Competent Doctor

Year 4

Block 4.1

Emergency

(7 weeks)

Block 4.2

Health System & Disaster

(7 weeks)

Block 4.3

Elective

(7 weeks)

Clinical Rotation

O

X

X

X

Phase 2: Transition from Theory to Practice

Year 3: Multisystem and Chronic Disorders

Block 3.1

Research

(7 weeks)

Block 3.2

Chest Complains

(7 weeks)

Block 3.3

Abdominal Complains

(7 weeks)

Block 3.4

Limited Movement

(7 weeks)

Block 3.5

Neurosensory Complains

(7 weeks)

Block 3.6

Life Style Related Complains

(7 weeks)

Holiday

O

X

X

X

X

X

X

Phase 2: Transition from Theory to Practice

Year 2:  Life Cycle and Acute Disorders

Block 2.1

Safe Conception, Fetal Growth & Congenital Abnormality

(7 weeks)

Block 2.2

Safe Motherhood & Neonate

(7 weeks)

Block 2.3

Childhood

(7 weeks)

Block 2.4

Adolescent

(7 weeks)

Block 2.5

Adulthood

(7 weeks)

Block 2.6

Aging/Elderly

(7 weeks)

Holiday

O

X

X

X

X

X

X

Phase 1: Foundation of Medicine

Year 1: The Human Body System and Basic Medical Practice

Block 1.1

Being Medical Student & Locomotors System

(7 weeks)

Block 1.2

Cardio-Respiratory System

(7 weeks)

Block 1.3

Digestive System

(7 weeks)

Block 1.4

Genito-urinary System

(7 weeks)

Block 1.5

Nerve System, Endocrine, Senses

(7 weeks)

Block 1.6

Basic Medical Practice

(7 weeks)

Holiday

O

X

X

X

X

X

X

BLOK 4.2  Health System and Disaster
General Objectives:

  1. Understand the role and function of doctor as part of the health care system who cares to health problem of individuals, families and communities
  2. Understand the nature of disaster (both natural and man-made) and its impact toward health care, as well as be able to undertake required measures to anticipate and manage disasters.

Block 4.2 is divided into two modules and Six Weekly Themes. The modules and weekly themes are:       
(1)  Health System, and

Week 1:  The Concept of Health System
Week 2: Health Finance, Physician Payment
Week 3: Surveillance and Informatics
Week 4: Leadership and Communication

(2) Disaster Management

Week 5: Health Program in Disaster and Quality in Intervention
The Lectures in week 5 are:

    1. Conceptual Framework of Disaster and Disaster Management
    2. Preparedness, response, and recovery
    3. Hospital Incident Command System and Field Hospital
    4. Logistic Management Support
    5. Post Traumatic Stress Disorders Management
    6. Rehabilitation and Palliative Care
    7. Ethics in Disaster
    8. Disaster Blood Banking

Week 6: Principles of Disaster Management
The Lectures in week 6 are:

    1. Forensic Anthropological Roles in Disaster Victim Identification
    2. Medical Approach in Disaster Management
    3. Rapid Response Team
    4. Management of Disaster Victim Identification
    5. Disaster Management in Mental Health
    6. Death Certification