Loading Now

Laporan Kegiatan Sosialisasi dan Persiapan Table Top Exercise Penanggulangan Bencana Sektor Kesehatan Sulawesi Tengah

tot 1

Laporan Kegiatan

Sosialisasi dan Persiapan Table Top Exercise Penanggulangan Bencana Sektor Kesehatan Sulawesi Tengah

7 – 9 Januari 2020


tot 1

Pengantar

Berbagai kegiatan telah dilakukan dalam penguatan sistem manajemen dan kapasitas sumber daya sektor kesehatan dalam penanggulangan bencana Sulawesi Tengah. Salah satunya telah dilakukan kegiatan penyusunan dan pendampingan dokumen dinkes disaster plan (Dinkes Prov. Sulteng dan Dinkes Kab. Sigi), dokumen hospital disaster plan RSUD Tora Bello Sigi dan dokumen puskesmas disaster plan Puskesmas Marawola. Proses penyusunan dokumen tersebut didampingi oleh PKMK FK – KMK UGM dan sudah berproses selama kurang lebih 9 bulan. Tujuan penyusunan dokumen ini sama yaitu untuk meningkatkan koordinasi antar sektor dan lintas program yang terlibat dalam penanggulangan bencana baik pada fase pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Banyak sektor dan lintas program yang terlibat saat pengaktifan klaster kesehatan dimana semua proses pengaktifan klaster kesehatan tersebut telah tercantum dalam dokumen. Dengan demikian dokumen ini penting untuk disosialisasikan kepada pihak – pihak yang terlibat dan diuji apakah dokumen sudah operasional. Salah satu cara yang dilakukan adalah table top exercise. Kegiatan table top exercise membutuhkan persiapan yang matang seperti pemahaman terhadap dokumen yang akan diuji coba, penyusunan skenario, dan penyusunan pemain. Kegiatan ini menjadi wadah bagi dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, BPBD, dinas sosial, dan sektor lainnya untuk berdiskusi hal – hal yang perlu dipersiapkan pada table top exercise.

Pelaksanaan

{tab title=”Hari 1″ align=”justify” class=”red” }

Selasa, 7 Januari 2019

Kegiatan diawali dengan pembukaan singkat dari Kepala Dinkes Provinsi Sulteng kemudian dilanjutkan dengan penjelaskan tujuan dari pertemuan. Agenda pertemuan ini adalah refleksi kegiatan PKMK dan Caritas 2019, persiapan TTX Februari 2020 dan finalisasi dokumen dinkes disaster plan. Saat penyusunan dokumen dinkes disaster plan, UPT P2KT Dinkes Provinsi Sulteng belum terbentuk sehingga perlu dilakukan penyesuaian dokumen dengan UPT P2KT. Kadinkes menyampaikan bahwa dokumen ini sudah didukung oleh sekda provinsi.

tot 2

Dok. PKMK FK – KMK UGM “Diskusi internal refleksi kegiatan PKMK dan Caritas 2019, persiapan TTX Februari 2020”

 

{tab title=”Hari 2 ” class=”green”}

Rabu, 8 Januari 2019

Pertemuan di Dinkes Provinsi Sulteng

Kegiatan dibuka kembali oleh Dinkes Provinsi Sulteng. Sulteng menjadi etalase bencana artinya harus benar – benar mempersiapkan perencanaan penanggulangan bencana. Agenda sekarang adalah penyampaian rencana program 2020 dan sosialisasi persiapan table top exercise. Pendampingan disaster plan ini juga akan dilanjutkan pada 2020, harapannya kota Palu bersedia untuk didampingi, jika Donggala juga bersedia akan didampingi secara bersamaan. Dinkes Kota Palu memberikan tanggapan bersedia untuk didampingi, demikian halnya dengan Dinkes Kabupaten Donggala bersedia untuk didampingi rencana ini akan disampaikan ke kepala Dinkes Kabupaten Donggala

Selanjutnya adalah pemaparan persiapan table top exercise yang disampaikan oleh Kepala UPT P2KT. Terkait persiapan table top exercise yang dibicarakan adalah tanggal kegiatan, tempat kegiatan, list pemain, kepanitiaan. Rencana ttx dilaksanakan 3 hari pada Februari 2020.

Pertemuan di RS Tora Belo

Pertemuan ini betujuan untuk mendorong RSUD Tora Bello untuk menyempurnakan dokumen hospital disaster plan. Tim PKMK FK – KMK UGM bersama dengan Dinkes Prov. Sulteng dan Dinkes Kab. Sigi memotivasi RSUD Tora Bello untuk bersama – sama menguji dokumen yang telah disusun. Masing – masing institusi akan mengujicobakan dokumen disaster plan ini, artinya kita sama – sama membuat skenario dan menyelenggarakannya. Direktur RSUD Tora Bello menekankan TTX ini adalah bagaimana kita melihat kejadian lalu. Idealnya pengujian dilakukan di lokasi masing – masing, simulasi sebenarnya sudah dilakukan pada saat kejadian lalu. Beda tempat bencana tentu beda cara menanggulangi. Agar dokumen benar – benar sesuai dengan kebutuhan masing – masing instansi maka TTX sebaiknya dilakukan di masing – masing instansi.

{tab Hari 3 } 

Kamis, 9 Januari 2019

Kegiatan ini terbagi menjadi dua, yaitu sosialisasi dokumen disaster plan dan diskusi skenario kegiatan table top exercise. Pihak eksternal yang mengikuti pertemuan ini adalah BPBD Provinsi, FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, FK Universitas Alkhairaat, DVI Bidekkes, dan Dinas Sosial Provinsi. Pada pembukaan dari Dinkes Provinsi menekankan kembali bahwa dinkes sudah dibantu dengan adanya dokumen ini, jadi masing – masing institusi harus memahami apa yang menjadi tupoksinya saat bencana terjadi. Selanjutnya sosialisasi dokumen dinkes disaster plan provinsi Sulteng dan Kabupaten Sigi serta pemaparan skenario besar TTX.

tot 3

Masing – masing undangan menyampaikan peran mereka dalam kegiatan ini. Peran Dinsos Provinsi adalah permintaan dapur umum, ada relawan TAGANA (kesehatan, psikologi) yang akan berkoordinasi dengan sub klaster kesehatan jiwa dan ada sub klaster shelter. Peran FK Universitas Tadulako adalah tim bantuan medis dan pelayanan kesehatan RSPDN. Peran FKM Universitas Tadulako adalah ada manajemen bencana dan kesling pasca bencana. Peran FK Universitas Alkhairaat adalah ada TBM arteria dan beberapa mahasiswa dilibatkan ke Sigi dan Prov untuk data informasi. Peran DVI Bidekkes pada kasus pelaporan (data dan informasi) dan permintaan rujukan. BPBD Kab. Sigi sudah mempunyai renkon dan ada kesehatan juga dalam dokumen dimana dokumen renkon tersebut juga sedang direvisi. BPBD akan berperan sebagai komandan.

{/tabs} 

Reporter : Happy R Pangaribuan

Post Comment

YOU MAY HAVE MISSED