Loading Now

Table Top Exercise (TTX) Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan

logo caritas

logo caritas

Table Top Exercise (TTX) Dokumen Perencanaan Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan

(Dinkes Kota Palu, Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota, Puskesmas Sangurara dan Puskesmas Tompe)

November 2021

 

{tab title=”Kerangka Acuan Kegiatan” class=”red”}

 

Pengantar

PKMK FK – KMK UGM bekerja sama dengan Caritas Germany melakukan program perluasan peningkatan kapasitas masyarakat melalui penguatan sistem dan pemberdayaan dalam menghadapi bencana dan krisis kesehatan di Sulawesi Tengah. Pengembangan dokumen perencanaan penanggulangan bencana di tingkat puskesmas (Puskesmas Disaster Plan) masih sangat jarang dilakukan. Pada Maret 2021, lalu Dinkes Kota Palu, Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota, Puskesmas Tompe, Puskesmas Sangurara sudah menyusun dokumen disaster plan yang telah berproses selama 8 bulan untuk penyelesaian dokumen disaster plan. Penyusunan dokumen disaster plan ini didampingi oleh fasilitator lokal Sulawesi Tengah dan Tim dari PKMK FK – KMK UGM. Melalui dokumen ini dinas kesehatan, rumah sakit serta puskesmas harus memahami bahwa dokumen Disaster Plan adalah salah satu bentuk kesiapan untuk menghadapi bencana alam dan bencana non alam. Artinya dokumen yang disusun harus seoperasional mungkin sehingga saat bencana terjadi tidak mengganggu layanan rutin sehari – hari.

Dalam penanganan bencana dan krisis kesehatan tentunya banyak sektor dan lintas program yang terlibat artinya dokumen ini penting untuk disosialisasikan kepada pihak internal dan eksternal. Setelah dokumen ini disosialisasikan kepada pihak internal maka dokumen disaster plan penting diuji keoperasionalannya, apakah dapat diimplementasikan, serta dipahami oleh semua petugas yang terlibat dalam struktur pengorganisasian. Salah satu cara yang dilakukan menguji keoperasionalan dokumen melalui Table Top Exercises (TTX). Kegiatan table top exercise membutuhkan persiapan yang matang seperti pemahaman terhadap dokumen yang akan diuji coba, penyusunan skenario, dan penyusunan pemain. Pada tahap persiapan TTX, PKMK FK-KMK UGM akan mengundang dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, BPBD, dinas sosial, dan sektor lainnya untuk berdiskusi hal-hal yang perlu dipersiapkan pada kegiatan table top exercise. TTX ini dirancang untuk menguji kemampuan teoritis dan manajemen (berdasarkan dokumen) petugas dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas, serta lintas sektor untuk menanggapi situasi bencana yaitu bagaimana mereka memahami tugas dan fungsi mereka saat bencana. Kemudian meninjau dan mendiskusikan kembali tindakan apa saja yang perlu ditambahkan dalam dokumen.

Tujuan

  1. Menguji dokumen disaster plan apakah sudah operasional dan sesuai dengan kapasitas daerah.
  2. Menguji kemampuan teoritis dan manajemen (berdasarkan dokumen) personel dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas dalam memahami tugas dan fungsi mereka saat bencana.
  3. Meninjau dan mendiskusikan kembali tindakan apa saja yang perlu ditambahkan dalam dokumen.
  4. Merevisi dan finalisasi dokumen disaster plan.

Proses Kegiatan

Berikut rangkaian kegiatan TTX mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan TTX hinga evaluasi

  1. Persiapan TTX (online dan onsite) : menyusun skenario dan menentukan pemain
    1. Persiapan TTX secara daring sebanyak 2 kali pertemuan untuk mematangkan skenario dan menentukan pemain TTX. Dinkes Kota Palu, Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota, Puskesmas Tompe, Puskesmas Sangurara akan bergabung dalam tahap persiapan serta intitusi lintas sektor juga akan diundang mengikuti pertemuan ini.
    2. Persiapan TTX secara onsite (langsung) dilakukan sebanyak 1 kali. Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe bergabung di satu tempat. Dinkes Kota Palu, Puskesmas Sangurara serta Rumah Sakit di Kota Palu yang pernah mendapatkan pelatihan review Hospital Disaster Plan juga bergabung di saatu tempat. Peserta undangan lintas sektor yang mengikuti secara online diundang kembali untuk hadir dalam persiapan secara onsite.
  2. Pelaksanaan TTX terbagi menjadi 2 tempat yaitu :
    1. TTX Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe.
      Pelaksanaan TTX dokumen disaster plan Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe digabungkan di satu tempat. RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe datang ke Dinkes Kab. Donggala untuk pelaksanaan TTX. TTX akan dilaksanakan selama 1 hari penuh dan lintas sektor terkait seperti BPBD, KKP, Dinsos, Bidokkes dan sebagainya akan diundang turut hadir.
    2. TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara
      TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara akan digabungkan di satu tempat. Puskesmas Sangurara akan mendatangi Dinkes Kota Palu. TTX akan dilaksanakan selama 1 hari penuh dan lintas sektor terkait seperti BPBD, KKP, Dinsos, Bidokkes dan sebagainya akan diundang turut hadir. Rumah Sakit di Kota Palu yang pernah mendapatkan pelatihan review Hospital Disaster Plan juga akan dilibatkan dalam TTX.
  3. Evaluasi TTX
    Evaluasi TTX ini bertujuan untuk meninjau dan mendiskusikan kembali tindakan apa saja yang perlu ditambahkan dalam dokumen. Khusus kabupaten Donggala, Evaluasi akan dilakukan dimasing-masing instansi yaitu di Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe. Sementara evaluasi Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara akan digabungkan di satu tempat.

Peserta Kegiatan

I. Persiapan TTX

  1. Persiapan TTX online
    – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah
    – UPTP2KT Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah
    – Fasilitator Lokal disaster plan Sulawesi Tengah
    – Dinas Kesehatan Kota Palu
    – Dinas Kesehatan Kab. Donggala
    – RSUD Kabelota
    – RS di Kota Palu
    – Puskesmas Tompe
    – Puskesmas Sangurara
    – DVI Bidokkes Kota Palu
    – DVI Bodokkes Kab Donggala
    – BPBD Provinsi Sulawesi Tengah
    – BPBD Kota Palu
    – BPBD Kab. Donggala
    – KKP Kota Palu
    – KKP Kab. Donggala
    – Jejaring Universitas : FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, FK Universitas Alkhaeraat
  2. Persiapan TTX onsite (langsung)
Persiapan TTX Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe

Persiapan TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara

– Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

– UPTP2KT Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

– Fasilitator Lokal disaster plan Sulawesi Tengah

– Dinas Kesehatan Kab. Donggala

– RSUD Kabelota

– Puskesmas Tompe

– DVI Bodokkes Kab Donggala

– BPBD Provinsi Sulawesi Tengah

– BPBD Kab. Donggala

– KKP Kab. Donggala

– Jejaring Universitas : FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, FK Universitas Alkhaeraat

– Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

– UPTP2KT Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

– Fasilitator Lokal disaster plan Sulawesi Tengah

– Dinas Kesehatan Kota Palu

– RS di Kota Palu : RSUD Undata, RSU Sis Aljufri, RS Bhayangkara, RSU Universitas Tadulako, RS Anutapura, RS Woodward dan RS Budi Agung

– Puskesmas Sangurara

– DVI Bidokkes Kota Palu

– BPBD Kota Palu

– KKP Kota Palu

– Jejaring Universitas : FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, FK Universitas Alkhaeraat

 

II. Pelaksanaan TTX

TTX Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe

TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara

– Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

– UPTP2KT Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

– Fasilitator Lokal disaster plan Sulawesi Tengah

– Dinas Kesehatan Kab. Donggala

– RSUD Kabelota

– Puskesmas Tompe

– DVI Bodokkes Kab Donggala

– BPBD Provinsi Sulawesi Tengah

– BPBD Kab. Donggala

– KKP Kab. Donggala

– Jejaring Universitas : FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, FK Universitas Alkhaeraat

– Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

– UPTP2KT Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah

– Fasilitator Lokal disaster plan Sulawesi Tengah

– Dinas Kesehatan Kota Palu

– RS di Kota Palu : RSUD Undata, RSU Sis Aljufri, RS Bhayangkara, RSU Universitas Tadulako, RS Anutapura, RS Woodward dan RS Budi Agung

– Puskesmas Sangurara

– DVI Bidokkes Kota Palu

– BPBD Kota Palu

– KKP Kota Palu

– Jejaring Universitas : FK Universitas Tadulako, FKM Universitas Tadulako, FK Universitas Alkhaeraat

 

III. Evaluasi

– Fasilitator Lokal disaster plan Sulawesi Tengah
– Dinas Kesehatan Kota Palu, Puskesmas Sangurara (digabung di 1 tempat)
– Dinas Kesehatan Kab. Donggala
– RSUD Kabelota
– Puskesmas Tompe

 

Waktu Pelaksanaan

I. Persiapan TTX

Persiapan TTX secara online
Pertemuan 1
Hari/Tanggal : Rabu, 10 November 2021
Pukul : 14.00 – 15.30 WITA
Link Zoom :
Meeting ID: 810 9782 3514
Passcode: 395074
Pertemuan 2
Hari/Tanggal : Jumat, 12 November 2021
Pukul : 14.00 – 15.30 WITA
Link Zoom :
Meeting ID: 810 9782 3514
Passcode: 395074

Persiapan TTX secara onsite (langsung)
Persiapan TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara
Hari/Tanggal : Senin, 15 November 2021
Pukul : 09.00 – 11.00 WITA
Tempat : Aula FK Untad

Persiapan
TTX Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe
Hari/Tanggal : Selasa, 16 November 2021
Pukul : 09.00 – 11.00 WITA
Tempat : Aula Dinkes Kab. Donggala

II. Pelaksanaan TTX

TTX Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe
Hari/Tanggal : Rabu, 17 November 2021
Pukul : 08.00 – 15.00 WITA
Tempat : Aula Dinkes Kab. Donggala 

TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara
Hari/Tanggal : Kamis, 18 November 2021
Pukul : 08.00 – 15.00 WITA
Tempat : Aula FK Untad

 III. Evaluasi

Dinas Kesehatan Kota Palu, Puskesmas Sangurara (digabung di 1 tempat)

Hari/Tanggal :Jumat, 19 November 2021
Pukul :09.00 – 12.00 WITA
Tempat : Aula Dinkes FK Untad

Dinas Kesehatan Kab. Donggala (mandiri)

Puskesmas Tompe
Hari/Tanggal : Rabu, 24 November 2021
Pukul : 09.00 – 12.00 WITA
Tempat : Aula Puskesmas Tompe

RSUD Kabelota
Hari/Tanggal : Rabu, 24 November 2021
Pukul : 09.00 – 12.00 WITA
Tempat : Aula RSUD Kabelota

 

Rundown Kegiatan

Waktu Kegiatan/Materi Narasumber/Fasilitator/Peserta

Persiapan TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara

Hari/Tanggal : Senin, 15 November 2021

09.00 – 09.10 Pengantar dan Pembukaan PKMK FK-KMK UGM
09.10 – 09.20 Pemaparan skenario PKMK FK-KMK UGM
09.20 – 10.50 Diskusi

Fasilitator :

– Sutono, S.Kp, M.Sc,

M.Kep

– apt.Gde Yulian Yogadhita, M.Epid

10.50 – 11.00 Rencana Tindak Lanjut  

Persiapan TTX Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe

Hari/Tanggal : Selasa, 16 November 2021

09.00 – 09.10 Pengantar dan Pembukaan PKMK FK-KMK UGM
09.10 – 09.20 Pemaparan skenario PKMK FK-KMK UGM
09.20 – 10.50 Diskusi

Fasilitator :

– Sutono, S.Kp, M.Sc,

M.Kep

– apt.Gde Yulian Yogadhita, M.Epid

10.50 – 11.00 Rencana Tindak Lanjut  

TTX Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe

Hari/Tanggal : Rabu, 17 November 2021

08.00 – 08.10 Pengantar dan Pembukaan

PKMK FK-KMK UGM

Dinkes Kab. Donggala

08.10 – 08.20 Pemaparan skenario PKMK FK-KMK UGM

08.20 – 09.20

09.20 – 10.20

10.20 – 11.20

11.20 – 12.20

 

 

Pelaksanaan TTX :

  • Hari 1- 2 kejadian respon awal kejadian sesuai dengan bencana
  • Hari 2-3 kejadian Klaster kesehatan sudah mulai diaktifkan dan relawan sudah banyak yang datang
  • Hari 4 kejadian terdapat 2 kasus positif COVID-19 di pos pengungsian
  • Hari 5-6 kejadian Bantuan logistik menumpuk di Dinas Kesehatan

Evaluator :

  • Sutono, S.Kp, M.Sc, M.Kep
  • Madelina Ariani, SKM, MPH

 

Observer (Fasilitator Lokal)

  • Warihan Unok, S.Kep.Ns. M.Kep

 

 

 

12.20 – 13.00 ISHOMA

13.00 – 14.00

14.40 – 14.45

Pelaksanaan TTX (lanjutan)

  • Hari 7-14 kejadian mulai terdapat 5 penyakit besar yang dialami masyarakat pengungsi
  • Hari 15 kejadian (sudah memasuki masa transisi darurat)
14.45 – 15.00 Rencana Tindak Lanjut dan Penutup  

TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara

Hari/Tanggal : Kamis, 18 November 2021

08.00 – 08.10 Pengantar dan Pembukaan

PKMK FK-KMK UGM

Dinkes Kab. Donggala

08.10 – 08.20 Pemaparan skenario PKMK FK-KMK UGM

08.20 – 09.20

09.20 – 10.20

10.20 – 11.20

11.20 – 12.20

 

 

Pelaksanaan TTX :

  • Hari 1- 2 kejadian respon awal kejadian sesuai dengan bencana
  • Hari 2-3 kejadian Klaster kesehatan sudah mulai diaktifkan dan relawan sudah banyak yang datang
  • Hari 4 kejadian terdapat 2 kasus positif COVID-19 di pos pengungsian

Hari 5-6 kejadian Bantuan logistik menumpuk di Dinas Kesehatan

Evaluator :

  • Sutono, S.Kp, M.Sc, M.Kep
  • Madelina Ariani, SKM, MPH

 

Observer (Fasilitator Lokal)

  • Warihan Unok, S.Kep.Ns. M.Kep

 

12.20 – 13.00 ISHOMA  

13.00 – 14.00

14.40 – 14.45

Pelaksanaan TTX (lanjutan)

  • Hari 7-14 kejadian mulai terdapat 5 penyakit besar yang dialami masyarakat pengungsi

Hari 15 kejadian (sudah memasuki masa transisi darurat)

 
14.45 – 15.00 Rencana Tindak Lanjut dan Penutup  

Evaluasi dan Revisi Dokumen Dinas Kesehatan Kota Palu, Puskesmas Sangurara

Hari/Tanggal : Jumat, 19 November 2021

09.00 – 11.00 Revisi Dokumen Fasilitator :

  • Sutono, S.Kp, M.Sc, M.Kep
  • Happy R Pangaribuan

Evaluasi Dokumen RSUD Kabelota

Hari/Tanggal : Rabu, 24 November 2021

09.00 – 11.00 Revisi Dokumen Fasilitator :

  • Bella Donna, M.Kes
  • Happy R Pangaribuan

Evaluasi Dokumen Puskesmas Tompe

Hari/Tanggal : Rabu, 24 November 2021

09.00 – 11.00 Revisi Dokumen

Fasilitator :

Madelina Ariani, MPH

Penutup

Demikian kerangka acuan table top exercise dokumen perencanaan penanggulangan bencana dan krisis kesehatan Dinkes Kota Palu, Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota, Puskesmas Tompe, Puskesmas Sangurara . Harapannya, kegiatan ini bermanfaat dalam peningkatan sistem manajemen penanggulangan bencana sektor kesehatan.

{tab title=”Reportase” class=”red”}

 Rangkaian kegiatan TTX mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan TTX hinga evaluasi. TTX ini dirancang untuk menguji kemampuan teoritis dan manajemen (berdasarkan dokumen) petugas dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas, serta lintas sektor untuk menanggapi situasi bencana yaitu bagaimana mereka memahami tugas dan fungsi mereka saat bencana. Kemudian meninjau dan mendiskusikan kembali tindakan apa saja yang perlu ditambahkan dalam dokumen.

{slider Persiapan TTX (online dan onsite)}

ttx palu 1

Persiapan TTX secara daring dilaksanakan pada Rabu 10 November 2021 dengan jumlah peserta 20 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk mematangkan skenario dan menentukan pemain TTX. Dinkes Kota Palu, Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota, Puskesmas Tompe, Puskesmas Sangurara akan bergabung dalam tahap persiapan serta intitusi lintas sektor juga akan diundang mengikuti pertemuan ini. Skenario yang disiapkan adalah gempa di tengah pandemi COVID-19. Peserta setuju dengan skenario adanya penambahan COVID-19 dan lebih baik jumlah kasus disebutkan dalam skenario. Peserta TTX adalah tim yang tertulis dalam dokumen, jika tidak memungkinan hadir diharapkan stand by karena sewaktu – waktu akan ditelepon. Pada kasus Kota Palu bisa ditambahkan di skenario bagaimana Dinkes memanggil/koordinasi dengan Puskesmas Pantoloan. KKP Kota Palu memiliki renkon pintu masuk untuk karantina COVID-19. Ini di skenario kita tekankan untuk masuknya relawan. Bagaimana peran dari lintas sectoral dan bagaimana koordinasinya perlu juga diujicoba pada TTX.

ttx palu 2

Dok. PKMK FK – KMK UGM “Persiapan TTX untuk Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara”

Persiapan TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara secara langsung dilaksanakan Senin, 15 November 2021 dengan jumlah peserta 45 di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. Pada pertemuan ini hadir juga dari KKP Kota Palu dan Fasilitator lokal disaster plan. Peserta bersama dengan tim PKMK FK – KMK UGM mematangkan dan mendetailkan skenario serta gambaran besar yang akan ditanyakan pada kegiatan TTX. Disepakati skenario yang digunakan adalah gempa tanggal 28 september 20XX hari jumat pukul 19.21 WITA. Gempa terjadi di tengah pademi COVID-19. Terdapat 2 kasus positif di pos pengungsian dekat Puskesmas Pantoloan. Puskesmas Sangurara terdampak dan tidak dapat memberikan pelayanan kesehatan sama sekali (rusak berat). Puskesmas Pantoloan terdampak tetapi tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan (rusak ringan).

ttx palu 3

Dok. PKMK FK – KMK UGM “Diskusi Skenario”

Persiapan TTX Dinkes Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe secara langsung dilaksanakan Selasa, 16 November 2021 dengan jumlah peserta 55 di Aula Dinkes Kabupaten Donggala. Disepakati skenario pada 17 November pukul 20.00 WITA tahun 20XX terjadi banjir bandang di tengah pandemi COVID-19. Rumah Sakit Kabelota terdampak parah, terutama ruang perawatan semuanya terendam dan 100 Bed harus segera dievakuasi. Terdapat 6 puskesmas yang dimobilisasi Dinkes Kab. Donggala untuk membantu pelayanan, salah satunya Puskesmas Tompe.

Video Kegiatan

Reportase : Happy R Pangaribuan

 

{slider Table Top Exercises (TTX) Dokumen Disaster Plan}

ttx tompe 1

Dok. PKMK FK-KMK UGM “Pelaksanaan TTX”

Pelaksanaan TTX dokumen disaster plan Kab. Donggala, RSUD Kabelota dan Puskesmas Tompe pada Rabu, 17 November 2021 dilaksanakan di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Donggala dengan jumlah peserta 55 orang. Seperti yang sudah disepakati sebelumnya, skenario yang digunakan untuk menguji operasional dokumen disaster plan adalah bencana banjir di tengah pandemi. Pertanyaan pertama yang diajukan oleh evaluator adalah apa yang harus dilakukan tim bencana sebagai respon awal kejadian? Masing – masing bidang Dinkes Kabupaten Donggala merespon dengan melakukan penilaian awal, mengidentifikasi kelompok rentan dan mulai memetakan kebutuhan dasar penanganan bencana. RSUD Kabelota melalui satpam beserta dokter yang sedang bertugas pada saat segera melakukan evakuasi pasien ke IGD, ketua penanganan bencana sementara dipegang dokter jaga saat itu. Sementara Puskesmas Tompe sebagai puskesmas yang tidak terdampak namun memiliki kapasitas tim bencana untuk ditugaskan mulai mengumpulkan data dan informasi terkait kejadian awal bencana termasuk logistik.

ttx tompe 2

Dok PKMK FK – KMK UGM “Tim Puskesmas Tompe (kiri) dan RSUD Kabelota (kanan)

Pertanyaan selanjutnya adalah klaster kesehatan sudah mulai diaktifkan dan relawan sudah banyak yang datang, begitu juga bantuan logistik sudah mulai menumpuk, hal apa saja yang disiapkan oleh dinkes, RS dan puskesmas. Puskesmas Tompe sebagai relawan lokal yang siap ditugaskan akan registrasi ke Dinkes Kab. Donggala dan ketika ditugaskan akan membangun komunikasi dengan relawan yang sedang ditugaskan ditempat yang sama. Sementara RSUD Kabelota menyampaikan terkait dengan relawan yang akan ditugaskan di RS, tetap dijalankan sesuai dengan SOP, harus di skrining terlebih dahulu karena masih pandemi. Pertanyaan selanjutnya bagaimana memasuki masa transisi dan ketika masa tanggap darurat sudah berakhir. RSUD Kabelota dan Puskesma Tompe dari hasil evaluator menyampaikan bahwa peserta sudah memahami apa yang ditulis dalam dokumen. Ada beberapa catatan tambahan untuk dilengkapi pada saat evaluasi dan revisi dokumen. Khusus untuk Dinkes Kabupaten Donggala, pemahaman terkait dnegan dokumen ini masih perlu disosialisasikan kembali ke staf internal dan didorong supaya peserta tetap commit untuk perbaikan dokumen.

Video Kegiatan

Reportase : Happy R Pangaribuan

Div. Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK-KMK UGM

 

{slider Table Top Exercises (TTX) Dokumen Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara}

ttx sangurara 1

Dok. PKMK FK-KMK UGM “Pelaksanaan TTX”

TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara dilaksanakan di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako pada Kamis, 18 November 2021 dengan jumlah peserta 45 orang. Skenario yang digunakan untuk menguji operasional dokumen disaster plan adalah gempa di tengah pandemi. Pertanyaan bahan evaluator dimulai dari respon awal bencana seperti apa, manajemen relawan dan logistik, manajemen penanganan COVID-19 di pengungsian, saat memasuki masa transisi dan sampai deaktivasi tim bencana. Pada awal kejadian gempa semua staf Dinkes Kota Palu yang bisa langsung berkumpul di Dinkes (aula depan kantor dinas) sesegera mungkin, kemudian langsung mengadakan rapat dadakan untuk koordinasi. Jika komandan bencana tidak berada di tempat maka komando sementara dipegang oleh sekretaris. Sementara Puskesmas Sangurara akan menyelamatkan korban bencana yang datang ke puskesmas sembari mengaktifkan tim bencana. Selanjutnya ketika memasuki hari-3 pasca gempa dan sistem komando sudah aktif maka masing – masing bidang di Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Aangurara melaksanakan peran dan fungsinya masing – masing. Tentu ini berdasarkan yang tercatat dengan memperhatikan SOP dan alur yang sudah disusun.

ttx sangurara 2

Dok. PKMK FK – KMK UGM “Penjelasan dari Peserta Puskesmas Sangurara”

Dinkes Kota Palu menerima registrasi relawan dan mendistribusikan relawan ke puskesmas terdampak dan pos pengungsian. Seluruh sistem pelaporan akan berpusat di Dinkes Kota Palu. Jika banyak jenazah diantarkan ke puskesmas maka puskesmas akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait dengan evakuasi korban dan meminta bantuan KKP untuk pengurusan jenazah. Khusus untuk kasus COVID-19 di pos pengungsian, puskesmas akan segera melakukan pemeriksaan pada korban yang diduga, melaporkan ke surveilans dinkes dan jika positif akan dirujuk pasien COVID-19 ke RS Madani. Untuk menghindari penumpukan bantuan logistik, Dinkes Kota Palu mengecek logistik yang ada apakah layak didistribusikan, obat yang layak disimpan di gudang dan didistribusikna ke puskesmas dan pos pengungsian yang membutuhkan. Setelah peserta menjawab pertanyaan evaluasi, seluruh jawaban akan di cross check apakah sudah tertulis dalam dokumen disaster plan Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara atau belum. Jika belum tertulis, menjadi catatan dinkes dan puskesmas untuk evaluasi dan revisi dokumen. Secara keseluruhan peserta Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara sudah memahami isi dokumen dan dokumen sudah operasional untuk dijalankan jika terjadi bencana.

Video Kegiatan

Reportase : Happy R Pangaribuan

Div. Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK-KMK UGM

{slider Evaluasi TTX dan Revisi Dokumen}

 ttx h3

Dok. PKMK FK-KMK UGM “Evaluasi dan revisi dokumen RSUD Kabelota (kiri) dan Dinkes Kota Palu (kanan)

Evaluasi TTX Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara terlaksana Jumat, 19 November 2021 dengan jumlah peserta 45 orang. Evaluasi RSUD Kabelota terlaksana Rabu, 24 November 2021 dengan jumlah peserta 20 orang. EValuasi Puskesmas Tompe terlaksana Rabu, 24 November dengan jumlah peserta 25 orang. Evaluasi TTX ini bertujuan untuk meninjau dan mendiskusikan kembali tindakan apa saja yang perlu ditambahkan dalam dokumen. Dinkes Kab. Donggala memilih melakukan evaluasi secara mandiri karena kesibukan program di Dinas Kesehatan. Sementara evaluasi RSUD Kabelota, Puskesmas Tompe, Dinkes Kota Palu dan Puskesmas Sangurara didampingi langsung oleh PKMK FK-KMK UGM dan fasilitator lokal. Beberapa tambahan untuk RSUD Kabelota setelah melakukan evaluasi adalah SOP Evakuasi Pasien, penambahan Bab Rencana Tindak Lanjut, dan fasilitas penempatan keluarga korban sementara komposisi tim lapangan (memperhatikan standard EMT tipe 1). Dinkes Kota Palu diantaranya menambahkan form BAST, mendetailkan kembali SOP titik kumpul awal setelah mendengar ada bencana, dan tentang komunikasi alternatif. Puskesmas Sangurara diantaranya menambahkan SOP terkait pelaporan data kesehatan, SOP hasil Swab Antigen relawan yang hendak jika dalam kondisi pandemic. Puskesmas Tompe menambahkan SOP penugasan tim bencana membantu bencana eksternal puskesmas (misalnya ketika bertugas membantu puskesmas lain yang terdampak bencana).
Dari hasil evaluasi ini, tim langsung revisi dokumen dan dikirimkan kembali kepada PKMK FK-KMK UGM. Selalu diingatkan kepada tim bahwa dokumen adalah dokumen yang hidup, artinya harus diupdate sewaktu-waktu ada perubahan. Dokumen disaster plan yang sudah disusun Dinkes Kota Palu, RSUD Kabelota, Puskesmas Sangurara dan Puskesmas Tompe siap untuk disosialisasikan ke pihak eksternal dan dapat menjadi pembelajaran untuk fasilitas kesehatan lainnya. Dokumen ini akan di diseminasi bulan Desember, dipaparkan langsung oleh tim penyusun dan tim PKMK FK-KMK UGM.

Video Kegiatan

Reportase : Happy R Pangaribuan
Div. Manajemen Bencana Kesehatan PKMK FK-KMK UGM

{/sliders}

{/tabs}

 

Post Comment

YOU MAY HAVE MISSED