WORKSHOP HOSPITAL DISASTER PLAN RS PANTI NUGROHO YOGYAKARTA TAHUN 2012

Foto-Depan_1-pantinugroho

WORKSHOP HOSPITAL DISASTER PLAN
RS PANTI NUGROHO YOGYAKARTA TAHUN 2012

 Foto-Depan_1-pantinugroho

Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan dari kegiatan In House Training ini dilakukan adalah :

  1. Peserta memahami bahwa Rencana Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit (Hospital Disaster Plan) berbeda di tiap Rumah Sakit
  2. Peserta di RS mampu membuat Plan of Action atau POA sampai operasional.
  3. Peserta di RS mampu memahami pembuatan HDP berdasarkan template yang ada .
  4. Setelah in-house training peserta mampu mempraktekkan HDP.

Output Kegiatan

Setelah melalui proses In House Training dan Pendampingan baik secara langsung maupun melalui pendampingan jarak jauh (online) maka pihak rumah sakit akan mempunyai tenaga yang terlatih dan Dokumen Hospital Disaster Plan yang operasional.

Proses Kegiatan

Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu

  1. Tahap Persiapan
  2. Tahap Pelaksanaan
  3. Tahap Akhir
  1. Pertemuan tatap muka saat In House Training
  2. Pendampingan melalui Online
  3. Peninjauan Ulang ke Rumah Sakit

har-1-hosdip-pantinugroho

har-2-hosdip-pantinugroho

Agenda Kegiatan

Tenaga Konsultan

  1. Dr. Hendro Wartatmo, SpB.KBD
  2. Dr. Sulanto Saleh Danu, SpFK
  3. Dr. Bella Donna, M.Kes
  4. Dr. Agus Barmawi, SpB.KBD
  5. Dr. Gandung

Asisten Konsultan

  1. Fauzie Rahman, SKM

Materi dan Penugasan

  1. Kerangka Konsep Bencana dan Manajemen Bencana
  2. Overview Hospital Disaster Plan
  3. Dasar-dasar Pengorganisasian dalam Bencana
  4. Fasilitas dan Surge Capacity
  5. Penyusunan Organisasi (Pleno)

Tempat
Tempat pelaksanaan In House Training adalah di RS Panti Nugroho, Yogyakarta.

Peserta
Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari 70 orang

 

China Dikepung Kabut Asap Tebal

cina-dikepung-asap

cina-dikepung-asapPenduduk Kota Wuhan, China, disarankan tetap tinggal di dalam rumah untuk sementara waktu. Kota dengan sembilan juta penduduk itu, baru saja mendapatkan serangan kabut asap tebal bewarna kuning dan hijau. Baca selengkapnya

Gempa 5,8 SR di Ternate tak timbulkan kerusakan

Gempa tektonik berkekuatan 5,8 SR yang mengguncang Ternate dan sejumlah daerah lainnya di Maluku Utara (Malut) pada Jumat pukul 05.17 WIT tidak menimbulkan kerusakan fisik maupun korban jiwa. Staf Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate, Helmi di Ternate, Jumat, mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya kerusakan fisik atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Baca selengkapnya

Perlu Penyadaran Bencana Sejak Dini

Penyadaran bencana kepada anak-anak akan memberi hasil yang lebih efektif dan lebih optimal bagi upaya mitigasi bencana di Banda Aceh. Staf Advokasi, Pendikan dan Pelatihan pada Tsunami Disaster and Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala, Faisal Ilyas mengemukakan, pendidikan sadar bencana yang dimulai sejak kecil akan memberi bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang lebih dini pula. Baca selengkapnya

Gempa 5,3 SR di Lampung Terasa Hingga Jakarta

Gempa berkekuatan 5,3 skala Richter menggoyang wilayah Lampung. Gempa ini pun dirasakan hingga wilayah Jakarta. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat, gempa terjadi pukul 12.59 WIB, Selasa 12 Juni 2012. Gempa berada di 5,95 lintang selatan dan 105,33 bujur timur. Atau berpusat di 53 kilometer tenggara Pesawaran, Lampung. Baca selengkapnya

Tanggap Darurat Bencana Gamalama Diperpanjang

g-gamalama

g-gamalamaKondisi curah hujan di Ternate yang tidak menentu membuat Pemerintah Kota Ternate mengambil langkah antisipasi tanggap darurat terhadap bencana. Utamanya bencana banjir lahar dingin seperti yang terjadi baru-baru ini. Pemkot Ternate memutuskan waktu tanggap darurat untuk bencana Gunung Gamalama diperpanjang hingga 20 Juni mendatang. Baca selengkapnya

Warga Lebak Diminta Waspadai Bencana

banjir-serang

banjir-serangKepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Muklis mengimbau warga di daerah ini untuk waspada terhadap bencana alam. Di antaranya gempa bumi, tsunami, abrasi, longsor, banjir, kekeringan, erosi, dan kebakaran hutan. Baca selengkapnya

Gempa Sukabumi, 444 Rumah-3 Masjid Rusak

Jumlah kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) di Kabupaten Sukabumi hingga Rabu (6/6/2012) pagi mencapai 444 bangunan. Laporan kerusakan bangunan tersebut baru dari 12 kecamatan yang mayoritas berada di wilayah selatan Sukabumi. Padahal seluruhnya mencapai 47 kecamatan, 364 desa dan 3 kelurahan. Baca selengkapnya